Bawal ikan bertenaga kuat sehingga perlu sabar meladeninya

Bawal ikan bertenaga kuat sehingga perlu sabar meladeninya

Umpan tepat dan keterampilan menarik ikan kunci sukses mengail bawal.

Jimmy Satyadi mampu mengail 40 kg bawal pada setiap sesi mancing. Satu sesi berlangsung selama 2,5 jam. Perolehan bawal itu menjadikan Jimmy pemancing yang paling banyak mendapat ikan. Ia juga membukukan prestasi serupa pada dua sesi berikutnya. Pada Februari 2014 itu Jimmy memancing bawal selama 3 sesi atau 7,5 jam. Total jenderal ia mendapat 120 kg ikan.

Kemenangan Jimmy makin lengkap karena ia juga mendapat ikan berbobot paling berat pada 3 sesi galatama bawal yang dihadiri 20 pemancing dari Bogor dan sekitarnya itu. Bobot rata-rata ikan yang ia dapat pada setiap sesi yaitu 5—6 kg. “Saya tidak menyangka kolam kecil berisi bawal berukuran besar,” kata pemancing dari Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu.

Jimmy Satyadi gandrungi mancing bawal lantaran tarikannya kuat

Jimmy Satyadi gandrungi mancing bawal lantaran tarikannya kuat

Oplosan
Setiap galatama bawal panitia menyediakan hadiah untuk pemancing yang mendapat ikan paling banyak dan ikan berbobot paling berat di setiap sesi. Artinya Jimmy memborong semua hadiah pada galatama bawal di suatu pemancingan di Cihideung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Itu prestasi terbaik saya selama memancing bawal,” kata pria kelahiran Bogor itu.

Tujuh teman di grup mancing berdecak kagum dan penasaran cara Jimmy menaklukkan Colossoma macropomum. “Mereka yang dahulu memancing ikan mas kini mahir mengail bawal,” kata anggota Bogor Angler Community (BAC) itu. Apa kunci sukses Jimmy menaklukkan bawal? “Umpan dan keterampilan menarik ikan,” katanya. Umpan sangat penting karena berperan memikat ikan.

Jimmy menggunakan umpan antara lain campuran sagu, pelet giling kasar dan halus, serta oplosan. Oplosan sebutan esens yang terdiri dari kombinasi beberapa aroma. Lazimnya esens kombinasi terdiri dari 7—8 jenis esens dasar. Esens yang digunakan dalam mancing sebenarnya food esensce atau pemberi aroma makanan.

Baca juga:  Kini Kafe Sajikan Herbal

Tujuannya untuk penambah citarasa atau mengubah rasa dan aroma dari umpan dasar yang digunakan. Oplosan ala Jimmy terdiri atas 30 cc esens daging, 30 cc pandan, 30 cc tenggiri, 30 cc nanas, dan 30 cc mangga. Ia kemudian memasukkan campuran esens itu ke dalam botol bekas air mineral. Selanjutnya Jimmy mencampur 2 tutup botol air mineral oplosan dengan 3 sendok makan sagu serta 170 cc air.

Seri galatama sediakan hadiah untuk ikan terbanyak dan ikan terberat

Seri galatama sediakan hadiah untuk ikan terbanyak dan ikan terberat

Umpan alami
Jika menginginkan umpan yang kental, ia mengurangi air. Pemancing itu memasukkan semua bahan itu ke plastik tahan panas dan mengikat rapat. Sebelum memancing, Jimmy merebus dan mengaduk umpan dalam plastik itu selama 3—5 menit. Para pemancing menyebut hasil rebusan umpan itu ongol. Pemancing 36 tahun itu meletakkan ongol dalam wadah berisi pelet halus.

Jimmy menggunakan pelet apung, karena lebih murah dan mudah dibentuk sehingga tidak memerlukan banyak perekat. Setelah itu Jimmy mengambil ongol secukupnya dan menempatkannya di mata kail. Ia juga memadatkan pelet kasar pada benang pancing. Padatan pelet kasar itu akan tersebar di kolam sehingga mengundang ikan berkumpul.

Setelah ongol dan pelet kasar terpasang di kail, umpan pun siap disantap ikan di kolam. Penggunaan umpan mesti menyesuaikan cuaca. Berdasarkan pengalaman Jimmy, saat musim hujan bawal menyukai umpan yang wangi. Sementara pada musim panas ikan bertubuh pipih itu menghendaki umpan amis. Tujuannya agar indera penciuman ikan lebih terangsang untuk menghampiri umpan.

Agar umpan lebih wangi, Jimmy memperbanyak esens buah. Sementara esens daging dan tenggiri ditambahkan supaya umpan lebih amis. Menurut pemancing senior di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Sumaryono, umpan alami juga bisa digunakan untuk memancing bawal. Umpan alami yang lazim digunakan antara lain cacing, anak ikan mas, guppy, udang kecil, dan ulat pisang.

Pemancing di Cibubur, Jakarta Timur, Hartono, lazim menggunakan nimfa capung sebagai umpan bawal. Hartono mengatakan nimfa capung yang ditemukan di sawah itu dengan sebutan getok. Lebih lanjut ia mengatakan penggunaan umpan alami lebih praktis dan mudah ketimbang umpan buatan. Pemancing cukup mengaitkan nimfa capung pada kail lalu melemparkannya ke kolam. Jumlah getok pada kail tergantung ukuran. “Kail dapat memuat tiga getok kecil dan dua getok besar,” kata pria berkacamata itu.

Baca juga:  Mawar Asal Daun

Trubus menyaksikan sendiri aksi Hartono memancing bawal dengan getok. Selang semenit getok masuk ke dalam air, bawal langsung menyambar umpan. Setelah 3 jam memancing, Hartono memperoleh 37,12 kg bawal. Sayang ia gagal meraih hadiah sebagai pemancing yang mendapat ikan paling banyak. “Saya baru menggunakan umpan getok setelah 30 menit mancing berjalan,” kata pemancing bawal sejak 2010 itu. Sebelumnya Hartono menggunakan anak ikan mas dan udang sebagai umpan, tapi gagal.

Umpan hidup juga disenangi bawal

Umpan hidup juga disenangi bawal

Ikan kuat
Sumaryono mengatakan umpan alami hidup sangat efektif. Penggunaan umpan buatan atau alami tergantung kebiasan di kolam. “Bawal termasuk ikan yang cepat sekali berubah pola makannya pada kolam galatama. Jadi, pemancing harus sering mengganti umpan,” tutur Kang Ito, sapaan akrab Sumaryono. Namun, untuk kolam bawal harian, umpan alami lebih dominan.

“Bawal termasuk ikan predator yang makan berdasarkan sensor gerakan,” kata produsen umpan memancing itu. Dalam air getok bergerak-gerak sehingga mengundang bawal datang. Ikan anggota famili Characidae itu juga mempunyai indera penciuman bagus sehingga umpan beraroma kuat juga bisa digunakan. Hal lain yang penting saat memancing bawal yaitu keterampilan menarik ikan ke tepian kolam.

Jika tidak lihai, bawal bisa terlepas dari kail. “Bawal termasuk ikan bertenaga besar,” kata Jimmy. Saat ikan yang bagian bawah sirip ekornya berwarna merah itu menyambar umpan, pemancing sebaiknya mengikuti gerakan ikan sambil sesekali memainkan ril. Jika tenaga ikan mulai mengendur, segera tarik senar secara perlahan. Dengan cara itu, red bally pacu—sebutan bawal di Inggris dan Amerika—berhasil dibawa ke tepian kolam. (Riefza Vebriansyah)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d