Apa penyebab fluktuasi tingkat keasaman (pH) larutan nutrisi dan bagaimana cara mempertahankannya?

Nancy
Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara

pH meter

pH meter

Pada masa pertumbuhan pesat, tanaman banyak menyerap anion (-), seperti nitrat (NO3-) sulfat (SO4-), fosfat (PO4-), dan banyak menyisakan kation (+), seperti amonium (NH4+), kalium (K+), kalsium (Ca2+), dan magnesium (Mg2+). Kation kemudian bereaksi dengan OH- dari air sehingga menyebabkan pH naik. Sementara pada waktu tanaman beralih dari fase vegetatif ke generatif, tanaman lebih banyak menyerap kation dan banyak menyisakan anion. Anion kemudian bereaksi dengan H+ dari air sehingga menyebabkan pH turun.

Untuk mencegah pH naik-turun secara drastis, tambahkan monokalium fosfat atau MKP (KH2PO4) ke dalam pekatan B dengan konsentrasi minimal 200 g per 1.000 liter larutan A-B mix. Unsur H2 di tengah rumus kimia MKP berperan sebagai penyangga. Artinya, jika ditambahkan pada larutan asam maka larutan itu akan berubah menjadi bersifat basa atau alkalin, dan sebaliknya. Dengan begitu fluktuasi pH tidak terlalu drastis sehingga pH larutan tetap aman bagi tanaman.***

Budidaya sayuran secara hidroponik di dataran tinggi lebih maksimal

Budidaya sayuran secara hidroponik di dataran tinggi lebih maksimal

Bagaimana kriteria lokasi budidaya hidroponik?

Yudi Prayitno
Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Pada dasarnya budidaya sayuran secara hidroponik dapat dilakukan di mana saja, termasuk di Samarinda, Kalimantan Timur. Namun, lebih baik bila budidaya dilakukan di dataran tinggi. Di dataran rendah, suhu sering kali terlalu tinggi. Itu menyebabkan proses katabolisme (perombakan) lebih besar daripada anabolisme (pembangunan). Akibatnya pertumbuhan tanaman akan terhambat dan produksi tidak maksimal.***

 

Apakah kehadiran lumut di talang dan rockwool mempengaruhi pertumbuhan sayuran?

Rockwool berlumut atasi dengan pemberian kaporit atau detergen pemutih baju

Rockwool berlumut atasi dengan pemberian kaporit atau detergen pemutih baju

Sabar Imam
Purwasari, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah

Warna hijau yang tampak di rockwool bukanlah lumut Bryophyta, melainkan ganggang atau algae. Salah satu jenis ganggang yang sering ditemukan di rockwool adalah ganggang hijau atau Chlorophyceae. Ganggang itu mengeluarkan toksin bernama alelopati yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman pokok. Salah satu cara untuk menghindari hadirnya lumut adalah dengan mematikan mesin pompa air hingga semua larutan kembali ke tandon secara gravitasi. Setelah itu campurkan kaporit berkonsentrasi 5 gram per 1.000 liter larutan. Diamkan selama 2 jam hingga klorin pada kaporit menguap dari larutan. Tandanya tidak tercium lagi bau klorin. Setelah itu nyalakan kembali mesin pompa air. Cara lain, tambahkan sodium hipoklorit—bahan detergen pemutih baju—berkonsentrasi 10 ml per 1.000 liter larutan.***

Baca juga:  Alang-Alang Sehatkan Jantung

 

Sistem rakit apung

Sistem rakit apung

Apakah teknik hidroponik dengan sistem apung bisa dilakukan tanpa greenhouse?

Dwi Purnamasari
Kota Bandung, Jawa Barat

Hidroponik rakit apung sejatinya dapat dilakukan di udara terbuka atau tanpa greenhouse. Namun, ganggang lebih mudah tumbuh sehingga pertumbuhan tanaman bisa terganggu. Selain itu, suhu larutan dalam tandon akan naik karena terpapar sinar matahari langsung. Itu menyebabkan kadar oksigen terlarut turun sehingga menghambat proses respirasi tanaman. Akibatnya, energi yang terbentuk menjadi terbatas dan volume air yang dapat diserap akar berkurang sehingga tanaman tidak dapat tumbuh sempurna.***

 

 

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d