Cemara norfolk berumur muda dalam pot mini.

Cemara norfolk berumur muda dalam pot mini.

Nurseri Peet van Kester memproduksi 600.000 pot cemara norfolk setiap tahun.

Ratusan ribu cemara norfolk Araucaria heterophylla itu berjejer rapi di dalam rumah tanam seluas 1,5 hektare. Kemana pun mata memandang tampak dedaunan cemara yang menghijau. Nurseri milik Peet van Kester itu memang khusus mengembangkan cemara. Lokasi nurseri cukup jauh, sekitar 40 km dari Amsterdam, Belanda. Peet satu-satunya pekebun yang membudidayakan cemara norfolk di dalam ruangan.

Ia memproduksi cemara asal Pulau Norfolk itu sejak 1982. Peet mengekspor 600.000 pot cemara setiap tahun. Tujuan ekspor terbesar ke negara-negara Skandinavia seperti Norwegia, Swedia, Denmark, dan Filandia. Selain itu ia juga mengekspor cemara ke Polandia dan negara-negara Eropa lainnya. Tanaman anggota keluarga Araucariaceae itu lazim digunakan sebagai pohon natal. Oleh karena itu, angka penjualan paling tinggi pada awal hingga akhir Desember.

Dedaunan cemara rimbun membentuk tajuk yang cantik.

Dedaunan cemara rimbun membentuk tajuk yang cantik.

Setek
Peet mengelola nurseri bersama 4—5 karyawan. Mereka menata tanaman dalam pot berbagai macam ukuran. Tanaman setinggi 14 cm tumbuh di pot kecil berdiameter 14 cm, tanaman 40 cm (17 cm), dan cemara 60 cm (27 cm). Sisanya diletakkan di dalam pot berdiameter agak besar di atas 27 cm. Pada pot besar itu tinggi tanaman rata-rata 100—120 cm. Sang pemilik nurseri membanderol tanaman dalam pot berdiameter 14 cm mencapai Euro setara Rp140.000.

Cemara norfolk produksi nurseri Peet van Kaster.

Cemara norfolk produksi nurseri Peet van Kaster.

Peet memperbanyak tanaman dengan cara setek pucuk. Ia memotong bagian atas tanaman dewasa. Tanaman akan mengeluarkan pucuk baru. Biasanya tanaman siap dipotong kembali sekitar 6 bulan dari pemotongan sebelumnya. Peet menuturkan perbanyakan cemara norfolk lebih mudah menggunakan setek dibandingkan dengan biji. Alasannya, perawatan tanaman lebih gampang. Pertumbuhan tanaman pun seragam.

Ratuan ribu pot cemara norfolk diproduksi oleh nurseri Peet Van Kester

Ratuan ribu pot cemara norfolk diproduksi oleh nurseri Peet Van Kester

Kendala utama perbanyakan secara setek adalah menjaga agar tidak layu selama proses pembentukan akar. Banyak faktor yang harus dijaga, antara lain kelembapan, suhu, cahaya, dan pH tanah. Tanaman harus selalu berada di tempat teduh, terlindung dari sinar matahari langsung. Peet mengatur suhu dan kelembapan udara di dalam rumah tanam. Suhu di dalam rumah tanam sekitar 19°C, sedangkan kelembapan udaranya 70%.

Cemara tanaman endemik Pulau Norfolk.

Cemara tanaman endemik Pulau Norfolk.

Peet menggunakan media tanam berupa campuran sabut kelapa dan sedikit pupuk. Terlalu banyak pupuk justru bisa membahayakan tanaman. Ia memberikan pupuk NPK dengan perbandingan 12:10:18. Setiap tahun ia mengganti media tanam dengan yang baru sekaligus memindahkan tanaman dari pot berukuran kecil ke pot besar. Untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman penyiraman dilakukan setiap pekan.

Hamparan tanaman di dalam rumah tanam seluas 1,5 hektare.

Hamparan tanaman di dalam rumah tanam seluas 1,5 hektare.

Pengusaha itu optimis, dengan ketekunan dan keahliannya ia sanggup menghasilkan 1-juta bibit pinus tahun depan. Keputusan mengembangkan nurseri khusus cemara pun tepat sebab tanaman itu unik dan istimewa. Cemara merupakan tanaman endemik Kepulauan Norfolk, bagian otonomi khusus Australia. Tanaman itu populer sebagai tanaman hias yang digemari warga Australia. Sejak abad ke-20, kepulauan Norfolk itu menjadi bagian teritorial luar pemerintah Australia.

Proses pengakaran pada setek cemara norfolk.

Proses pengakaran pada setek cemara norfolk.

Tergantung cuaca
Deskripsi pulau nan hijau permai tampak dalam simbol dan bendera wilayah berupa gambar pohon cemara. Lokasi Norfolk berdekatan dengan Selandia Baru dan Kaledonia. Pulau mungil nan indah itu disinggahi Kapten James Cook dalam pelayarannya yang kedua di wilayah Pasifik Selatan pada 1774. Cook senang sekali melihat panorama pulau yang begitu mempesona. Pepohonan cemara yang hijau dan lebat menghiasi pulau.

Masyarakat menggemari cemara norfolk sebagai tanaman hias maupun ornamen perayaan Natal.

Masyarakat menggemari cemara norfolk sebagai tanaman hias maupun ornamen perayaan Natal.

Tinggi pohon menjulang hingga 70 m dengan keliling batang 1,75 m. Semula Cook ingin memanfaatkan kayu cemara itu sebagai bahan pembuatan tiang kapal. Sayangnya, ia harus membuang jauh ide itu sebab kayu cemara kurang kuat. Cook lantas memberi nama pulau seluas 34,6 km2 itu Norfolk Island. Norfolk sendiri merupakan gelar kebangsawanan Inggris. Di Pulau Norfolk juga banyak tumbuh palem kentia.

Peet van Kaster satu-satunya pekebun yang memproduksi cemara norfolk di dalam ruangan.

Peet van Kaster satu-satunya pekebun yang memproduksi cemara norfolk di dalam ruangan.

Palem kentia merupakan tanaman endemik di Lord Howe Island—pulau mungil di Laut Tasmania yang berjarak 600 km di sebelah timur Benua Australia. Kondisi iklim Norfolk yang mirip dengan di Lord Howe Island membuat palem kentia hidup sentosa di sana. Bibit dan benih cemara norfolk bisa hidup dan tumbuh di Belanda. Dari bibit, tanaman itu tumbuh setinggi 2 meter. Dari pengamatan bertahun-tahun, cemara norfolk hanya menghasilkan biji subur setiap 4 tahun.

Riet van Staalduinen bersama cemara norfolk yang diletakkan di dalam rumah.

Riet van Staalduinen bersama cemara norfolk yang diletakkan di dalam rumah.

Sayangnya biji tanaman anggota keluarga Araucariaceae itu sulit sekali hidup. Selama 30 tahun, terbukti bahwa proses perkecambahannya tidak stabil. Kadang keberhasilan semai mencapai 80%, tapi pada lain waktu malah 100% gagal. Cuaca mungkin berperan dalam pematangan biji. Di sisi lain, periode pematangan dan waktu terbaik biji untuk berkembang relatif singkat. Karena itu perbanyakan terbaik adalah melalui setek.***

Baca juga:  Tingkatkan Produksi Pangan

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d