Sirih, jahe, jeruk nipis, jeruk purut, dan tomat berkhasiat deodoran alami

Sirih, jahe, jeruk nipis, jeruk purut, dan tomat berkhasiat deodoran alami

Konsumsi rutin herbal tertentu mampu mencegah bau badan.

Ukuran bakteri Staphylococcus epidermidis amat kecil. Namun, kehadiran bakteri kecil justru berdampak besar. Dialah antara lain penyebab bau badan setelah bercampur dengan keringat. Dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh, keringat menjadi salah satu cara tubuh membuang sisa–sisa metabolisme dan kelebihan panas di dalam tubuh.

Keringat dihasilkan oleh kelenjar accrine dan apocrine. Kelenjar accrine menghasilkan keringat yang cenderung bening dan tidak berbau. Sejak bayi kelenjar accrine sudah diproduksi, biasanya keluar di telapak tangan, dahi, dan punggung. Adapun kelenjar apocrine biasanya keluar di tempat-tempat tertentu yang ditumbuhi rambut seperti ketiak, hidung, dan kemaluan.

Bunga honje atau kecombrang mengurangi bau badan

Bunga honje atau kecombrang mengurangi bau badan

Minum cengkih
Produksi kelenjar apocrine meningkat terutama pada saat pubertas. Jika keringat produksi apocrine itu bercampur dengan bakteri, maka menimbulkan bau badan tak sedap. Konsumsi rutin herbal tertentu ternyata ampuh mengatasi bau badan. Segelintir orang hanya mengetahui daun kemangi atau daun beluntas untuk mengatasi bau badan. Padahal banyak tumbuhan lain yang juga mujarab mengatasi bau badan.

Bunga kecombrang Nicolaia speciosa salah satu herbal andal untuk mengatasi masalah itu. Masyarakat Jawa Tengah lazim memasak bunga kecombrang atau honje sebagai sayuran atau pecel. Ternyata selain lezat bunga ini mengandung saponin, flavoinoida, dan polifenol yang mampu mengurangi bau badan. Untuk mengolah kecombrang, kukus 100 gram bunga yang telah diiris tipis menjadi urap hingga matang dan siap santap. Cara lain yaitu dengan menumbuk kecombrang kemudian gosokkan di daerah yang menjadi sumber bau badan.

Herbal lain yang tokcer mengatasi bau badan adalah bunga cengkih Syzygium aromaticum. Kandungan eugenol pada minyak asiri cengkih berfungsi untuk antiseptik sehingga mampu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Untuk memperoleh khasiat itu rebus 3 bunga cengkih dalam air hingga mengembang. Setelah itu minum air rebusan atau oleskan di sumber bau badan.

Minum air rebusan cengkih untuk mendapatkan khasiat antiseptiknya

Minum air rebusan cengkih untuk mendapatkan khasiat antiseptiknya

Akar wangi Vetiveria zizanioides mengandung senyawa vetiveron, vetiverol, vetivenil, vetivenal, asam palmitat, asam benzoat, dan vetivena yang mampu mengikat bau serta mengharumkan tubuh. Untuk memperoleh khasiat tanaman anggota famili Poaceae itu, ambil seikat akar wangi lalu rendam di ember selama minimal 2 jam. Pergunakan air rendaman itu untuk mandi dan membasuh tubuh.

Baca juga:  Pemecah Andal Batu Ginjal

Oleskan
Paduan jeruk purut Citrus bystrix dan rimpang kencur Kaempferia galanga dapat menjadi alternatif untuk menghalau bau badan. Haluskan kedua herbal itu, kemudian tambahkan air secukupnya, aduk rata, dan minum. Kencur yang mengandung antibakteri dan anticendawan juga untuk mengatasi bau badan. Begitu pula dengan seduhan atau rendaman daun sirih Piper betle yang mengandung minyak asiri seperti kadinen, kavikol, sineol, eugenol, karvakol, dan zat samak.

Senyawa aktif itu berkhasiat sebagai antiseptik yang mampu menghilangkan bau badan terutama akibat bakteri atau cendawan. Rendam 5 daun sirih segar dalam air panas. Setelah dingin, konsumsi rutin pada pagi dan sore. Untuk menambah citarasa, Anda dapat menambahkan gula putih secukupnya. Cara lain dengan menghaluskan 1—2 daun sirih dengan kapur lalu dioleskan ke ketiak. Diamkan sekitar 15 menit lalu dibilas.

