Efek Ganda Sambung Merah 1

Menyambung batang buah naga kuning dengan buah naga merah, melambungkan produksi 2,5 kali lipat.

Satu tanaman hasilkan 6, 25 kg/musim

Satu tanaman hasilkan 6, 25 kg/musim

Pekebun buah naga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Asroful Uswatun, berupaya menyelamatkan 1.200 tanaman buah naga kuning dari serangan busuk batang. Selama dua pekan ia berusaha menyelamatkan dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif azoksistrobin dan difenokonazol sesuai dosis. Dua bulan berselang, 400 tanaman akhirnya mati. Saat itu pada 2010 curah hujan tinggi dan Asroful alpa menyemprotkan fungisida.

Sambung batang merah sebabkan naga kuning bebas busuk batang

Sambung batang merah sebabkan naga kuning
bebas busuk batang

Busuk batang akibat serangan cendawan Sclerotium rolfsii momok bagi pekebun buah naga kuning. Pada tiga tahun pertama, tanaman anggota famili Cactaceae itu memang rentan serangan busuk batang. Serangan cendawan itu menyebabkan tingkat kematian tanaman hingga 100%. Untuk mengatasi serangan busuk batang, ia menambahkan “kaki” pada tanaman buah naga kuning yang tersisa. Asroful menempelkan batang buah naga merah ke batang buah naga kuning hingga urat bertemu urat.

Sambung merah

Dengan penambahan kaki itu, 800 tanaman akhirnya terselamatkan dan tanaman tumbuh subur. Tiga pekan pascasambung muncul sulur baru yang lebih banyak dan berbunga. Padahal, “Biasanya buah naga kuning baru berbuah pada usia 2 tahun,” kata Asroful. Dengan pengalaman itu ia melakukan teknik sambung batang bawah naga merah dengan batang atas naga kuning supaya naga kuning lebih produktif. Ia menggunakan batang naga merah red hibrida sebagai batang bawah. Perempuan berusia 45 tahun itu memilih naga merah karena produktif sepanjang tahun dan lebih tahan busuk batang.

Harapannya sifat unggul naga merah menyokong naga kuning. “Jika menggunakan varietas red-red atau super red batangnya lebih sensitif,” katanya. Salah satu kunci sukses penyambungan, “Pekebun harus mengetahui karakter fisiologis kedua tanaman itu agar hasilnya memuaskan,” ujar Ir Retno Mastuti, MAgr Sc DAgr Sc, dosen Jurusan Biologi, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Penyambungan akan berhasil jika jaringan pembuluh dari masing-masing tanaman menyatu. Dengan begitu aliran nutrisi dan komponen lain yang dibutuhkan batang buah naga kuning akan terpenuhi dengan baik.

Dengan menyambung buah naga kuning dengan batang bawah naga merah, batang bebas dari busuk dan tanaman lebih cepat berbuah

Dengan menyambung buah naga kuning dengan
batang bawah naga merah, batang bebas dari
busuk dan tanaman lebih cepat berbuah

Asroful menyiapkan setek buah naga merah sepanjang 50 cm. Selain itu ia juga menyediakan 25—30 cm batang naga kuning. Ia menyayat ujung batang naga merah hingga berbentuk huruf V sampai di bagian urat. Satu sayatan dari atas dan sayatan lain dari samping sehingga kedua sayatan bertemu di bagian tengah batang. Hasil sayatan diangkat sehingga membentuk celah berbentuk V. Batang atas naga kuning pun ia sayat dengan pangkal membentuk V sehingga pas dengan celah di batang bawah. (lihat infografis: Sambung ala Asrolful)

Baca juga:  Hijau Cemara di Negeri Jingga

Produksi tinggi

Tiga pekan pascasambung naga kuning berbunga. “Saya tidak menyangka secepat itu berbunganya,” tutur Asroful. Biasanya tanaman buah naga kuning baru berbunga pada umur 2 tahun. Dengan perawatan intensif naga kuning berbuah pada umur setahun. Perakaran pun menjadi lebih banyak. Setelah penyambungan itu, Asroful menuai rata-rata 27 buah per tanaman. Dengan bobot rata-rata 225 gram per buah, artinya ia menuai 6,25 kg per tanaman.

Itu 2,5 kali lipat dibanding rata-rata produktivitas buah naga kuning pada umumnya. Dengan kata lain, produksi meningkat 250%. Menurut Ir Edhi Sandra MSi, ahli Fisiologi Tumbuhan dari Institut Pertanian Bogor, penyambungan dengan batang naga merah pada naga kuning menambah kemampuan asupan air, mineral, dan bahan organik. Pada akar terdapat leher akar yang mempersempit ruang penyerapan unsur hara. Dengan penambahan kaki asupan unsur hara dua kali lipat.

Akibatnya terjadi peningkatan jumlah sulur dan buah. Bahan baku untuk proses fotosintesis yang terserap juga lebih banyak. Itulah sebabnya produktivitas tanaman meningkat. Ibarat sekali merengkuh dayung, maka dua-tiga pulau terlampaui. Niat semula hendak mengatasi serangan busuk akar, Asroful kini juga memperoleh produksi menjulang. Para calon pekebun ternyata juga menggemari bibit buah naga kuning sambung naga merah.

Naga kuning panen umur 1 tahun

Naga kuning panen umur 1 tahun

Sebab, pekebun yang menanam bibit sambung buah naga memetik dua keuntungan: mencegah busuk batang sekaligus panen berlipat. Setiap bulan Asroful mampu menjual 10.000 bibit sambung. Produksi bibit per hari mencapai 500 batang. Ia memasok bibit ke berbagai daerah seperti Bandung, Bogor, Medan, Batam, Pontianak Makassar, dan Jayapura, Tak jarang pembeli datang kembali untuk memesan ulang. Untuk memenuhinya kebutuhan batang buah naga kuning, ia mesti mengambil batang dari mitranya. (Lutfi Kurniawan)

Baca juga:  Saat Sakura Semarak Bunga

FOTO:

  1. Satu tanaman hasilkan 6, 25 kg/musim
  2. Sambung batang merah sebabkan naga kuning bebas busuk batang
  3. Dengan menyambung buah naga kuning dengan batang bawah naga merah, batang bebas dari busuk dan tanaman lebih cepat berbuah
  4. Naga kuning panen umur 1 tahun

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *