Jahe Jauhkan Asam Urat 1
Jahe merah terbukti klinis mengatasi asam urat.

Jahe merah terbukti klinis mengatasi asam urat.

Khasiat baru rimpang jahe merah, manjur mengatasi asam urat.

Dahulu masyarakat Indonesia menggunakan jahe merah sebagai obat untuk mencegah pembengkakan karena luka. Cara pemakaiannya sederhana. K Heyne dalam Tumbuhan Berguna Indonesia menyatakan masyarakat meremas-remas rimpang Zingiber officinale dan meletakkannya di atas luka akibat tertusuk duri beracun. Rimpang jahe menyerap racun sehingga luka tidak membengkak.

Kini tanaman anggota famili Zingiberaceae itu berfaedah mengatasi asam urat. Hasil riset Enjel Aprilia Senge dari Fakultas Keperawatan, Universitas Advent Indonesia, Bandung Barat, Jawa Barat, membuktikan jahe berfaedah menurunkan asam urat secara klinis. Enjel melibatkan 12 warga Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat. Mereka penderita hiperurisemia.

Riset menunjukkan khasiat antihiperurisemia ekstrak etanol jahe merah lebih tinggi ketimbang daun sambiloto, batang brotowali, dan buah lada hitam.

Riset menunjukkan khasiat antihiperurisemia ekstrak etanol jahe merah lebih tinggi ketimbang daun sambiloto, batang brotowali, dan buah lada hitam.

Peran gingerol
Enjel membagi responden ke dalam dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Peneliti memberikan 18,5 mg ekstrak jahe merah per kg bobot tubuh kepada kelompok eksperimen. Pemberian ekstrak satu kali sehari selama 14 hari. Kelompok kontrol tidak mendapatkan ekstrak jahe merah sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan, kadar asam urat kelompok eksperimen turun menjadi 5,63 mg/dl dari semula 9,03 mg/dl.

Sementara kadar asam urat kelompok kontrol berubah dari 9,56 mg/dl justru meningkat menjadi 9,68 mg/dl. Herbalis di Kabupaten Bogor, Ujang Edy, mengatakan untuk mendapatkan khasiat jahe dengan mengiris 5 rimpang seukuran jempol kaki, satu rumpun ciplukan, segenggam daun kumis kucing, dan 7 rumpun kiurat. Ia merebus ramuan itu dalam 1,5 liter air hingga mendidih. Setelah itu saring dan rutin minum 2 kali sehari. Hasil penelitian Enjel menguatkan riset Dira dan Fifi Harmely.

Baca juga:  Musuh Anyar Asam Urat

Periset dari Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Perintis Padang, Sumatera Barat, Dira dan Fifi, menguji aktivitas antihiperurisemia beberapa herbal seperti daun sambiloto, batang brotowali, kulit manggis, buah lada hitam, dan rimpang jahe merah. Hasil riset menunjukkan ekstrak etanol rimpang jahe merah dan kulit manggis menurunkan asam urat tikus putih jantan. Dosis pemberian masing-masing herbal 300 mg per kg bobot tubuh hewan uji.

Bagaimana mekanisme jahe merah menurunkan asam urat? Koordinator Klinik Saintifikasi Jamu Hortus Medicus, Karanganyar, Jawa Tengah, dr Danang Ardiyanto menduga gingerol dan shogaol berperan sebagai penurun asam urat. Kedua senyawa itu meredakan inflamasi sehingga kadar asam urat pun berangsur normal. Selama ini Danang belum meresepkan tanaman berkhasiat obat untuk pasien asam urat.

Emping melinjo salah satu makanan pemicu asam urat.

Emping melinjo salah satu makanan pemicu asam urat.

Ia menggunakan jahe merah sebagai pengganti kunyit atau temulawak. Kedua herbal itu juga memiliki efek antiinflamasi. Danang meresepkan rimpang temulawak, kunyit, dan meniran, kayu secang, daun tempuyung, dan daun kepel untuk penderita asam urat. Cara olah ramuan asam urat relatif mudah. Pasien mendidihkan 5 gelas air dengan api sedang lalu masukkan sepaket ramuan.

Setelah itu tunggu 5—15 menit dengan api kecil hingga air mendidih dan tersisa 3 gelas. Frekuensi minum 2—3 kali sehari selama 1—2 bulan untuk hasil paling optimal. “Sebetulnya dua pekan setelah konsumi ramuan pun kadar asam urat berangsur turun,” kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

Rendah purin
Menurut dokter di rumahsakit tentara dr Soedjono Magelang, Jawa Tengah, dr Guntur Heri Putranto, asam urat adalah asam berbentuk kristal yang merupakan hasil akhir metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein). Purin salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. “Secara alamiah purin terdapat dalam tubuh,” kata dokter alumnus Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, itu.

Baca juga:  Melinjo: Musuh Anyar Asam Urat

Gejala klinis asam urat terbagi atas ringan hingga berat. Dikatakan gejala berat jika asam urat menyebabkan sendi tidak dapat bergerak. Guntur mengatakan faktor risiko asam urat meliputi umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, dan stres. Jika tidak segera ditangani pasien asam urat merasakan nyeri yang sangat hebat hingga terjadi syok neurogenik.

dr Guntur Heri Putranto,” Salah satu cara mengatasi asam urat dengan melakukan diet rendah purin,”

dr Guntur Heri Putranto,” Salah satu cara mengatasi asam urat dengan melakukan diet rendah purin,”

Dokter lazim memberikan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dan indometasin untuk mengatasi serangan mendadak. Steroid dapat digunakan kepada pasien dengan riwayat tukak lambung atau penyakit ginjal. Guntur mengatakan, asam urat bisa disembuhkan. “Kategori sembuh meliputi sembuh total tanpa meninggalkan gejala sisa atau sembuh dengan terkontrolnya asam urat,” kata pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, itu.

Cara menurunkan risiko asam urat antara lain mengurangi atau menghindari mengonsumsi daging, mengontrol bobot tubuh, menghindari alkohol, dan diet rendah purin. Semua makanan dari sel hidup seperti tanaman atau hewan mengandung purin. Kandungan purin dalam bahan makanan berbeda.

Guntur menuturkan makanan tinggi purin antara lain otak, telur ikan, dan remis. Sementara makanan cukup tinggi purin meliputi daging unggas, kerang-kerangan, dan kacang-kacangan. Menjaga pola makan rendah purin dan mengonsumsi jahe merah kunci sukses terbebas asam urat. (Riefza Vebriansyah)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *