Empat Kampiun di 2 Laga 1
Giant milik Bello Deza meraih GC karena penampilannya prima

Giant milik Bello Deza meraih GC karena penampilannya prima

Cupang-cupang milik Bello Deza meraih 4 dari 5 gelar grand champion: kelas giant, halfmoon, serit, dan baby.

Pukul 15.50 WIB juri—Edy Sudrajat, Arief SL, Kamil, Eman, Haidir, dan Novi—menobatkan cupang milik Bello Deza sebagai grand champion kelas giant. Cupang berukuran 6 cm itu layak juara karena, “Penampilan ikan itu prima. Selain itu, sirip ekor juga bagus,” kata Arief SL, juri asal Bekasi, Jawa Barat. Cupang berumur 6 bulan itu menjadi pemenang setelah mengalahkan 73 pesaingnya.

Itu merupakan gelar grand champion pertama bagi ikan berwarna kuning itu. Pada 6 kontes nasional sebelumnya, cupang milik Bello Deza di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, hanya berhasil mencapai posisi kampiun di kategori giant junior bebas terang. Sebut saja kontes cupang hias bertajuk Komunitas Betta Kontes 2014 di Ciledug, Kota Tangerang (Februari 2014), Betta Contest Fair 2014 di Purwokerto, Jawa Tengah (Maret 2014), dan Kontes Cupang Nasional Walikota Cup di Kediri, Jawa Timur (April 2014).

 GC halfmoon

GC halfmoon

Juara umum
Boy Liem, sang perawat, mendapatkan cupang grand champion kelas giant itu dari rekan di Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada akhir 2013. Saat itu sang kawan menyodorkan 50 cupang giant. Setelah mengamati di kotak kaca berukuran 15 cm x 15 cm x 20 cm selama 1 jam, akhirnya Boy memilih cupang giant berukuran 3 cm untuk kemudian dipelihara. Itu karena tubuhnya proporsional dan ekor lebar. Selain itu, “Ikan itu juga punya kharisma,” kata pehobi cupang sejak 1999 itu.

Boy memberikan pakan berupa kutu air dan jentik nyamuk secukupnya 3 kali sehari. “Tandanya cupang tidak mau makan lagi,” katanya. Ia juga menguras kotak kaca berukuran 20 cm x 20 cm x 30 cm setiap 3 hari. “Tujuannya agar kebersihan air terjaga sehingga ikan tidak gampang sakit,” kata pria kelahiran Jakarta itu.

Baca juga:  Konsistensi 46 Tahun

Perawatan intensif membuat cupang sehat dan prima. Wajar jika pada kontes cupang di Depo Pemasaran Ikan Hias Kota Bogor, Jawa Barat, itu betta milik Bello Deza mendominasi gelar jawara. Buktinya selain meraih grand champion di kelas giant, cupang milik pehobi di Serpong itu juga meraih grand champion di kelas halfmoon, serit, dan baby.

GC plakat

GC plakat

Pada kontes itu Bello Deza menurunkan 150 cupang terbaik. Total jenderal 38 cupang milik Bello Deza menjadi kampiun dari 62 kelas yang dipertandingkan. Oleh karena itu, ia berhak meraih gelar juara umum dengan total nilai 1.639. Kontes cupang pada 24—25 Mei 2014 itu berlangsung meriah dengan diikuti 590 peserta. Pemilik ikan berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Purwokerto, Surabaya, dan Pontianak.

Fancy
Pada kontes itu panitia menambahkan satu kelas baru pada kategori plakat, yaitu fancy. Sebab cupang plakat fancy mulai banyak beredar di kalangan pehobi. “Sebelumnya fancy tergabung ke dalam kelas marble. Cupang marble minimal terdiri atas 3 warna dan terdapat warna daging di kepalanya,” ujar Arief. Namun, bila terdapat 4 warna atau lebih tanpa warna daging di kepala melekat sebutan fancy.

Yang dimaksud warna daging adalah warna dasar seperti merah, kuning, dan putih. Arief menyebutkan pada kontes cupang di tanahair kelas marble sudah ada sejak 2008. Sementara, “Kelas fancy muncul pada akhir 2012, tapi khusus kategori plakat. Awal 2014 fancy mulai ramai, makanya dibuat kelas khusus,” katanya. Kelas fancy dan marble rata-rata diikuti oleh 10—15 ikan.

Boy Liem mewakili Bello Deza mendapat piala juara umum

Boy Liem mewakili Bello Deza mendapat piala juara umum

Selang sepekan, 31 Mei—1 Juni 2014, kontes cupang juga digelar di halaman Rumahsakit Hewan Prof Soeparwi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Pada kontes yang diikuti 360 peserta itu cupang milik Bello Deza kembali mengukir prestasi. Empat dari 5 gelar grand champion berhasil didapat. Pada kontes itu pun Bello Deza dianugerahi juara umum karena 30 cupang miliknya meraih juara ke-1 dari 41 kelas yang dilombakan. (Riefza Vebriansyah)

Baca juga:  Laba Bisnis Dendrobium

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments