Incaran Anyar Pehobi

Incaran Anyar Pehobi 1
Jery, sugar glider dengan warna dominan putih

Jery, sugar glider dengan warna dominan putih

Penampilan baru tupai gula, sebagian hasil silangan lokal dan berharga mahal.

Kekurangan pigmen warna menjadikan Jery incaran para pehobi. Tampang sugar glider itu memesona dengan warna dominan putih—akibat kekurangan pigmen warna itu—sohor dengan sebutan leukistik.  Pehobi yang menebus Jery adalah Muhammad Gufran Raditya di Jakarta Pusat. Raditya membeli dari seorang penangkar Rp11,5-juta pada September 2013. Padahal, harga satwa klangenan itu rata-rata  Rp550.000 per ekor. Sosok leukistik melambungkan harga Jery.

Menurut penggemar di Radio Dalam, Jakarta Selatan,  Suryo Adilaksono, saat ini banyak tupai gula baru koleksi para pehobi. Tupai gula itu diimpor dari Thailand dan Australia. Adilaksono mengatakan tupai gula asal negeri Gajah Putih biasanya sudah dikebiri. “Mereka mengebiri untuk menjaga harga tetap tinggi di pasaran,” ujar Sonny—panggilan akrab Suryo Adilaksono. Satwa yang dikebiri tak mampu meneruskan keturunannya.

 

Tupai gula karamel

Tupai gula karamel

Delapan corak

Menurut Suryo, pehobi tanah air mengincar sekitar 8 corak baru tupai gula, yakni white tile, white face, mozaik, leukistik, kremino, platinum, albino, dan pie bald. Dari jenis-jenis itu kremino dan leukistik menjadi favorit lantaran cantik. “Harga mahal tidak menjadi kendala karena ada kepuasan bila bisa memiliki,” kata Suryo. Harga kremino antara  Rp15-juta—Rp18-juta, leukistik berkisar Rp15-juta—Rp16-juta per ekor.

Revaldi Cezza tupai gula mozaik memiliki noda lingkaran putih di belakang telinga, dengan warna ekor separuh putih. “Setiap individu mozaik memiliki letak noda putih yang berbeda walau dari indukan yang sama,” ujar pria asal Tangerang, Provinsi Banten, itu. Pehobi di Jakarta, Andri juga memiliki tupai gula bermotif mozaik white face ring tail. Menurut Andri, tupai gula yang diberi nama Sherlock itu berwajah lebih putih dibandingkan mozaik normal.

Baca juga:  Madu Hijau Tanpa Pecah

Pada pangkal ekor memiliki corak cincin warna putih melingkar dikombinasi warna hitam sepanjang 1 cm.  “Harga mozaik Rp6-juta—Rp7-juta,” kata Andri. Pehobi lain seperti David The di Jakarta Pusat dan Jenny Chandra di Jakarta Utara juga kesengsem tupai gula baru. Jenny Chandra kini mengoleksi tupai gula warna dasar cokelat pudar dengan punggung hingga pangkal ekor bergaris kehitaman. “Harganya Rp8-juta per ekor. Jenis ini diperoleh dari teman di Indonesia Timur,” ujar Jenny.

Tupai gula mozaik memiliki letak noda putih berbeda

Tupai gula mozaik memiliki letak noda putih berbeda

Mereka bukan hanya menikmati kelucuan tupai gula, tetapi juga menangkarkannya. David, misalnya, berhasil mengawinkan induk albino 2 kali. “Anakannya belum banyak,” ujar David yang membeli seekor albino Rp17-juta per ekor dari Thailand itu. Tupai gula leukistik koleksi Raditya salah satu hasil tangkaran seorang pehobi di Jakarta Pusat.

 

Rentan

Menurut dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, drh Slamet Raharjo, tupai gula dengan wajah baru lebih rentan terhadap perubahan suhu dan serangan penyakit. Itu lantaran tupai gula baru merupakan hibrida alias perkawinan silang. “Butuh perawatan ekstra memeliharanya dari pakan dan kesehatan,” kata Slamet. Itu persis pengalaman Raditya  saat pertama kali memelihara tupai gula leukistik berumur 5 bulan.  Ia memberi pakan impor gara-gara klangenannya menolak pakan berupa bubur bayi.

Tupai gula albino bisa mencapai harga Rp17-juta

Tupai gula albino bisa mencapai harga Rp17-juta

“Berdasarkan pengalaman untuk meningkatkan nafsu makan perlu 17 jam dipuasakan,” ujar Raditya. Namun, menurut Slamet tupai gula yang baru datang memang perlu dipuasakan, tapi tidak lebih dari 12 jam. “Perubahan pakan mestinya bertahap dengan cara mengurangi porsi utama dengan yang baru,” ujar Slamet. Slamet menjelaskan banyak pehobi abai pada aspek kesehatan tupai gula. Padahal pemberian pakan bisa memicu kegemukan atau obesitas pada tupai gula.

Baca juga:  Jagung Manis Baru

Dampaknya tupa malas bergerak dan mudah sesak napas. Bobot ideal tupai gula berkisar antara 120—160 gram. “Untuk mencegah obesitas, tupai gula perlu diberi aktivitas seperti latihan memanjat tali atau pohon,” kata Slamet. Itu semata-mata supaya  tupai gula baru yang mahal itu tetap sehat dan lincah. (Muhamad Cahadiyat Kurniawan)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x