Kebun Seribu Taman 1
Nongnooch Tropical Garden mengoleksi palem paling lengkap.

Nongnooch Tropical Garden mengoleksi palem paling lengkap.

Setiap hari 10.000 orang mengunjungi taman yang mengoleksi 3.000.000 tanaman dari 1.900 spesies.

Anders J. Lindstrom, mengelola NTG

Anders J. Lindstrom, mengelola NTG

Encephalartos woodii setinggi satu meter itu tumbuh elegan. Daun tanaman yang berhabitat asli di hutan Ngoya, Kwazulu, Afrika Selatan, itu hijau gelap. Ia—namanya untuk menghormati jasa John Medley Wood, kurator Kebun Raya Durban—tanaman superlangka di dunia. Itulah sebabnya Nong Nooch Tropical Garden (NTG) menanam Encephalartos woodii dalam jeruji besi seukuran jari telunjuk. Dengan diameter batang sekitar 30 cm, woodii sebesar itu tidak akan ditemukan lagi di habitat aslinya.

Menurut pengelola NTG, Anders J. Lindstrom, kadang-kadang terjadi pencurian, terutama palem yang berwarna daun kebiruan. Umumnya mereka tidak mengetahui nilai palem curiannya. Kadang mereka mengambil yang murah, tetapi kadang pula yang mahal. “Kalau yang mahal, terpaksa kami membelinya kembali. Bahkan kami pernah menebus hingga US$1.000 (setara Rp13 juta, red) karena yang diambil kebetulan palem langka,” kata Lindstrom.

Berbagai gaya taman dihadirkan.

Berbagai gaya taman dihadirkan.

Koleksi lengkap
Pantas bila beberapa encephalartos tumbuh dalam kerangkeng untuk menghindari pencurian. Ada pula Encephalartos brevifoliolatus dan E. hirsutus. Ketiganya merupakan encephalartos paling langka di dunia yang menjadi koleksi Nong Nooch Tropical. Trubus bersama Indonesia Cycads Community (ICC) mengunjungi Nong Nooch Tropical Garden yang berlokasi di Pattaya, Provinsi Chonburi, 163 km dari pusat Kota Bangkok.

Menurut Ketua ICC Andy Darmawan, “Koleksi tanaman Nong Nooch salah satu yang paling lengkap di dunia sehingga sangat menarik dikunjungi.” Anders J. Lindstrom, memandu rombongan dan mengelilingi taman seluas 80 hektare yang didominasi oleh palem itu. Beragam palem-paleman itu tumbuh ratusan di pinggir jalan utama hingga jalan pelosok serta di berbagai taman. Untuk memudahkan penyiraman, terdapat jaringan irigasi di setiap bedengan. Setiap spesies palem menempati satu bedengan.

Menurut Lindstrom dengan cukup air, cukup sinar matahari, macrozamia tumbuh cepat. Dalam waktu 3 tahun, bonggolnya mencapai 5—7 cm. Padahal, lazimnya untuk mencapai ukuran itu perlu 5 tahun. Menurut asisten Anders, Thiap, di area itu tumbuh 600 spesies cycad. Jenisnya mencakup encephalartos, dioon, cycas, macrozamia, dan arenga. Setiap jenis memiliki beberapa spesies tersendiri. Encephalartos, misalnya, memiliki lebih 40 spesies.

Tanaman variegata berpadu dengan palem variegata.

Tanaman variegata berpadu dengan palem variegata.

Mengunjungi Nong Nooch Tropical Garden (NTG) ibarat sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sebab di NTG terdapat beragam taman. Pemandangan antararea berbeda-beda. Koleksi tanamannya pun sangat lengkap, terutama tanaman tropis. Nong Nooch Tropical Garden mengoleksi 1.900 spesies—antara lain 600 spesies cycads dan 200 spesies bromeliad.

Baca juga:  Bisnis Anggrek karena Krisis

Lindstrom menuturkan, “Kami mempunyai 19.000 spesies tanaman di taman ini. Semua data tanaman kami catat dalam data base.” Dengan demikian, mereka mudah mengetahui lokasi penanaman satu tanaman, jumlah satu jenis, dan sumber tanaman. Tanaman yang langsung menarik perhatian ialah baobab Adansonia digitata. Pohon berumur 20 tahun itu berdiameter bonggol 1,5 meter hasil pesemaian dari biji. Dari bonggol itu muncul 6 batang yang tumbuh tegak, batang tertinggi mencapai 10 m.

Indonesia Cycads Community belajar ilmu palem di NTG.

Indonesia Cycads Community belajar ilmu palem di NTG.

