Cupang rosetail memiliki tulangan minimal 16.
Cupang rosetail memiliki tulangan minimal 16

Sepintas penampilan cupang itu mirip jenis halfmoon atau Betta splendens bersirip lebar yang membentuk setengah lingkaran ketika ngedok atau mengembangkan siripnya. Namun, lihatlah sirip bagian ekor ikan itu yang ujungnya berlipat-lipat menyerupai kelopak mawar. “Para pemain cupang menyebutnya rosetail atau ekor mawar,” ujar juri cupang nasional, Joty Atmadjaja.

Cupang itu masih tergolong asing bagi para pehobi terutama penggemar cupang yang kerap mengikuti kontes. Harap mafhum, rosetail tak memiliki kelas di kontes. Kalaupun ada kontes yang mengadakan kelas rosetail, hanya optional atau pilihan. “Ia tidak bisa masuk kelas reguler. Kalau dipaksakan pasti akan minus nilainya. Biasanya masuk kelas optional atau pilihan,” kata Joty. Kelas itu terdiri atas ikan-ikan jenis baru dan unik.

Setara handphone

Kini para pehobi di dalam negeri dan mancanegara sedang menggandrungi cupang rosetail. Penangkar cupang rosetail di Jakarta, Mirza Ghulam Ahmad, tak pernah sepi pembeli. Bahkan peminat cupang berekor mawar itu terus meningkat. Padahal, ketika ia mengenalkan rosetail pada 2008, para pehobi memandang remeh ikan anggota famili Osphronemidae itu. Ketika itu harga jual pun rendah.

Cupang rosetail warna fancy kaya warna.
Cupang rosetail warna fancy kaya warna.

Mirza ingat betul ketika 2008, harga rosetail hanya Rp15.000 per ekor. “Itu harga online. Kalau offline hanya 2.000 per ekor. Online lebih mahal karena ikan pilihan dan butuh difoto,” ujar lelaki kelahiran 4 April 1987 itu. Banyak rekannya sesama pehobi cupang pesimis dengan masa depan rosetail. “Itu ikan reject, ikan tidak bagus, ikan buangan,” ujar Mirza menirukan ucapan rekannya.

Namun, ia tetap optimis dengan keunggulan rosetail yang unik dan berbeda dengan cupang lainnya. “Kalau ada 10 orang, 9 orang pakai baju merah, satu pakai baju biru. Pasti yang mendapat perhatian yang berbaju biru,” ujarnya. Begitulah Mirza membangun optimisme menjual rosetail. Pada 2010, upaya ayah satu anak itu mulai menuai hasil. Harga rosetail terkerek naik hingga Rp35.000 per ekor.

Cupang rosetail warna chopper bermental kuat.
Cupang rosetail warna chopper bermental kuat.

Padahal, saat itu harga cupang halfmoon sudah di atas Rp100.000. Kini, harga rosetail terdongkrak naik hingga rata-rata Rp250.000 per ekor untuk ikan berumur 3—5 bulan. Pada 2016, Mirza sempat melepas seekor rosetail berwarna mustard gard seharga Rp2 juta ke pehobi di Italia. Cupang rosetail itu unik karena memiliki sirip dasi yang pecah hingga 20-an helai. Lazimnya hanya dua sirip.

Bahkan, pada awal 2018 Mirza sempat melepas seekor cupang rosetail berwarna putih dengan ditukar sebuah telepon genggam seharga Rp3,5 juta. “Awalnya tidak saya berikan. Tapi karena mau ditukar handphone ya saya mau,” ujarnya. Ketika mulai menangkarkan pada 2008, Mirza hanya sanggup melepas 5—20 ekor per bulan. Kini penjualan cupang rosetail 10—30 ekor per hari.

Ekspor

Mirza memasarkan cupang rosetail ke seluruh pelosok Nusantara mulai pulau Kalimantan, Sulawesi, Jawa, hingga Papua. “Beberapa kali sempat ekspor ke Italia, Kanada, Jerman, Irak, Israel, dan Amerika Serikat. Di Amerika Serikat tepatnya di New Jersey ada rekan yang meminjam nama farm saya King Rosetail Indonesia untuk menjual cupang di sana,” ujarnya.

Kolektor mancanegara menggandrungi cupang rosetail jenis mustard gas.
Kolektor mancanegara menggandrungi cupang rosetail jenis mustard gas.

Warna cupang rosetail yang menjadi favorit para pehobi di antaranya mustard gas, red chopper, dan solid. “Warna solid atau satu warna yang bagus harnganya bisa mahal karena susah untuk mendapatkan rosetail warna solid,” ujarnya. Namun warna lain asal penampilannya bagus yaitu proporsional pada setiap siripnya memiliki nilai jual tinggi.

Pehobi cupang di Malang, Jawa Timur, Jenio Vivaldi, menuturkan rosetail yang bagus memiliki sirip ekor yang menyatu atau tidak robek dan tidak renggang. Namun, yang terpenting pad aspek mental ikan yaitu tidak mudah stres. “Kalau ikan mudah stres

Hadirnya cupang rosetail memang luput dari perhatian para pehobi cupang tanah air. Hal itu karena para pehobi sedang menggandrungi halfmoon pada era 1990-an. Mirza menduga, rosetail muncul dari hasil perkawinan antarcupang halfmoon yang inbreeding atau perkawinan antarsaudara. Joty menyampaikan hal senada.warnanya mudah pucat dan mengurangi kecantikan rosetail,” ujar pehobi cupang sejak 2016 itu.

Halfmoon terdiri atas 8 tulangan, kalau rosetail minimal 16 dan bisa lebih. Namun, jumlah tulangan yang banyak itu membuat cupang rosetail di luar standar penjurian halfmoon. Menurut pehobi sekaligus juri kontes cupang di Kepulauan Riau, Jimmy Nallas, penggemar rosetail lebih banyak pehobi dan kolektor. “Karena pada penilaian kontes kelas halfmoon adalah nilai proporsional badan secara keseluruhan terutama sirip. Kriteria itu sulit dipenuhi rosetail,” ujarnya.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d