Juara Kontes Perdana 1
Diskus peraih grand champion milik Pravita Nugraha.

Diskus peraih grand champion milik Pravita Nugraha.

Pada kontes perdana diskus koleksi Prawita Nugraha meraih gelar grand champion.

Prawita Nugraha terkejut saat panitia menyebut namanya sebagai pemilik peraih grand champion pada kontes diskus di ajang Goldfish and Discus Competition 2015. Harap mafhum, saat hendak mengikuti kontes ia tak menargetkan ikannya untuk meraih juara, apalagi grand champion. “Saya pendatang baru di dunia diskus. Saya hobi memelihara diskus baru setahun,” ujar pria asal Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, itu.

Ia juga tak melakukan persiapan khusus saat hendak mengikutkan ikannya pada kontes itu. Prawita hanya memuasakan diskus selama 2 hari. “Tujuannya biar tubuh ikan tidak menggembung dan ikan tidak malas berenang,“ katanya. Tak disangka pada debut perdana itu ikan koleksi Prawita langsung meraih prestasi gemilang.

Maskoki peraih grand champion koleksi Herry Gunawan.

Maskoki peraih grand champion koleksi Herry Gunawan.

Tanpa persiapan
Diskus milik Prawita terlebih dahulu menyabet gelar juara di kelas senior turquoise pattern. Selanjutnya ia bersaing dengan para jawara di 9 kelas lain untuk memperebutkan gelar grand champion. Setelah melewati diskusi alot, para juri yang terdiri atas Benny Herman, Alvin Surya, dan Agoesman Deli, akhirnya menetapkan diskus milik Prawita sebagai grand champion.

Menurut Alvin Surya diskus milik Prawita memang pantas mendapat gelar grand champion. “Bentuk tubuh terlihat hampir bundar sempurna dan warna sisik begitu cerah dan tanpa cacat. Ia juga terlihat atraktif saat berenang,” ujar ketua Indonesia Discus Community (IDC) itu. Prawita juga mengikutsertakan diskus miliknya yang lain di kelas senior spotted skin dan sukses meraih juara.

Kontes diskus yang memperebutkan tropi Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), Kementerian Kelautan dan Perikanan itu diikuti 100 peserta. Mereka terbagi dalam 10 kelas. Pehobi dari berbagai daerah seperti Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Surabaya, dan Semarang memeriahkan kontes yang berlangsung di Raiser Ikan Hias (RIH) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 27—29 Maret 2015 itu.

Pravita Nugraha baru setahun hobi memelihara diskus.

Pravita Nugraha baru setahun hobi memelihara diskus.

Kompetisi yang tak kalah semarak juga berlangsung di kontes maskoki. Pada kontes yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan bekerja sama dengan Klub Pembudidaya dan Pedagang Maskoki Jakarta (KP2MJ) dan Indonesia Discus Community (IDC) itu sebanyak 240 maskoki beradu cantik. Panitia membagi peserta ke dalam 16 kelas.

Baca juga:  Maskoki & Arwana Juara

Setelah melalui persaingan ketat, maskoki jenis ryukin ukuran jumbo milik Herry Gonawan dari Happy Goldfish Club (HGC) sukses menyabet gelar grand champion. Menurut JB Hariantono, anggota dewan juri, dari bentuk tubuh ryukin milik Herry nyaris tampil ideal: tidak terlalu gemuk, tidak pula terlalu kurus. Bentuk tubuh dan punuk terlihat simetris.

Maskoki peraih mature champion, koleksi Herry Gunawan.

Maskoki peraih mature champion, koleksi Herry Gunawan.

“Gaya renang ikan juga terlihat aktif dan lincah,” katanya. Pantas bila ryukin jumbo milik Herry meraih gelar paling bergengsi setelah sukses menjuarai kelas jumbo ryukin. Pada kontes maskoki itu ryukin lain koleksi Herry juga sukses mendapatkan piala juara di kelas senior atau mature champion. Dengan mendapatkan dua gelar terbaik di kedua kelas, Happy Goldfish Club (HGC) mendapatkan gelar juara umum.

Akuaskap
Kompetisi yang tak kalah seru juga berlangsung di D’Mall, Kota Depok, Jawa Barat. Pada 28—29 Maret 2015 juga berlangsung kontes akuaskap yang diikuti 30 peserta dari berbagai daerah seperti Karawang, Bekasi, Sukabumi, semua di Provinsi Jawa Barat, Semarang (Jawa Tengah), dan Bangka (Bangka-Belitung). Panitia membatasi hanya 30 peserta karena ruangan terbatas.

“Minat teman-teman akuskap terhadap lomba ini sangat tinggi. Jika kami tidak membatasi, jumlah bisa lebih dari 50 peserta,” kata Riswandi, sekretaris The Depok Scaper (TDS), organisasi perancang akuaskap atau taman air di Kota Depok, Jawa Barat. Panitia menyediakan waktu 2 jam kepada para peserta untuk menyusun akuaskap di dalam akuarium berukuran 30 cm. Setiap akuarium disusun oleh 2 anggota tim.

Pemberian piala kontes diskus dan maskoki di Raiser Ikan Hias, Bogor.

Pemberian piala kontes diskus dan maskoki di Raiser Ikan Hias, Bogor.

Dalam kompetisi bertajuk TDS 1st Anniversary 2015 itu akuaskap rancangan Indra Wijaya meraih juara pertama. Para juri—Wendy, Doddy, Okkie, dan Ita—menobatkan tank akuaskap milik Indra sebagai yang terbaik dengan nilai tertinggi yaitu 353 poin. Menurut Okkie salah satu keunggulan akuaskap bertema mystic of tree itu penampilannya yang terkesan tua dan alami.

Baca juga:  Sarjana Hukum Berkebun Sayuran

Sebelum penjurian, Okkie memang menjagokan akuaskap kreasi Indra sebagai yang terbaik, dan itu terbukti. “Saya tidak menyangka menjadi juara pertama,” ucap Indra yang tergabung dalam komunitas Clover Scaper Jakarta Utara. Ia memerlukan waktu 2 pekan agar bisa menampilkan rancangan maksimal saat kontes. Pria berumur 25 tahun itu terinspirasi bonsai saat menyusun tank bernomor 22.

Akuaskap karya Clover Scaper, juara kontes akuaskap di Depok, Jawa Barat.

Akuaskap karya Clover Scaper, juara kontes akuaskap di Depok, Jawa Barat.

Juara kedua diraih tank nomor 5 milik Muhammad Hidayat dan Lutfi. Kedua anggota Aquajaya itu juga tidak menyangka bisa meraih juara. Sebab, “Penampilan akuaskap milik peserta lain juga istimewa,” kata Hidayat. Okkie mengatakan penataan tanaman yang pas menjadi kelebihan tersendiri bagi tank bertema Gunung itu. Sementara Tinton Aryo dari Semarang, Jawa Tengah, meraih juara III. Tank bertema Batu Menuju Senja itu berhasil mengumpulkan total nilai 337.

Riwandi menuturkan tujuan lomba untuk memeriahkan hari jadi yang ke-1 The Depok Scaper dan ajang kumpul pehobi akuaskap. Ia berharap TDS bisa menjadi barometer akuaskap di Indonesia. Rencananya adu kreasi akuaskap itu akan menjadi agenda tahunan. Agar acara berjalan lebih lancar dan sukses TDS bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Depok. (Imam Wiguna/Peliput: Riefza Vebriansyah)

COVER 1.pdf

COVER 1.pdf

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *