Dr Steivie Karouw STP MSc, Peneliti bidang pascapanen dari Balai Penelitian Tanaman Palma (Balitpalma), Manado, Sulawesi Utara.

Dr Steivie Karouw STP MSc, Peneliti bidang pascapanen dari Balai Penelitian Tanaman Palma (Balitpalma), Manado, Sulawesi Utara.

Peneliti bidang pascapanen dari Balai Penelitian Tanaman Palma (Balitpalma), Manado, Sulawesi Utara, Dr Steivie Karouw STP MSc, mengatakan gula kristal putih dari nira kelapa terobosan baru dan bagus. “Sepengetahuan saya belum ada produk seperti ini di luar negeri,” kata Steivie. Selama ini masyarakat mengenal gula kristal putih dari tebu. Gula kristal putih asal kelapa berpotensi besar dikembangkan.

Terutama untuk konsumen menengah ke atas yang melek kesehatan. Menurut alumnus Jurusan Ilmu Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, itu, gula kristal putih kelapa lebih sehat ketimbang gula asal tebu karena berindeks glikemik rendah. Khasiat kesehatan ini bisa menjadi nilai plus pemasaran.

Lebih lanjut Steivie menuturkan eksportir produk turunan kelapa sukses menembus pasar Kanada dan Amerika Serikat karena mengedepankan aspek kesehatan. Konsumen kedua negara itu berani bayar mahal demi produk yang menyehatkan. Artinya peluang pasar gula kristal putih kelapa besar. Yang paling istimewa industri kecil bisa mendapat nila tambah dari pengolahan nira kelapa menjadi gula kristal putih.

Itu terwujud dengan jika pekebun membentuk kelompok tani atau koperasi. Pendirian pabrik gula mini seperti milik Slamet Sulaiman cocok berdiri di daerah sentra kelapa seperti di Lampung, Banyumas (Jawa Tengah), dan Kulonprogo (DI Yogyakarta). Tantangan yang dihadapi produsen gula kristal putih kelapa yakni mesti menjaga mutu dan kontinuitas pasokan.

Menurut Wakil Ketua Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI), Amrisal Idroes, hambatan industri kelapa yaitu memastikan kelapa sumber nira berproduksi optimum. “Mesti ada peremajaan kelapa agar produksi nira terus berlanjut,” kata Amrisal. Oleh karena itu ia menyarankan pekebun meremajakan kelapa dalam berumur lebih dari 60 tahun dan kelapa genjah berusia lebih dari 40 tahun. (Riefza Vebriansyah)

Baca juga:  Delima Raden Saleh

Tags: inovasi, trubus

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d