Cempedak king berbuah lebat dan berbobot 11 kg per buah.

Bobot rata-rata sebuah cempedak hanya 2,5 kg. Namun, cempedak di Taman Buah Bunton di Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berbobot hingga 11 kg. “Ini pertama kalinya bobot buah bisa sebesar itu sejak ditanam 9 tahun lalu,” ujar Cahyaning Tri Hunastri, pengelola kebun Taman Buah Bunton. Hingga kini pohon-pohon cempedak itu telah 7 kali berbuah dengan bobot rata-rata 9 kg.

Ketika Trubus menyambangi kebun itu, aroma harum khas cempedak menguar pertanda buahnya sudah matang. Cahyaning baru memetik buah ketika matang pohon. Itulah sosok cempedak king yang berdaging buah kuning, bertekstur lembut, dan manis. Tingkat kemanisan cempedak king kuning mencapai 21o briks. Bentuk nyamplung membulat seukuran bola pingpong.

Silangan
Sejatinya cempedak king kuning bukan buah baru di Indonesia. Taman Buah Bunton mendatangkan bibit cempedak king dari Malaysia pada 2005. Saat itu batangnya baru sebesar pensil, hasil okulasi setinggi 20-an cm. Taman Buah Bunton mendatangkan 10 bibit terdiri atas masing-masing 5 bibit cempedak king kuning dan tanpa biji. Kesepuluh bibit itu kini menjadi pohon rindang yang produktif.

Cempedak king berbuah di Wagir, Malang, Jawa Timur pada Agustus—Januari
Cempedak king berbuah di Wagir, Malang, Jawa Timur pada Agustus—Januari

 

Ahli botani di Kotamadya Bogor, Provinsi Jawa Barat, Gregori Garnadi Hambali, mengatakan cempedak king adalah salah satu varian nangkadak. Nangkadak merupakan hasil silangan antara induk jantan berupa nangka Artocarpus heterophyllus dan induk betina cempedak Artocarpus integra. “Cempedak king adalah silangan nangka dan cempedak juga yang berkembang di Malaysia,” ujar alumnus Universitas Birmingham, Inggris, itu. Dekan Fakultas Universitas Borneo, Dr Lutfi Bansir, mengungkapkan hal senada.

Malaysia adalah salah satu negara yang intens mengumpulkan varian Artocarpus sp beserta kerabatnya. Periset di negara itu menyilang-nyilangkan beragam indukan Artocarpus sp berkualitas. Salah satu hasil persilangan itu cempedak king. “Keunggulannya dari komposisi bunga jantan dan bunga betinanya yang ideal, sehingga tidak sulit menghasilkan buah penuh nyamplung,” ujar Lutfi.

Baca juga:  Mengenal Buah Lengkeng Merah

Menurut Greg, cempedak king adalah varian nangkadak yang lebih dominan ke cempedak. Itulah sebabnya karakter rasa dan tekstur daging buah seperti cempedak yaitu lembut dan sangat manis. Namun, dari segi bentuk buah, terwarisi dari nangka yang cenderung bulat besar.

Di kebun Taman Buah Bunton, cempedak king kuning tumbuh subur. Tingginya mencapai 7—9 meter pada umur 9 tahun. Produksinya pun tinggi mencapai 30-an buah dalam sekali panen. Menurut Lutfi dengan sedikit perawatan saja, cempedak king sejatinya sudah bisa berbuah bagus. “Apalagi jika budidaya intensif,” kata doktor Pertanian alumnus Universitas Brawijaya itu.

Intensif
Cahyaning membudidayakan cempedak king cukup intensif. Ia membuat lubang di sekeliling pohon seukuran tajuk pohon terluar. Ia memberikan 2 kg NPK dan 10 karung bekas beras pupuk kandang untuk setiap tanaman per 6 bulan. Selain itu, ia membungkus buah berumur 3 bulan pascamekar bunga dengan karung plastik bekas beras.

Untuk mengatasi hama kutu putih, ia menyemprotkan air bercampur detergen. Konsentrasinya 100 g per liter dan menghabiskan sekitar 4—6 liter larutan per pohon. Menurut Cahyaning, dari bibit okulasi setinggi 30-an cm cempedak king bisa berbuah pada umur 2 tahun. Saat matang, Taman Buah Bunton menjualnya seharga Rp75.000—Rp100.000 per buah.

Di kebun buah seluas 2 hektar itu, cempedak king berbuah pada Agustus hingga Januari. Namun, jangan harap mendapat buahnya saat matang. Karena para konsumen rela mengantre saat buah masih mengkal. Cahyaning belum pernah sekalipun menjual cempedak king ke pasar. “Buahnya sudah habis di kebun,” ujarnya.

Pohon cempedak king tumbuh subur di Wagir, Malang, Jawa Timur
Pohon cempedak king tumbuh subur di Wagir, Malang, Jawa Timur

 

Selain kuning, cempedak king juga hadir dengan varian berdaging merah. Taman Buah Bunton mendatangkan 1 bibit cempedak king merah pada 2008 berbarengan dengan cempedak king kuning. Saat Trubus berkunjung, tanaman asal Malaysia itu berbuah lebat. Puluhan buah yang hampir matang menggelayuti batang pohon setinggi 7 meter itu.

Baca juga:  Surganya Buah Tropis

Varian merah
Menurut Cahyaning, cempedak king merah memiliki beragam keunggulan. Cempedak itu berbuah sangat lebat hingga 40-an buah dalam semusim, tetapi dari segi bobot cenderung lebih kecil dibanding kuning. “Rata-rata bobot buah cempedak king merah sekitar 9—7 kg saja,” ujar Nana, sapaannya.

Nyamplung cempedak king optimal lantaran komposisi bunga jantan dan betina sangat ideal
Nyamplung cempedak king optimal lantaran komposisi bunga jantan dan betina sangat ideal

Selain itu, rasa cempedak king merah dominan manis dan segar. Rasa itu berbeda dengan cempedak king kuning yang manis dan ada sedikit masam. Menurut Nana, konsumen rata-rata masih lebih suka yang kuning karena ada sensasi rasa masam. “Namun itu kembali lagi pada selera masing-masing konsumen,” ujar Nana.

Cempedak king merah cenderung lambat berbuah meski Taman Buah Bunton memberi perlakuan yang sama dengan cempedak king kuning. Tanaman asal okulasi sebesar pensil, mulai berbuah pada umur 3—4 tahun. Padahal varian kuning hanya 2 tahun. Namun, dengan warna daging buah yang seronok, mengulum nyamplung cempedak king merah memberikan sensasi tersendiri.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d