Gabriella Terindah 1
Gabriella, juara kelas utama hibrida dan spesies

Gabriella, juara kelas utama hibrida dan spesies

Tiga koleksi Oma Lien Said menjadi pemenang di kelas utama hibrida dan spesies.

Gabriella memang istimewa. “Dipandang dari segala arah pun, tetap tampil menarik,” kata juri kontes, Taufik Hidayat. Ia tampak sehat, kompak, dan utuh. Ia dalam penampilan puncak. Ketujuh anakannya tampil prima. Tujuh anak? Gabriella salah satu peserta kontes sansevieria. Pantas para juri menobatkan gabriella yang mengantungi nomor kontes 65 sebagai pemenang pertama di kelas utama hibrida dan spesies.  Penampilan aduhai itu berkat ketekunan Oma Lien Said, pehobi di Jakarta Timur, merawat sansevieria koleksinya.

Dua belas bulan menjelang kontes, Oma Lien rutin memberi nutrisi berupa pupuk cair bagi koleksi-koleksinya setiap bulan. Ia pun menambahkan vitamin B1 untuk memperkuat pertumbuhan. Agar warnanya maksimal, ia meletakkan sansevieria itu di dak rumah, sehingga dapat menerima sinar matahari penuh. Untuk menjaga keutuhan  daun, ia meletakkan di pojok agar tidak tersenggol. Dengan perawatan maksimal itu, wajar jika gabriella menjadi yang terbaik saat kontes Indonesia Sansevieria Club (ISC) di Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP), Jakarta.Timur, pada 12 Januari 2014.

Boncel variegata, juara I kelas variegata utama

Boncel variegata, juara I kelas variegata utama

Bersaing ketat  

Gabriella bukan satu-satunya koleksi Oma Lien yang meraih kampiun. Dua sansevieria lain miliknya juga menjadi jawara kedua dan ketiga di kelas sama. Artinya tiga pemenang di kelas hibrida dan utama diraih oleh sansevieria koleksi Oma Lien. Sejatinya persaingan meraih puncak kelas utama hibrida dan spesies berlangsung alot. Sebab, peserta di kelas itu sangat berkualitas. “Semua peserta dalam kondisi penampilan puncak,” kata Taufik.

Mereka sehat, subur, serta bebas serangan hama dan penyakit. Ujung-ujung daun juga utuh, tanpa ada yang patah. Semua karakteristik tanaman itu pun telah optimal, baik ukuran, bentuk, warna, serta corak daun. Para juri juga harus berpikir lebih keras karena sansevieria hibrida dan spesies berada di satu kelas. Selain itu, “Tanaman yang telah beranak-pinak atau majemuk, diadu dengan tanaman tunggal. Padahal, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan,” kata juri, Sentot Pramono.

Baca juga:  Membuka Pasar Organik Dunia

Oleh karena itu dewan juri pun akhirnya berembuk untuk mencari unggulan di kelas dewasa itu. Hasil diskusi terpilihlah 5 peserta, yakni di nomor pot 64, 65, 67, 68, dan 111. Para juri lantas menilai kelima nomine itu lebih detail meliputi: penampilan secara keseluruhan, kondisi kesehatan, karakteristik daun, dan kelangkaan. Setelah melalui proses penilaian, para juri—Syah Angkasa mewakili Trubus, dua juri muda: Kieny Kinoy, dan Eko Arisanto, didampingi Taufik Hidayat dan Sentot Pramono—sepakat peserta nomor 65, yaitu gabriella sebagai pemenang.

S. pinguicula, juara kelas variegata small

S. pinguicula, juara kelas variegata small

Oma Lien lebih menjagokan koleksinya nomor peserta 67 yang berdaun meliuk-liuk. Menurut Oma Lien karakter hibrida itu tidak terlalu lazim dan berumur lebih tua daripada gabriella, yakni 2 tahun. Namun, ia bertipe lambat tumbuh sehingga belum beranak. Di kelas utama variegata tampil boncel variegata sebagai pemenang. Boncel tampil mempesona dengan warna “ngejreng” pada beberapa anakannya. “Kebanyakan boncel daun tuanya buram. Peserta no 98 itu warnanya cemerlang sehingga enak dilihat. Ia pun dalam kondisi sehat. Jarang boncel variegata tampil seperti itu,” tutur Kieny Kinoy.

11 kelas

Kontes sansevieria itu melombakan 11 kelas dengan total peserta 133 sansevieria. Mereka merupakan koleksi dari pehobi dari berbagai kota seperti Ngawi, Malang, Surabaya—semua di Provinsi Jawa Timur, Yogyakarta, Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Para pencinta lidah mertua itu tetap hadir membawa koleksinya ke kontes meski hujan lebat mengguyur Jakarta. Demi kecintaan pada tanaman penyerap polutan itu, mereka rela melewati hujan dan banjir.

Meski begitu, panitia merasa lega karena kontes sansevieria berlangsung lancar dan sukses dengan menobatkan sansevieria gabriella sebagai jawara kelas utama hibrida dan spesies. (Syah Angkasa)

Baca juga:  Gelombang Laut Awetkan Ikan

531_Hal_45

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *