Konsumsi jamur dewa mengatasi derita kista.

Binder1.pdfSetiap kali menstruasi, Poniyem (44 tahun) merasakan perut sakit seperti tertusuk-tusuk. Penderitaannya kian lengkap karena ia juga merasa mual. Sekadar minum atau makan pun tidak enak. Warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, itu merasakan gangguan kesehatan sejak awal 2015 Keruan saja gangguan kesehatan itu amat menyiksa. Itulah sebabnya ketika menstruasi, ia tak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga seperti memasak.

Karena khawatir dengan kondisi Poniyem, keluarga mengajaknya memeriksakan ke ahli medis. Sakit perut saat datang bulan itu ternyata gejala kista di rahim. Menurut dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dr Kerry Ramlan Kartosen SpOG kista benjolan berisi cairan encer, kental, atau setengah padat. Epitel atau jaringan tipis yang membungkus benjolan dapat muncul di jaringan mana saja di seluruh tubuh seperti otak, hati, kandungan, payudara, dan rahang.

Jamur dewa
Kerry Kertosen yang bertugas di Rumahsakit Siti Hajar, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengatakan bahwa sebagian besar kista tidak berbahaya. Selain itu kista juga dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan apa pun. Kemunculan kista bisa tanpa gejala atau juga diiringi rasa nyeri seperti pengalaman Poniyem. Munculnya nyeri tergantung ukuran kista, pendarahan, sampai iritasi di perut akibat pecahnya cairan kista.

Penyebab lain benjolan kista terpilin sehingga menghalangi aliran darah ke kista. Gejala lain pada kasus kista ovarium atau indung telur berupa tertundanya proses pelepasan sel telur saat ovulasi, sehingga siklus haid menjadi tidak teratur. Untuk mengatasi gangguan kesehatan itu, Poniyem menerima saran seorang kawan untuk mengonsumsi minuman berbahan jamur dewa Agaricus blazei. Ia memilih larutan jamur dewa semata-mata demi kepraktisan.

Keladi tikus mampu mematikan sel kanker.

Keladi tikus mampu mematikan sel kanker.

Selain itu jika harus mengolah sendiri, ia pun sulit memperoleh jamur dewa. Harap mafhum, masih sedikit petani di Indonesia yang membudidayaan jamur anggota famili Agaricaceae itu. Beberapa pasar swalayan di kota besar menyediakan jamur itu. Untuk mengonsumsinya, perempuan kelahiran 1972 itu menuangkan 2 sendok makan atau setara 30 ml larutan jamur dewa ke dalam segelas air bening.

Baca juga:  Musik untuk Puyuh

Ia lalu mengaduk hingga air berubah warna menjadi kecokelatan. Ibu dua anak itu mengonsumsi segelas larutan jamur dewa sekaligus sebelum makan. Frekuensi konsumsi 3 kali sehari. Setelah 14 hari konsumsi ia Poniyem merasakan banyak perubahan yang berarti. Rasa mual mulai berkurang, rasa nyeri di perut dan badan perlahan hilang. Itulah sebabnya ia disiplin mengonsumsi larutan jamur dewa.

Ketika terbangun dari tidur, wanita 44 tahun itu merasakan badannya bertambah segar. Selama dua pekan sejak November 2015 ia disilpin mengonsumsi larutan jamur yang dideskripsikan pertama oleh botanis Amerika Serikat, Charles Horton Peck pada 1893 itu. Hasilnya rasa nyeri dan mual hilang. Walau merasa kondisi membaik Poniyem melanjutkan konsumsi jamur dewa.

Senyawa antikanker

Pada bulan berikutnya, Poniyem kembali menstruasi. Ia girang bukan main karena menstruasi tanpa sakit nyeri dan mual. Selain itu jadwal “tamu bulanan” itu kembali normal. ”Menstruasi sekarang lancar,” kata Poniyem. Bagaimana duduk perkara jamur dewa dapat mengobati kista? Periset di Department of Gastroenterological Surgery Ulleval University Hospital, Oslo, Norwegia, membuktikan jamur dewa mengandung senyawa antikanker.

Menurut dr Kerry kista juga berpeluang berubah menjadi kanker. Namun perubahan itu belum diketahui pemicunya. Beberapa senyawa antikanker dalam jamur dewa adalah betaglukan, ergosterol, terpenoid, lektin, dan protein glukan. Senyawa betaglukan dapat meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus berkhasiat sebagai antivirus. Khasiat lain betaglukan adalah mengatasi trauma berat dan radiasi, dan meningkatkan kerja antibiotik antiinflamasi.

dr. Kerry Ramlan Kertosen SpOG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS Siti Hajar Sidoarjo, Jawa Timur.

dr. Kerry Ramlan Kertosen SpOG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS Siti Hajar Sidoarjo, Jawa Timur.

Khasiat antiinflamasi dan antioksidan itulah yang membatu mengatasi kista karena mampu memperbaiki sel rusak dan membangun sel baru yang sehat. Antioksidan itu pula yang menghambat pertumbuhan kista sehingga tidak berkembang menjadi kakner rahim. Di kalangan herbalis, jamur dewa memang tak sepopuler tanaman obat lain seperti sambiloto Andrographis paniculata atau temputih Curcuma zedoaria.

Herbalis di Kelapagading, Jakarta Utara, Maria Andjarwati, belum meresepkan jamur dewa untuk pengobatan kista dan kanker. Untuk pengobatan kista ia memanfaatkan keladi tikus. Namun, keladi tikus tidak dapat digunakan sebagai herbal tunggal karena kandungan racunnya yang kuat, oleh karena itu Andjar menambahkan bahan herbal untuk mengimbangi racun keladi tikus yang ditujukan untuk kista.

Baca juga:  Cingreng Fishy Forum

“Orang yang sedang sakit kondisi tubuhnya akan turun, sehingga perlu asupan nutrisi tambahan,” kata Andjarwati. Oleh sebab itu perempuan 67 tahun itu menambahkan temulawak, kunyitputih, temumangga,dan pegagan. Bahan tambahan itu berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menambah stamina, vitamin untuk otak dan nutrisi untuk hati. Komposisi yang bagus untuk keladi tikus adalah 30% dari total campuran herbal, dengan dosis konsumsi 3 kali sehari masing-masing 2 kapsul. Dengan campuran herbal itu, diharapkan kista sirna dan kondisi tubuh juga membaik. (Muhammad Awaluddin)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d