Fransiskus B. Liarian: Hijaukan Lahan Kering 1
Pilih tanaman industri bernilai ekonomi tinggi.

Pilih tanaman industri bernilai ekonomi tinggi.

Penghijauan meningkatkan kualitas lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Desa Lamahora, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) tampak hijau sekarang. Aneka pepohonan mengisi halaman rumah warga. Jati dan cendana tumbuh di lahan kritis. Bukan hanya tanaman industri yang tumbuh. Tanaman buah seperti mangga, jambu, dan rambutan pun menyebar ke seluruh desa.

Kini para guru dan siswa di Sekolah Dasar (SD) Lamahora bisa memanen mangga di halaman sekolah. Mangifera indica itu berbuah setelah warga sekolah merawatnya 5 tahun. Pohon buah lain hanya menunggu waktu untuk dipanen. Sebelumnya lingkungan Desa Lamahora dan desa-desa sekitar sangat kering dan tandus. Suasana makin panas karena desa itu relatif dekat dengan laut.

Linus Liarian hijaukan Lembata dibantu keluarga dan tetangga.

Linus Liarian hijaukan Lembata dibantu keluarga dan tetangga.

Menyerap tenaga kerja
Sejak 2000 lingkungan desa mulai menghijau berkat kerja keras Fransiskus B. Liarian. “Dengan menghijaukan Lembata berarti memperbaiki masa masa depan sendiri dan masyarakat,” kata Linus Liarian, sapaan akrab Fransiskus B. Liarian. Saat itu Linus baru pulang dari Pulau Kalimantan. Di Borneo pria berumur 36 tahun itu bekerja di perusahaan kayu. Tugasnya menebang pohon dan menanam kembali.

Setelah tiba di kampung halaman, ia bekerja sebagai pengojek. Ketika itulah ia menyadari lingkungan desa yang panas dan gersang. Di sela mengojek, Linus mempelajari cara pembibitan tanaman kepada orang tuanya hingga mahir. Ia memilih mengembangkan tanaman industri karena bernilai ekonomi tinggi. Penghijauan bermula dari kediaman alumnus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Manajemen Bisnis di Lewoleba itu.

 Cendana dan jati andalan utama hijaukan Lembata.

Cendana dan jati andalan utama hijaukan Lembata.

Kemudian penghijauan menyebar ke desa lain bahkan hingga tingkat kabupaten. Kini kediaman Linus penuh dengan ribuan bibit unggul dan berkualitas. Ia bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lembata untuk penyediaan bibit terbaik. Ayah 2 anak itu membagikan bibit kepada kelompok tani dan masyarakat di pinggir jalan secara gratis. Sayang, kesadaran masyarakat merawat tanaman masih rendah.

Baca juga:  Pingpong Varian Baru

Dampaknya mayoritas tanaman mati karena kurang perawatan. Pekerjaan Linus bertambah banyak saat awal musim hujan. Ia mesti menyiapkan ribuan bibit dan mendistribusikannya ke konsumen. Kini keluarga, remaja putus sekolah, dan pengangguran, membantu usaha pembibitan. Mereka menjadi tenaga kerja selepas selama musim tanam.

Jati cocok untuk Lembata yang panas dan kering.

Jati cocok untuk Lembata yang panas dan kering.

Bagi hasil
Para pekerja lepas itu mendapatkan upah harian, makan siang, dan bibit tanaman untuk ditanam di lahan masing-masing. Sejak 2005 Linus bekerja sama dengan pemilik lahan untuk menghijaukan lahan kosong dengan sistem bagi hasil. “Saya terlambat mengikuti saran Pak Linus untuk menanam bibit kayu. Setelah pohon milik Pak Linus besar, saya baru ikut menanam,” kata Agus, salah satu pemilik lahan.

Iklim Lembata sangat panas sehingga harus dihijaukan.

Iklim Lembata sangat panas sehingga harus dihijaukan.

Lebih lanjut ia menuturkan penghijauan di Lembata perlu dilakukan karena suhu semakin panas akibat perubahan iklim. Sejak membuka usaha pembibitan, ekonomi keluarga Linus meningkat. Buktinya kediaman Linus lebih bagus dibanding sekitar. Kini pria asli Lewoleba itu tengah mengolah lahan pribadi untuk persiapan menanam jati. Jejak Linus itu diikuti rekan kerja lain.

Menurut Didu Fernandes, anggota staf di Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung, sulit mencari figur sedikit “gila” seperti Linus. “Semangat dan motivasi untuk pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan sangat tinggi,” ujarnya. Pada 2013 Didu Fernandes, Linus,dan tiga teman lain mendirikan komunitas Peduli Alam Lembata. Misi komunitas menghijaukan Lembata. (Syah Angkasa/Peliput: Bernadette)

Kawasan kantor Bupati, salah satu daerah penghijauan Linus Liarian

Kawasan kantor Bupati, salah satu daerah penghijauan Linus Liarian

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *