Jitu Ramal Mutasi Warna

580-H018-1

Jenis mutasi warna hasil perkawinan silang lovebird kini dapat diprediksi menggunakan perangkat lunak Genetic Calculator.

Kini para penangkar lovebird dapat memprediksi mutasi warna hasil tangkaran.

Anton Purnawijaya memang bukan cenayang. Namun, ia mampu memprediksi vairan mutasi lovebird yang bakal dihasilkan. Penangkar lovebird di Jakarta Barat itu juga bisa menghitung potensi pendapatan dari hasil penjualan keturunan sepasang induk, misal lovebird jenis biola jantan dan parblue euwing. Ia memperkirakan perkawinan kedua induk itu akan menghasilkan varian biola euwing split parblue betina. Menurut Anton harga jual siapan—sebutan untuk lovebird umur 5—7 bulan—betina jenis mutasi itu mencapai Rp17 juta—Rp22 juta per ekor. Perkawinan itu juga bisa menghasilkan euwing green split biola split parblue jantan yang berharga jual Rp30 juta—Rp35 juta per ekor, biola green split parblue betina (harga Rp13 juta—Rp15 juta), dan green split biola split parblue jantan (harga Rp14 juta—Rp16 juta).

Menurut Anton lovebird bisa menghasilkan hingga 7 butir telur dalam sekali bertelur. Dari jumlah itu kemungkinan yang menetas dan bertahan hidup hingga umur siapan rata-rata 2—4 ekor. Pendapatan Anton bakal melimpah seandainya perkawinan silang itu seluruhnya menghasilkan euwing green split biola split parblue jantan yang berharga jual Rp30 juta—Rp35 juta per ekor. “Kalau sampai betul-betul terjadi, itu rezeki nomplok,” ujar Anton. Dengan hanya sekali bertelur dan menghasilkan 2 siapan, modal untuk membeli sepasang induk berharga Rp50 juta langsung kembali.

Kalkulator genetik

Anton mampu memprediksi jenis dan menghitung potensi pendapatan dari perkawinan sepasang induk bukan asal menebak. Ia menggunakan perangkat lunak Genetic Calculator 1.3 yang diciptakan Martin Rasek. Ia membuat situs itu untuk mengilustrasikan dan memproyeksikan hasil persilangan mutasi warna lovebird. Cara menggunakan perangkat lunak itu relatif mudah. Sebelum menggunakan perangkat lunak, penangkar terlebih dahulu memilih jenis lovebird induk yang akan diprediksi, apakah spesies peach-faced lovebird atau lovebird muka salem Agapornis roseicollis, abysinnian lovebird atau lovebird sayap hitam Agaponis taranta, dan white eye ring lovebird atau lovebird kacamata.

Setelah itu beri tanda pada baris jenis mutasi induk jantan (dalam perangkat lunak berkode 1.0) dan betina (dalam perangkat berkode 0.1). Selanjutnya tekan tombol generate pada perangkat lunak dan munculah prediksi jenis mutasi anakan yang akan dihasilkan (lihat ilustrasi contoh).  Menurut penangkar lovebird di Kota Bandung, Jawa Barat, Toni Kusnadi, perangkat lunak Genetic Calculator 1.3  itu sangat membantu para penangkar untuk memprediksi jenis mutasi yang akan dihasilkan pada saat penangkaran.

Apalagi saat ini terdapat 43 spesies lovebird mutasi hasil tangkaran para pencinta lovebird. Padahal, sebelumnya hanya 9 spesies murni. Jumlah jenis mutasi lovebird terus bertambah sejak Becky Anderson Bird Farm di Michigan, Amerika Serikat, berhasil menghasilkan lovebird jenis baru pada 18 Januari 1997. Ketika itu ia menghasilkan mutasi warna baru dari hasil perkawinan silang induk yang sama-sama lovebird berjenis muka salem. Hasil persilangan itu menghasilkan keturunan dengan warna berbeda, yakni lovebird berwarna hijau lebih terang dan bermuka jingga. Warna jingga di mukanya menjalar hingga ke seluruh bagian kepala. Hasil mutasi itulah yang sekarang kerap disebut green opaline.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x