Ekstrak cakar ayam menghentikan derita tuberkulosis tulang

Tanaman obat cakar ayam menghentikan derita tuberkulosis tulang.

Sejak 6 bulan belakangan Budi Nugroho kerap merasa tidak enak badan. Punggung kaku serta napas sesak dan pendek. Semula ia menganggap itu hanya masuk angin biasa. Itulah sebabnya ia hanya minta sang istri mengerok punggungnya ketika badannya terasa tidak nyaman.

Setelah kerokan biasanya rasa nyeri itu berkurang. Lantaran sering berulang, Budi memeriksakan diri ke dokter di pusat kesehatan masyarakat.

Petugas pun memberikan antibiotik dan pereda sakit untuk memperbaiki kondisi Budi. Ternyata konsumsi obat itu tidak meredakan penderitaan Budi. Ia kembali mengunjungi dokter di lokasi berbeda.

Di sana ia menjalani pemeriksaan lebih lengkap antara lain rontgen. Hasilnya paru-paru Budi terlihat kotor sehingga dokter mendiagnosis ia mengidap gejala bronkhitis. Dokter memberikan obat yang harus ia habiskan sampai 6 bulan mendatang.

Menyerang tulang

Budi disiplin mengonsumsi obat resep dokter. Namun, dua bulan kemudian kondisinya malah memburuk. Lehernya kaku hingga tidak bisa menengok dan kesulitan mengangkat tangan sehingga untuk memakai baju saja harus dibantu.

Kondisi fisiknya pun semakin menurun dan akhirnya Budi memutuskan untuk menghentikan pengobatan. Jabatan kepala toko sebuah swalayan di daerah Jakarta Timur pun terbengkalai lantaran gangguan kesehatannya.

Wahyu Suprapto herbalis dari Kota Batu, Jawa Timur.

Wahyu Suprapto herbalis dari Kota Batu, Jawa Timur.

Itulah sebabnya Budi memeriksakan kondisi kesehatanya ke dokter spesialis penyakit dalam di sebuah rumah sakit di Jakarta Timur. Dua kali konsultasi dengan dokter dan diberikan obat injeksi, ia merasakan kemajuan.

Ayah 3 anak itu bisa melakukan ibadah, sebelumnya mengalami kesakitan ketika rukuk dan sujud akibat tekanan di paru-paru. Namun, setelah pertemuan kedua tidak ada perubahan, dokter merujuk ke bagian rehab medis.

Budi mendapatkan terapi penyinaran di bagian yang sakit dan menjalani urut refleksi. Pengobatan itu dilakoninya sebanyak 6 pertemuan dalam 3 bulan. Sayang, kesembuhan masih jauh dari genggaman.

Tidak jauh berbeda dengan pengobatan sebelumnya, kondisi kesehatannya malah semakin turun. Bobot badannya turun drastis menjadi tinggal 40 kg. Dengan tinggi tubuh 160 cm, ia terlihat sangat kurus.

Dokter rehab medis menyarankan Budi memeriksakan diri ke spesialis paru. Hasil cek darah dan rontgen menyatakan Budi terserang tuberkolusis atau TB yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Lantaran paru-parunya kuat sehingga ia tidak batuk darah, bakteri TB lantas menyasar tulang belakang.

Menurut Dr dr Lukman Shebubakar SpOT, tuberkulosis tulang adalah suatu proses peradangan kronik dan destruktif akibat bakteri menyebar secara hematogen dari fokus jauh.

Bidara upas digunakan Wahyu Suprapto untuk mengobati tuberkulosis.

Bidara upas digunakan Wahyu Suprapto untuk mengobati tuberkulosis.

Lukman, dokter spesialis ortopedi Rumahsakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan, itu mengatakan bahwa 80% tuberkulosis tulang karena penyebaran dari tuberkulosis paru.

Penyakit itu dapat menyerang hampir semua tulang, tapi yang paling sering adalah tulang belakang, pinggul, lutut, kaki, siku, tangan, dan bahu. Karena berhubungan dengan tulang belakang, maka Budi diwajibkan untuk konsultasi dengan dokter spesialis saraf.

Cakar ayam

Untuk lebih jelas mengetahui penyakit yang diderita Budi, dokter menyarankan untuk menjalani magnetic resonance imaging (MRI). Dari MRI terungkap, 2 ruas tulang belakang sejajar dengan paru-paru terserang bakteri dan sudah kronis.

Tags: