Ikebana untuk Lebaran 1
Rangkaian ikebana ikenobo karya Lucia Raras di Jakarta Selatan

Rangkaian ikebana ikenobo karya Lucia Raras di Jakarta Selatan

Rangkaian elok di hari kemenangan.

Idul Fitri sudah di depan mata. Beragam makanan ringan dan penganan khas untuk menyambut hari kemenangan semakin mudah dijumpai. Namun, suguhan pada hari istimewa itu kurang menarik bila tidak disajikan secara apik. Agar suasana Lebaran lebih berkesan tak ada salahnya menghadirkan rangkaian bunga bergaya Jepang atau ikebana. Meski simpel dan minimalis, rangkaian ikebana cocok menghias meja makan atau sudut ruangan. Aneka kue dan menu masakan pun semakin menggugah selera.

Lucia Raras, perangkai bunga di Jakarta Selatan, membuat ikebana bertema Lebaran berbahan janur, mawar, hidrangea, hipericum, dan daun homalomena. Ia menggunakan janur hijau, kuning, dan cokelat yang melambangkan masa depan, sekarang, dan lampau. “Itu adalah sebuah cermin kehidupan manusia,” katanya. Agar kesan Lebaran semakin kental, ia menganyam janur-janur itu menjadi ketupat.

Vas bunga berbentuk sepatu semakin unik dengan hiasan rangkaian ikebana ikenobo

Vas bunga berbentuk sepatu semakin unik dengan hiasan rangkaian ikebana ikenobo

Minimalis
Dibandingkan rangkaian bergaya Eropa, ikebana memang kurang sohor. Padahal seni merangkai bunga dari Negeri Matahari Terbit itu hadir di tanahair sejak 32 tahun lalu. Di negara asalnya, seni merangkai bunga itu malahan berkembang sejak 5 abad silam. Ikebana memiliki beragam aliran, salah satunya ikenobo. Lusy Wahyudi, guru ikebana dan ikenobo, menuturkan ikebana mempunyai ciri khas menggunakan materi flora yang minimalis, tetapi membentuk sebuah tatanan garis, ritme, dan warna yang harmonis.

Pemilik Rusy Floral Design School itu menuturkan dalam rangkaian ikebana ikenobo terdapat 3 macam gaya yakni rikka, shoka, dan jiyuka. “Jiyuka adalah gaya bebas yang mendapat pengaruh modern dan mewakili ekspresi perangkai untuk menuangkan segala macam imajinasi dan tema apa pun,” katanya. Yang utama, perangkai harus mampu mengeksplorasi keindahan setiap materi karena ikebana minim materi.

Lucia Raras, Resty Budiman, Peni Zulandari, Yunita Ayu Kemala, dan Lusy Wahyudi (kiri—kanan) mempersembahkan rangkaian ikebana ikenobo nan cantik menyambut Hari Raya Idul Fitri

Lucia Raras, Resty Budiman, Peni Zulandari, Yunita Ayu Kemala, dan Lusy Wahyudi (kiri—kanan) mempersembahkan rangkaian ikebana ikenobo nan cantik menyambut Hari Raya Idul Fitri

Menurut Lusy merangkai dengan sedikit materi justru lebih sulit. Pada rangkaian ikebana bertema Lebaran hasil karyanya, ia menonjolkan kecantikan daun palem sebagai sebuah garis. Lusy menancapkan daun keluarga Arecaceae itu pada vas berbentuk pagar lalu menghiasnya dengan gerbera, hipericum, solidago, dan ketupat mini dari daun opiopogon.

Baca juga:  Kulit Semangka Rasa Mentimun

Sementara itu, Resty Budiman di Cibubur, Jakarta Timur, justru memilih ranting kering bercat hijau. Baginya ranting yang meliuk alami terlihat hidup sehingga materi pendukung berupa daun spathiphyllum pun dibuat meliuk mengikuti ritme ranting. Lihat saja, rangkaian karya Resty semua materi seolah mengikuti gerak ranting di tengah rangkaian. “Pada ikebana jiyuka, perangkai harus jeli melihat materi yang paling menarik,” katanya. Untuk mengisi rangkaian, Resty menggunakan mawar, anyelir, dan solidago. Ia meletakkan ketupat mini di setiap ranting sebagai simbol hari raya.

Beragam ide muncul lewat aliran jiyuka seperti yang dilakukan oleh Yunita Ayu Kemala dengan menambahkan kincir buatan pada rangkaian ikebana hasil karyanya (kiri), kecantikan daun palem menonjol lewat rangkaian ikebana ikenobo karya Lusy Wahyudi (kanan)

Beragam ide muncul lewat aliran jiyuka seperti yang dilakukan oleh Yunita Ayu Kemala dengan menambahkan kincir buatan pada rangkaian ikebana hasil karyanya (kiri), kecantikan daun palem menonjol lewat rangkaian ikebana ikenobo karya Lusy Wahyudi (kanan)

Berpadu
Ide mengikutsertakan kubah masjid pun bisa muncul pada rangkaian ikebana seperti karya Peni Zulandari di Bintaro, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Peni membuat rangkaian ikebana ikenobo jiyuka di wadah keramik putih berbentuk mangkuk. Dengan kreasinya, pemilik Nalini Flowers dan Souvenirs itu memadukan aksesori utama berupa kubah masjid dengan hidrangea hijau, aster ungu dan salem, gerbera jingga, serta mawar ungu.

Agar warna ikebana pada rangkaian terlihat, Peni menambahkan dua skabiosa untuk membentuk garis. Ia juga meletakkan dua lembar daun sirih gading yang sudah dimodifikasi bentuknya untuk memberikan sentuhan abstrak. Dengan rangkaian ikebana pula, Peni berhasil menghias vas berbentuk sepatu menjadi lebih menarik. Hanya dengan hipericum, mawar merah jambu, dan solidago vas mini itu tampil sangat cantik. “Pada ikebana perangkai dituntut mengetahui posisi dan arah yang paling tepat untuk meletakkan sebuah materi sehingga meskipun sederhana tetap memikat,” kata Peni.

Peni Zulandari menambahkan aksesori berupa kubah masjid pada rangkaian ikebana miliknya

Peni Zulandari menambahkan aksesori berupa kubah masjid pada rangkaian ikebana miliknya

Yunita Ayu Kemala, perangkai bunga di Jakarta Selatan mempunyai cara unik agar rangkaian ikebana bisa menghiasi ruangan hingga lebaran usai. “Ketupat dan masjid memang identik dengan Lebaran, tetapi saya tidak menggunakannya,” ujarnya. Ia mengganti dengan kertas lipat berwarna hijau dan kuning yang dibentuk mirip kincir. Pola lingkaran pada kincir itu simbol keabadian dan kemenangan.

Baca juga:  Urban Farming BI Kanwil DKI

Agar selaras dengan bentuk kincir, Yunita memilih materi pendukung berbentuk serupa yakni gerbera dan hipericum. Ia juga menggunakan anggrek cymbidium untuk menarik perhatian karena berwarna lebih kalem. Yunita sengaja menancapkan hipericum tanpa memotong tangkainya untuk memunculkan dimensi pada rangkaian. Rangkaian itu semakin elok saat berpadu dengan vas kaca berwarna hijau. Hari Idul Fitri semakin semarak dengan rangkaian ikebana ikenobo. (Andari Titisari)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *