Ikan Mas Koki Semakin Menawan di Wadah Besar

Kini pehobi memelihara ikan mas koki di dalam akuarium besar.

Akuarium ikan mas koki milik pehobi di Jakarta Barat, Hendrik Nursalim sangat istimewa. Bisa jadi itulah akuarium mas koki terbesar di Indonesia. Akuarium itu berukuran 7 m x 4 m x 1,8 m. Perancang akuarium dari Jakarta, Ricky Zulkarnain, mengatakan ukuran akuarium itu tergolong jumbo.

Lazimnya ukuran akuarium mas koki hanya 0,9 m x 0,6 m x 0, 45 m. Akuarium itu pun berdinding semen dan berlapis marmer. Hanya bagian depan yang dibatasi kaca setebal 4 cm. Tujuannya agar Hendrik mudah memantau perkembangan ikan sekaligus menikmati keindahannya.

Sementara mayoritas akuarium mas koki seluruhnya terbuat dari kaca. Hendrik sengaja membangun akuarium di luar ruangan. Alasannya, “Sinar matahari diperlukan agar warna ikan mas koki maksimal. Selain itu ikan pun mesti diberi pakan khusus warna,” kata pria berkacamata itu.

Akuarium superjumbo

Pehobi mesti memasang lampu ultraviolet jika akuarium dalam ruangan. Meski begitu penggunaan lampu kurang memadai untuk memacu warna ikan mas koki. Kelir kinclong membuat ikan mas koki enak dipandang. Selain itu warna pun salah satu komponen penilaian pada kontes.

Menurut penangkar mas koki di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Umar Dani, akuarium besar memudahkan pehobi merawat ikan. Pertumbuhan ikan pun lebih pesat dan lebih sehat. Hendrik membuktikan itu.

Panjang maksimal ikan di akuarium 22—25 cm. Sementara di akuarium besar Hendrik pernah membesarkan mas koki hingga 35 cm. Ukuran itu hanya terpaut 2 cm dari mas koki terbesar sejagat dari Cina yang panjangnya 37 cm. Meski bukan yang paling jumbo di dunia, Tom Tom—nama ikan milik Hendrik—menyabet gelar mas koki terbesar di Indonesia.

Rinaldy menyulap taman di depan rumah menjadi akuarium besar maskoki.

Rinaldy menyulap taman di depan rumah menjadi akuarium besar mas koki.

Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan itu kepada Hendrik pada 2012. Menurut juri kontes mas koki asal Jakarta, Kris S Widjaja, proporsi tubuh Carassius auratus itu seimbang dan berotot. “Meski berukuran jumbo, ikan itu bergerak lincah,” tutur Kris. Juri asal negeri jiran, Patrick Tan Kee Beng, pun memuji mas koki oranda itu.

“Kualitas mas koki itu yang terbaik di Asia tenggara. Ikan itu memenuhi semua syarat menjadi juara,” kata Patrick. Keistimewaan itu menjadikan ikan ternakan lokal itu sebagai peraih grand champion pada adu cantik mas koki nasional.

Grand champion gelar tertinggi dan paling prestisius pada kontes ikan mas koki. Total jenderal ikan itu menyabet 10 grand champion dari berbagai kontes nasional pada 2011—2014. Sepertinya pencapaian spektakuler itu sulit dilampaui ikan sejenis.

Selain dari genetik, perawatan salah satu kunci sukses menghasilkan ikan berukuran superjumbo seperti Tom Tom. Akuarium jumbo 7 m x 4 m x 1,8 m itu ibarat kawah candradimuka bagi mas koki koleksi Hendrik. Pehobi di Manggabesar, Jakarta Barat, itu menggembleng Tom Tom di akuarium besar itu sejak 2011. Ia mengatakan bahwa di akuarium besar, ikan mas koki mesti berenang aktif sehingga membentuk otot dan tubuh pun kuat.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x