Keringat salah satu cara tubuh membuang kelebihan panas akibat aktivitas berat seperti olahraga

Keringat salah satu cara tubuh membuang kelebihan panas akibat aktivitas berat seperti olahraga

Selain itu dapat pula dengan mandi air sirih. Rebus 30 daun sirih dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah itu campur dengan air dingin agar air rebusan tidak terlalu panas. Mandilah dengan air rebusan daun sirih secara rutin.

Lobak Rhaphanus sativus pilihan lain untuk mengusir bau badan. Tanaman anggota famili Brassicaceae itu ternyata juga mengandung zat yang mampu mengurangi produksi keringat berlebihan. Haluskan sebuah umbi lobak, campur dengan sedikit air, lalu oleskan langsung ke ketiak dan pijat dengan lembut daerah ketiak. Setelah itu bilas dengan air bersih. Lakukan perawatan itu setiap hari.

Jika sulit memperoleh lobak, pilihan lain adalah jeruk nipis Citrus aurantifolia. Buah anggota famili Rutaceae itu mengurangi keringat berlebih sehingga mampu mencegah bau badan. Peras saja sebuah jeruk nipis kemudian campur dengan sedikit kapur sirih, lalu gosokkan ke bagian sumber bau badan atau bagian tubuh yang sering berkeringat. Jeruk nipis mengandung minyak asiri dan biosulfur sebagai bahan antiseptik alami yang menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan.

Baca juga:  Panen Cengkih Melonjak 63%

Mandi tomat
Ingin cara lain mengusir bau badan? Berendamlah dengan jus air tomat Solanum lycopersicum. Kandungan garam pada jus tomat ternyata dapat menyesuaikan pH kulit manusia sehingga bisa mengurangi bau badan. Caranya blender tiga buah tomat segar dan tambahkan garam, lalu campurkan ke air dalam bak untuk mandi. Sebaiknya jangan menambahkan sabun atau busa apa pun ke dalam bak itu. Masuk dalam bak dan berendam selama 15—30 menit di dalam bak atau wadah itu.

Rimpang temulawak Curcuma xanthorrhiza juga “ahli” mengatasi bau badan. Temulawak mengandung saponin, flavoinoida, dan minyak asiri yang mampu menghilangkan bau badan. Caranya cukup meminum air rebusan rimpang temulawak. Ambil 2 rimpang temulawak segar, iris-iris halus, parut, lalu rebus dengan air 1 cangkir hingga mendidih. Selanjutnya peras rimpang, tambahkan sedikit madu, dan minum setiap pagi dan sore hari.

Mandi rendaman akar wangi menghilangkan aroma tak sedap dari tubuh

Mandi rendaman akar wangi menghilangkan aroma tak sedap dari tubuh

Selain itu dapat juga dengan cara membalurkan parutan temulawak ke seluruh tubuh, diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air. Cara serupa juga dapat ditempuh jika memanfaatkan rimpang jahe Zingiber officinale. Namun, parutan rimpang jahe hanya dioleskan di bagian ketiak. Jahe mengandung minyak asiri sebagai antiseptik alami. Bahan lain untuk mengusir bau badan adalah mentimun Cucumis sativus.Mentimun bersifat dingin serta kaya zat flavonoida dan polifenol pencegah bakteri penyebab bau badan. Kupas kulit mentimun lalu gosokkan ke bagian badan yang berbau setiap sehabis mandi.

Bahan lain untuk mengatasi masalah bau badan adalah madu dan cuka apel. Madu menetralkan kandungan hormon berlebihan—pemicu keluarnya keringat berlebih. Untuk memperoleh khasiat madu, gosokkan campuran 1 sendok teh madu murni dengan 1 sendok teh gula di ketiak. Lakukan selama 10 menit lalu diamkan selama 5 menit sebelum dibilas dengan air perasan jeruk nipis. Lakukan cara itu sekali sehari. Cara lain dengan mencampurkan 2 sendok makan madu murni ke bak mandi untuk berendam selama minimal 15 menit.

Adapun cuka apel yang mengandung asam asetat berperan sebagai deodoran alami yang efektif menurunkan kadar keasaman kulit dan bersifat desinfektan. Kulit yang terlalu asam memacu pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Campurkan 2 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air putih lalu bilas ketiak dengan air cuka apel setelah mandi. (dr Soeklola Muliady MSi, dokter, akupunktur estetika, dan herbalis di Jakarta Barat)

 

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d