570_ 45-9Mengapa daun keladi berubah warna setelah dorman? Menurut ahli fisiologi tanaman dari Institut Pertanian Bogor, Ir Edhi Sandra MSi, umbi keladi mempunyai kemampuan embriogenesis yang cukup baik. Setiap sel atau jaringan umbi mempunyai peluang untuk dapat membentuk embrio somatik. Perajangan umbi secara sering, apalagi bila dengan hormonal agar pertumbuhan embrio somatik lebih cepat, akan menghasilkan tunas yang banyak.

Itu akan menyebabkan proses pembelahan berulang dan sangat cepat. Bila pengaruh faktor lingkungan dan faktor terkait proses replikasi asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid DNA) menyebabkan terganggunya replikasi DNA. Di situlah banyak peluang terjadi “salah cetak” atau salah replikasi asam-asam nukleat. Akibatnya salah susunan asam-asam nukleat yang akan berdampak berubahnya ekspresi, salah satunya adalah warna daun.

Apalagi bila pemulia sengaja membuat agar dalam proses itu peluang mutasinya lebih besar. Misalnya dengan memberikan suatu zat yang dapat menyebabkan mutasi. Ketika itulah peluang untuk menghasilkan tanaman yang termutasi lebih besar. Bila ingin membuat mutasi variegata bisa menambahkan zat ethil methil sulfonat. Keturunan keladi pun bak bunglon yang berubah motif atau warna. (Syah Angkasa)

Tags:

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Similar Posts

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments