Herbal Penjinak Kanker Hati 1
Daun sirsak redakan gejala kanker hati

Daun sirsak redakan gejala kanker hati

Kondisi membaik, meski benjolan asing bersarang di hati.

Sejak Januari 2013, setiap bulan Lena harus istirahat total selama 7 hari. Ketika itu, ia harus beristirahat total karena kerap merasa sangat lelah sehingga terpaksa menghabiskan waktu di atas pembaringan. Jika sudah demikian, perempuan 40 tahun itu tidak dapat melakukan senam aerobik 3 kali seminggu seperti biasa.

Aktivitas lain yang terhenti adalah jalan-jalan ke luar kota bersama kedua anaknya setiap akhir pekan. Selain mudah letih dan lesu, punggungnya terasa pegal seperti usai bekerja berat. Padahal, kegiatan sehari-hari hanya mengantar dan menjemput anak sekolah dan rutinitas ibu rumahtangga biasa.

“Badan pun rasanya seperti masuk angin,” tambah Lena yang tak pernah terlambat makan. Itu terjadi begitu saja tanpa disadari pemicunya. Bila kambuh, tubuhnya tak mampu menjalankan aktivitas ringan sekali pun. Saat menstruasi, kondisi semakin parah karena muncul sakit kepala hebat.

Tidak terdeteksi

Lena tidak menyadari apa yang terjadi pada tubuhnya. Namun, rasa penasaran mendorongnya memeriksakan diri ke dokter. Ia ingat empat tahun lalu sebelum sakit sempat mengunjungi seorang dokter untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Dari hasil ultrasonografi (USG), dokter menyatakan ada tumor di hati. Lena mengabaikan diagnosis itu lantaran tidak merasakan gejala sakit apapun.

Berbekal hasil USG pada 2010 itu Lena menemui dokter pada Oktober 2013. Dokter menemukan benjolan di perut tepat di bawah tulang iga kanan. Ukurannya cukup besar hampir setengah telapak tangan orang dewasa. Dokter menyarankan pengangkatan benjolan itu secepatnya. Kaget mendengar ucapan dokter, perempuan kelahiran 1974 itu memutuskan mencari pendapat kedua ke dokter lainnya.

Pemeriksaan USG kembali dijalaninya untuk lebih memastikan benjolan misterius itu. Dokter spesialis penyakit dalam mendiagnosis penyakitnya sebagai mioma. Namun, sang suami tidak serta-merta percaya dengan diagnosis dokter kedua. Mereka lantas menyambangi dokter ketiga. Dari hasil pemeriksaan CT (computed tomography) scan, dokter spesialis bedah digestif menyatakan kandungan Lena bersih. Namun, dokter ketiga itu pun tidak mengetahui pasti apa sebenarnya benjolan sebesar 14 cm yang menempel di hati Lena.

Baca juga:  Limbah Suburkan Tanah

Untuk memperoleh kepastian, dokter itu merujuk perempuan yang tinggal di Tangerang, Propinsi Banten, itu ke sebuah rumahsakit tersohor di Jakarta. Alih-alih ke Jakarta, sang suami bersikeras memeriksakan kondisi Lena ke Singapura. Namun, Lena menolak karena tidak ingin meninggalkan anak mereka terlalu lama.  Di tengah kegalauan itu, ia teringat kakak iparnya yang pernah berobat di sebuah klinik herbal di kawasan Bumi Serpong Damai, Kota Tangerang Selatan.

dr Paulus Wahyudi Hali, Med Chir, kanker hati kadang tidak terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala

dr Paulus Wahyudi Hali, Med Chir, kanker hati kadang tidak terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala

Badan segar

Pada November 2013, Lena berkonsultasi ke klinik itu. Pada kunjungan pertama, dokter yang juga herbalis klinik itu, dr Paulus Wahyudi Halim MedChir. memeriksa Lena kemudian memberinya 2 macam kapsul. Kapsul pertama berisi campuran daun sirsak Annona muricata, temuputih Curcuma zedoaria, temulawak Curcuma xanthorriza, dan jambu biji Psidium guajava. Kapsul kedua berisi daun sambiloto Andrographis paniculata, temulawak, kunyit Curcuma domestica, kelor Moringa oleifera, dan seledri air Oenanthe javanica.

Ibu dua anak itu mengonsumsi 2 kapsul pertama 3 kali sehari; 3 kapsul kedua 3 kali sehari. Selain itu, ada pula ekstrak enam macam benalu antara lain benalu teh dan jeruk yang diminum sekali sehari. Sederet pantangan makan pun wajib dipatuhi. Lena menjauhi makanan berbahan daging seperti steak, satai, atau rendang. Penyedap rasa, susu, produk olahan susu seperti keju dan yogurt, makanan mengandung ragi seperti tapai, roti, dan tempe, serta makanan bersantan juga masuk daftar pantangan. Belum lagi buah musiman bergetah seperti durian, rambutan, duku, dan leci.

Minggu pertama berpantang, Lena stres. kenangnya. Bobot badan pun susut dari 56 kg menjadi 48 kg dalam 4 bulan. Toh, sejak mengonsumsi herbal, badan Lena terasa segar. Sebulan menjalani pengobatan, gejala lelah, masuk angin, dan sakit punggung mulai menghilang.

Baca juga:  Sayuran Bunga: Elok di Mata Lezat di Lidah

Halau kanker

Menurut dr Paulus, Lena menderita kanker hati ditunjukan dengan tes darah yang menunjukan alpha-fetoprotein—penanda kanker hati—tinggi. Itu sebabnya Paulus meresepkan daun sirsak. Daun sirsak mampu menghalau sel kanker hati. Kandungan asetogenin daun sirsak menunjukkan aktivitas signifikan terhadap sel kanker hati. Walau demikian, Paulus tetap meresepkan kombinasi daun sirsak dengan tanaman obat lain. “Herbal lain sebagai penunjang serta menekan efek samping,” ujar Paulus.

Seledri air misalnya, dilaporkan Daejoong Kwon dan rekan dari Departemen Makanan dan Nutrisi, Universitas Yonsei, Korea Selatan, berefek antioksidan dan menangkal agen perusak DNA (deoxyribonucleic acid) penyebab mutasi. Rimpang temulawak meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat sel liver.

Setelah 4 bulan konsumsi herbal, benjolan yang semula keras membatu mulai melunak. Paulus menganjurkan konsumsi herbal sampai 2 bulan ke depan. Pada April 2014, Paulus menyarankan Lena kembali menjalani pemeriksaan USG untuk mengecek perkembangan. Sekecil apa pun perubahan yang terjadi, Lena bersyukur kondisinya membaik.

Menurut dr Arijanto Jonosewojo, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam di Surabaya, pengidap kanker hati umumnya mengalami penurunan kesehatan yang cepat. Menurutnya, benjolan asing yang terdapat di hati belum tentu kanker ganas, bisa juga abses—infeksi pada hati.

Kepastian seseorang menderita kanker atau bukan salah satunya dapat diketahui melalui pemeriksaan histopatologi alias pemeriksaan jaringan. “Pasien perlu menjalani biopsi,” kata dr Arijanto. Biopsi merupakan proses pengambilan jaringan yang dicurigai kanker serta jaringan normal sebagai pembandingnya. Bila mendapati benjolan di hati setelah CT scan dan USG, lakukan pemeriksaan lanjut dengan tes darah dan biopsi. Apa pun benjolan asing itu, Lena hanya berpikir positif untuk tetap semangat memulihkan kesehatannya. (Kiki Rizkika)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *