Ingin Menanam Pohon Maple? Begini Caranya 1

Jika Anda seorang pencinta drama Korea atau film asing, tentunya Anda sudah mengenal salah satu tanaman yang sering difilmkan, yaitu pohon maple. Namun, bagi yang masih asing dan belum tahu, jangan khawatir, karena di sini akan dibahas secara menyeluruh tentang detail pohon maple hingga cara menanam.

Tentang Pohon Maple

Pohon maple atau lebih dikenal dengan Acer Saccharum adalah salah satu tanaman yang hidup di daerah negara 4 musim, misalnya Amerika Utara seperti Kanada. Bahkan di Kanada, pohon itu dibuat sebagai pohon nasional karena bentuk daunnya menjadi lambang bendera kebangsaannya.

Bagaimana bentuk atau morfologi pohon maple? Sebelumnya, Anda harus tahu bahwa pohon maple juga disebut sugar maple. Mengapa demikian? Ini karena pohon maple mampu menghasilkan getah manis dan jika diolah juga bisa dijadikan sirup. Menarik bukan?

Pohon maple memiliki daun yang indah dan unik. Setiap helai daun pohon maple memiliki 5 tepi yang runcing. Warna daun maple juga bisa berubah sesuai perubahan musim. Variasi warna daun maple dapat berubah menjadi kuning, oranye, dan merah, sangat cantik bukan?. Getah dari pohon maple biasanya akan diambil oleh petani sekitar bulan Maret dan April. Selain bisa mengeluarkan getah, pohon maple ini juga memiliki buah bersayap yang disebut samara.

Ingin Menanam Pohon Maple? Begini Caranya 2Setelah paham dan mengerti mengenai bentuk dari pohon maple, pasti kamu sudah punya bayangan bukan? Saking indah dan bermanfaatnya pohon maple tersebut, tak heran jika banyak orang berminat untuk menanamnya termasuk di Indonesia. Namun, bagaimana bisa hal itu terjadi, mengingat pohon maple umumnya tumbuh didaerah sub tropis? Nah, hal itu bisa terjadi asal perlakuan yang kamu berikan pada pohon maple bisa disesuaikan dengan lingkungan habitat asli.

Perlu kamu tahu jika pohon maple memiliki spesies yang banyak dan tersebar diseluruh daerah. Uniknya, cara perkembangbiakannya pun disesuaikan pula dengan jenis spesiesnya. Jadi, jangan sembarangan menanam ya. Teknik yang salah hanya akan berakibat fatal dan gagal tumbuh.

Baca juga:  Menjaga Mutu Air

Menurut beberapa profesional, pohon maple termasuk tanaman yang sulit untuk dikembangbiakan. Terutama dengan teknik menyebarkan benihnya baik dimusim semi ataupun awal musim panas. Bahkan profesional pun memberi persentase keberhasilan perkecambahan pada pohon maple hanya sekitar 20 sampai 50 persen saja. Memang harus tahu dulu spesies yang akan ditanam sebelum mengembangbiakkannya, tapi alternatif cara yang bisa dilakukan adalah bisa menggunakan metode stratifikasi dingin.

Metode Stratifikasi Dingin

Memang untuk tipe tanaman yang hanya hidup didaerah tertentu perlu trik dan tips untuk menanamnya supaya berhasil. Selain mengetahui cara penanamnya, pahami juga bagaimana cara pemeliharaan tanaman agar tumbuh subur setelah ditanam supaya mampu bertahan hidup.

Simak cara penanaman pohon maple dengan metode stratifikasi berikut.

  1. Metode stratfiikasi dingin pada penanaman pohon maple ini cocok untuk sebagian besar benih maple mulai dari maple gula, maple berdaun lebar, maple Jepang, sampai beberapa jenis maple merah yang dorman pada musim dingin dan bisa berkecambah ketika suhu mulai hangat. Pada tahap ini, biasanya seluruh spesies pohon maple akan menebarkan benihnya pada musim gugur atau awal musim dingin. Jika hal itu terjadi, mulailah melakukan metode pengecambahan ditanah. Jika dilakukan diluar ruangan, pastikan untuk memulai pengecambahan paling tidak 90 sampai 120 hari sebelum datang embun beku atau berakhirnya musim dingin.
  2. Membentuk media tumbuh pada plastik. Isilah plastik tersebut dengan satu genggam gambut, kertas pengecambah, dan vermikulit. Pastikan plastik tersebut bisa dibuka tutup dan bahannya steril supaya bebas dari jamur. Usahakan pula ukuran plastik tersebtu seukuran kemasan ringan atau tidak terlalu besar. Perlu diketahui jika benih maple merah tidak terlalu suka dengan suasana asam. Jadi, pilih vermikulit yang basa atau netral ya.
  3. Tahap selanjutnya yaitu, tambahkan sedikit air pada media tumbuh supaya lembab. Artinya jangan terlalu banyak dalam memberi air sampai media tumbuh tersebut jika diremas mampu mengeluarkan air.
  4. Jika perlu, tambahkan pula sedikit fungisida. Fungsi fungisida adalah untuk mencegah serangan dari jamur. Berikan bahan itu sedikit saja karena jika terlalu banyak hanya akan merusak tanaman. Namun jika tidak ingin, kamu bisa melakukan alternatif lain seperti membasuh benih tersebut dalam larutan pemutih yang dibuat sangat encer.
  5. Tutup plastik usai dimasuki benih. Paling tidak masukkan 20 sampai 30 benih dalam kantong plastik. Terlebih dulu gulung kantong plastik tersebut untuk mengeluarkan udara lalu tutup kembali.
  6. Menyimpan benih tersebut dalam lemari es. Inilah penerapan dari stratifikasi dingin terhadap benih. Tujuannya untuk memicu perkecambahan. Pada beberapa spesies pohon maple,suhu yang ideal adalah 1 sampai 5 derajar Celcius. Untuk lebih jelasnya, konfirmasi ketepatan suhu lemari es dengan termometer. Untuk benih maple boxelder dan Norwegia lebih baik ditempatkan pada suhu 5 derajat Celcius sedangkan untuk benih maple merah pada suhu 3 derajat Celcius karena sangat sensitif pada suhu lainnya. Berbeda dengan benih maple lain yang tidak terlalu sensitif.
Baca juga:  Jambu Manis Asal Taiwan

Nah, itulah salah satu cara atau metode penanaman pohon maple di Indonesia yang bisa kamu terapkan. Ada pula metode lain seperti stratifikasi hangat dan dingin ataupun perkecambahan ditanah. Pastikan untuk mencoba metode diatas pada beberapa kantong plastik supaya kemungkinan untuk berhasil tumbuh besar ya. Selamat mencoba!

Sumber : i l m u b u d i d a y a . c o m

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments