Efek samping konsumsi buah okra – Sayur dan buah merupakan makanan terbaik yang disiapkan alam untuk manusia. Beraneka macam kandungan gizi terdapat didalamnya, sehingga dapat membuat tubuh selalu sehat. Sayur dan buah dipandang lebih sehat daripada daging merah.

Banyak tipe buah yang dianjurkan untuk dimakan, tetapi ada satu tipe buah yang tidak semua orang tahu, namun manfaatnya yang luar biasa, yaitu buah okra.

Bentuk buah okra mirip sayuran oyong namun lebih kecil. Walaupun buah ini belum begitu terkenal, namun buah okra sudah dapat di pasar swalayan serta marketplace online.

Buah ini memiliki manfaat untuk para penderita penyakit diabetes mellitus, info lebih lanjut dapat membaca artikel  riset buktikan okra atasi diabetes. Manfaat lain dari mengkonsumsi buah ini adalah mengobati penyakit rabun jauh, info lebih lanjut dapat membaca artikel lepas kacamata karena buah okra.

Walaupun Buah okra memiliki manfaat yang sangat penting untuk kesehatan, perlu diingat pula bahwa buah ini juga memiliki efek samping.

Efek samping konsumsi buah okra

Konsumsi buah okra mengurangi kesuburan pria. Itulah hasil riset Nwoke Kyirian Uchenna dari Jurusan Fisiologi Manusia Universitas Port Harcourt Nigeria.

Nwoke menggunakan tikus sebagai hewan uji dan membagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 sebagai kontrol, sementara kelompok 2—5 mendapat asupan ekstrak metanol okra berturut-turut 250 mg, 500 mg, 750 mg, dan 1.000 mg per kg bobot tubuh.

Jika dikonversi ke manusia berbobot 60 kg, dosis itu masing-masing setara 97 g, 194 g, 291 g, dan 390 g. Bobot sebuah okra 40 g. Selang 6 pekan, bobot tubuh hewan uji ditimbang lalu dianalisis kondisi organ kejantanannya.

Peningkatan bobot tubuh hewan uji nyaris setara sehingga tidak ada pengaruh dari pemberian ekstrak okra. Namun yang mengkhawatirkan adalah efek terhadap bobot testis, jumlah, motilitas (kelincahan), dan kerusakan kepala sel sperma.

Baca juga:  Herbal Atasi Sjogren

Kelompok 2—5 menunjukkan pengurangan bobot testis, pengurangan jumlah dan motilitas sel sperma, serta peningkatan kerusakan kepala sperma. Sayatan jaringan testis menunjukkan terjadinya kerusakan di kelompok uji.

Untungnya, Nwoke menggunakan ekstrak metanol. Hampir semua riset pendukung khasiat okra menggunakan ekstrak air, yang menarik zat aktif bersifat polar dari okra.

Artinya, konsumsi okra aman selama diolah dengan air. Meski demikian, kaum pria sebaiknya waspada dan tidak mengonsumsi okra dalam jumlah banyak atau dalam jangka panjang.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d