Beragam spesies begonia berpadu membentuk taman elok.

Beragam spesies begonia berpadu membentuk taman elok.

Sebanyak 17.000 begonia terdiri atas 85 jenis menjadi materi taman indah.

Satu begonia puluhan jenisnya. Itulah panorama di taman begonia—memadupadankan 85 jenis tanaman hias yang namanya untuk mengabadikan gubernur Haiti yang menjadi koloni Perancis, Michel Begon. Di taman itu begonia tumbuh di area bebatuan, berada pada pot gantung, di pinggir danau, dan sekitar pintu gua buatan. Itulah yang segera menyambut para pengunjung taman begonia di Taman Bunga Nusantara, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Begonia daun mendominasi koleksi begonia di tempat itu. Hanya beberapa jenis yang merupakan begonia bunga, termasuk di antaranya begonia semperflorens. Menurut Kepala Taman Bunga Nusantara, Muhammad Iqbal Harraz, keragaman koleksi taman begonia itu cukup membanggakan karena paling lengkap di Indonesia, yaitu 85 jenis. Memadupadankan sedemikian banyak jenis begonia menjadi taman yang indah memerlukan keahlian khusus karena setiap jenis memiliki karakter tersendiri.

Inspirasi Brussel

Agus Taryat, manajer hortikultura Taman Bunga Nusantara.

Agus Taryat, manajer hortikultura Taman Bunga Nusantara.

Muhammad Iqbal Harraz menuturkan, “Ada begonia yang terlihat indah saat dari kejauhan, ada juga yang sebaliknya. Besar kecilnya tanaman dan warna daun yang beraneka ragam juga harus diatur supaya nanti paduannya indah dipandang.” Menurut Iqbal kesesuaian lingkungan tumbuh juga hal penting. Itu lantaran ada jenis begonia yang menyukai paparan sinar matahari dalam intensitas tinggi seperti Begonia dichotoma dan Begonia sanguinea.

Namun, sebaliknya, ada juga yang memerlukan naungan seperti Begonia rex-cultorum “Micado” yang habitat aslinya dari iklim subtropis di Amerika Serikat. Bagi pengunjung lokasi favorit untuk berfoto di bangku taman dengan latar belakang begonia berwarna-warni. Tidak mengherankan, karena Begonia rizomatous hybrid berwarna jingga tampak paling mencolok dan membuat cerah warna tanaman di sekelilingnya.

Warna perak di permukaan daun ciri khas begonia silver sweet asal Belgia.

Warna perak di permukaan daun ciri khas begonia silver sweet asal Belgia.

Ada pula Begonia picta rosea berbunga kecil berwarna merah muda yang muncul di sekeliling daun hijau tua berbentuk lanset tergantung apik di langit-langit rumah kaca. Menurut Iqbal rata-rata pengunjung mengaku baru mengetahui bahwa begonia memiliki jenis beraneka ragam.

Baca juga:  Pengganti Kristal Lawas

Manajer hortikultura Taman Bunga Nusantara, Agus Taryat, mengatakan bahwa kini sekitar 17.000 tanaman begonia tertata di taman begonia itu. “Paling banyak adalah begonia hibrida dari jenis rex. Selain karena warnanya sangat beragam, itu terkait dengan sejarah terbentuknya taman begonia Taman Bunga Nusantara,” ujar Iqbal. Pada Agustus 2014 Ketua Yasayan Bunga Nusantara, Dani Bustanil Arifin, dan rombongan kecil dari Indonesia, berkunjung ke Brussels, Belgia.

Mereka bermaksud menyaksikan acara tahunan Flower Carpet di Grand–Place. Sejatinya hamparan bak permadani itu tidak terdiri dari bunga potong seluruhnya, tetapi juga berbagai jenis begonia daun. Saat itulah Dani terpukau pada indahnya rangkaian dedaunan begonia. Selama ini mereka dan pehobi tanaman hias tanah air kurang memperhatikan keindahan begonia.

Koleksi terbanyak

Begonia bunga tampak indah sebagai tanaman pot gantung.

Begonia bunga tampak indah sebagai tanaman pot gantung.

Selesai menyaksikan gelaran itu, Dani memburu tanaman hias daun itu di toko tanaman hias untuk memilikinya. Ia memperoleh 6 jenis seperti Begonia rex “red heart”, Begonia rex ester, Begonia rex “pink charming”, Begonia rex “red knight”, Begonia rex “duarten”, dan Begonia rex “silver sweet”. Semua jenis begonia rex itu bercorak daun merah, kecuali silver sweet. Ia paling unik lantaran warna merah justru di bawah daun, permukaan daun atas berwarna abu-abu perak.

Keindahan tanaman itu rupanya benar-benar merebut hati Dani. Istri mantan menteri perekonomian era Presiden Soeharto itu berpikir untuk membuat koleksi begonia untuk memperkenalkan keindahannya kepada masyarakat. Berbagai jenis begonia itulah yang menjadi bagian dari Taman Bunga Nusantara–taman milik yayasan yang dipimpinnya.

Baca juga:  Johan dari Negeri Jiran

Pada 2015, ia mulai merealisasi impiannya dengan membentuk kelompok kecil di bawah pimpinan Agus Taryat, untuk mengumpulkan berbagai jenis begonia dari seluruh tanah air. Agus mengatakan, target yang dipatok pun tidak main-main, yaitu 100 jenis begonia. “Mengumpulkan 100 jenis begonia sebuah pekerjaan yang cukup menantang. Indonesia memang memiliki kekayaan jenis-jenis begonia, tetapi sebarannya sangat luas dari Aceh sampai Papua.

Bangku taman berlatar belakang begonia berwarna cerah tempat favorit pengunjung berswafoto.

Bangku taman berlatar belakang begonia berwarna cerah tempat favorit pengunjung berswafoto.

“Selain itu habitat aslinya sebagian berada di pedalaman hutan hujan tropis,” ujar Agus. Ia juga tidak bisa membawa sembarangan jenis begonia karena ada kriteria khusus yaitu harus memiliki karakter bentuk yang unik. Hasil perburuan itu cukup memuaskan. Selama kurun 2015—2017 begonia-begonia berkarakter unik pun terkumpul hingga 85 jenis. Bahkan, ada beberapa temuan di alam yang hingga kini belum ada namanya lantaran belum teridentifikasi oleh para ahli tanaman hias.

Agus lantas memperbanyak tanaman terlebih dahulu untuk menjaga kelestarian hidupnya. Taman Bunga Nusantara memperbanyak begonia pada nurseri seluas 1,5 hektare. Menurut Agus proses itu sekaligus sebagai langkah penyesuaian tanaman di lingkungan baru. “Begonia relatif mudah hidup di berbagai jenis tanah. Bahkan ada jenis yang nyaris tak memerlukan tanah sebagai tempat tumbuh, karena hidupnya di daerah perbukitan berbatu,” ujar Dewi Premanik.

Begonia menyukai lingkungan lembap untuk menjamin pertumbuhan yang optimal. Namun, media tanam tidak boleh jenuh air karena dapat menyebabkan busuk rimpang. Dewi mengatakan, penambahan kompos kering sangat baik untuk menjaga ketersediaan nutrisi. Jika tanaman ditanam di pot, Dewi menyarankan untuk memutar secara teratur sehingga seluruh tanaman terpapar sinar matahari. Itu akan menyebabkan pertumbuhan yang seragam. (Muhammad Hernawan Nugroho)

Baca juga:  VCO Redakan Nyeri Sendi

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d