Kombinasi batu
Aneka anggota cycads seperti phoenix, Encephalartos ferox, dan E. natalensis yang cukup tinggi 1—10 m tumbuh di tepi jalan. Kedua encephalartos itu berdaun panjang sehingga lazim sebagai elemen taman. Daunnya agak kuning karena kekurangan air akibat curah hujan rendah. Namun, tunas mudanya tetap sehat. Di tepi jalan itu juga tumbuh lontar Borassus dan kelapa cinta coco de mer Lodoicea maldivica.

Cycas debaoensis

Cycas debaoensis

Nong Nooch mendatangkan sebagian tanaman dalam bentuk pohon. Sebagian lainnya berupa biji. Setelah tumbuh dan berbuah, Nong Nooch kemudian menyemai benih untuk perbanyakan demi penanaman di tempat lain sebagai elemen taman. Populasi kisambo mencapai 500 pohon dan whitelockii (400 pohon) terbanyak karena paling mudah tumbuh. Sepanjang jalan juga tumbuh beragam palem seperti sikas Cycas revoluta, palem jenggot Coccothrinax crinite, Phoenix roebelinii, dan Phoenix canariensis.

Adenium asal biji menghampar seluas 1,5 ha.

Adenium asal biji menghampar seluas 1,5 ha.

Kelima jenis palem itu berkelompok sehingga sangat cantik. Ukuran palem itu hanya 1—2 m sehingga Nong Nooch mengelompokkan. Adapun palem Wodyetia bifurcata, palem raja Roystonea regia, dan palem putri Veitchia merrillii berbaris rapi. Berbeda dengan palem lain yang diperbanyak dari biji, Nong Nooch memperbanyak sikas dengan memisahkan anakan yang menempel di batang alias sucker.

Baca juga:  Berburu Raja Buah di Lombok

Nong Nooch mengombinasikan sebagian besar tanaman dengan batu raksasa, sebesar 1—2 meter, terutama di area miring. Menurut Lindstrom wilayah kondisi tanah berpasir dan berbukit-bukit. Mereka memanfaatkan batu besar untuk menahan tanah atau pasir agar tidak erosi. Batu itu juga sekaligus sebagai elemen taman sehingga terlihat elok.

Naungan raksasa

Taman dinosaurus, diisi lebih 50 jenis.

Taman dinosaurus, diisi lebih 50 jenis.

Dari atas perbukitan, pengunjung dapat menyaksikan taman Nong Nooch secara keseluruhan. Saking banyaknya taman, sehingga Nong Nooch berjuluk seribu taman. Setelah menuruni bukit, tampak sekumpulan tanaman variegata setinggi 1—2 m yang tumbuh dalam pot.

Encephalartos woodii, palem paling mahal sejagad.

Encephalartos woodii, palem paling mahal sejagad.

Ada pula deretan ribuan pachipodium, sukulen berduri setinggi 1—2 m, kaktus, dan adenium. Penanaman kerabat sukulen itu di bawah naungan atap plastik di area seluas 2. 000m².

Sekitar 2.000 kaktus gentong alias golden barrel berdiameter 30 cm menghampar di luar rumah naungan. Hamparan Adenium arabicum lebih luas lagi, sekitar 2 hektare. Adenium-adenium itu hasil perbanyakan dari biji terlihat dari bonggol yang besar-besar. Ribuan mawar gurun itu tumbuh di pot dan ditata berbaris rapi di atas beton penyangga. Sayangnya, saat itu adenium tidak berbunga sehingga tampak sebagai pohon dilanda kekeringan. Saat adenium itu berbunga panorama kian elok.

Pengunjung terkagum-kagum dengan puluhan ribu janggut musa Tillandsia usneoides yang menggantung di atas bromelia. Spanish moss itu menjadi penaung bagi bromeliad yang ada di bawahnya.

Palem asal Indonesia.

Palem asal Indonesia.

Nong Nooh juga mengelola taman koleksi yang tertutup bagi pengunjung umum. Di taman itu tumbuh ratusan jenis palem yang membentuk taman. Salah satu yang istimewa adalah palem langka dari Indonesia, yaitu Orania moluccana asal Halmahera, Provinsi Maluku Utaea. Kini taman kebanggaan Thailand itu menerima kunjungan rata-rata 6.000—10.000 orang setiap hari.

Pengunjung dari berbagai belahan dunia itu datang untuk menyaksikan keindahan taman. Tak pelak lagi Nong Nooch menjadi taman paling ramai di Thailand. Selain itu pengunjung dapat menikmati atraksi budaya, khususnya gajah. “Bagi pengunjung yang tidak terlalu menggemari tanaman, kami mempunyai 80 gajah untuk atraksi, ditambah 12 ekor yang lahir pada 2017,” kata Lindstrom. (Syah Angkasa)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *