Oh nooo, You use Adblocker!
Your Adblocker is active! It is preventing us to show you our content.

Daun Pohon Binjai Turunkan Gula Darah

Daun Pohon Binjai Turunkan Gula Darah 1

Buah binjai manis dan masam menyegarkan. Kini daunnya terbukti berkhasiat mengatasi diabetes mellitus.

Rasa gatal menyerang sekujur tubuh Siti Nuraidah SPd. Guru sekolah dasar di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, itu merasa amat terganggu. Itulah sebabnya ia memeriksakan kesehatannya ke dokter di pusat kesehatan masyarakat di dekat rumahnya.

Dokter meresepkan obat antialergi dan antibiotik. Setelah meminum obat itu, rasa gatal mereda. Ia pun dapat mengajar dengan nyaman seperti semula.

Namun, kenyamanannya hanya bertahan hingga 3 hari. Setelah obat habis, ia pun kembali merasakan gatal yang lebih hebat. Ia pun merasa selalu ingin berkemih. Tidak ingin berlarut-larut dalam penderitaan, ibu 3 anak itu kembali memeriksakan kesehatan di rumahsakit di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pada pemeriksaaan itulah terungkap biang keladi keluhannya, kadar gula darah lebih dari 350 mg/dl. Kadar gula darah normal 200 mg/dl.

Daun Pohon Binjai Turunkan Gula Darah 2

Kandungan tanin daun binjai lebih tinggi daripada mangga.

Pembunuh nomor 3

Dokter mendiagnosis Sugianti menderita diabetes mellitus. Ahli medis itu memberi obat-obatan antidiabetes dan menganjurkan diet karbohidrat. Pada awal 2015, ia melakukan widya wisata ke Jawa bersama guru-guru di daerahnya.

Ia mengunjungi beberapa sekolah di Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta. Akibat kelelahan ia pingsan sehingga rekan-rekannya membawa ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit di Yogyakarta.

Menurut dr Eliya MARS di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, diabetes mellitus merupakan penyakit kelainan metabolisme tubuh akibat kurang hormon insulin. Hormon yang diproduksi di pankreas itu bekerja mengolah glukosa agar tubuh lebih mudah menyerap untuk aktivitas sel.

Kekurangan hormon insulin menyebabkan glukosa tidak dapat diserap tubuh sehingga kekurangan energi dan menjadi lemas. Penderita juga sering berkemih.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan pada 2014  menyelesaikan analisis awal survei tentang penyebab kematian berskala nasional. Lembaga itu mengumpulkan data dari sampel yang mewakili Indonesia, meliputi 41.590 kematian sepanjang 2014.

Menurut Kepala Balitbangkes, Prof dr Tjandra Yoga Aditama, diabetes melitus dengan komplikasi, menempati peringkat ke-3 terbanyak membunuh masyarakat atau 6,7%.

Drs B. Boy Rahardjo Sidharta MSc

Drs B. Boy Rahardjo Sidharta MSc, senyawa dalam daun binjai/ wani meremajakan sel-sel penghasil hormon insulin.

Jumlah itu di bawah cerebrovaskular atau pembuluh darah di otak bermasalah (stroke) yang menyebabkan 21,1% orang meninggal, serta penyakit jantung iskemik yang merenggut 12,9% nyawa.

Padahal, pada tahun 1900-an penyakit yang lebih dikenal dengan kencing manis itu belum masuk dalam 10 besar penyakit mematikan. Pada tahun 2000 diabetes mellitus menjadi penyakit mematikan keenam.

Kini diabetes mellitus menjadi peringkat ketiga penyebab kematian di Indonesia. Penyakit itu lebih mematikan dibanding tuberkulosis, hipertensi, penyakit pernapasan, hati, kecelakaan lalu-lintas, radang paru-paru, dan diare.

Menurut lembaga itu pada 2014 pasien baru untuk penyakit diabetes mellitus 24 orang per 1.000 orang. Bandingkan dengan pengidap baru penyakit jantung koroner 14 orang dan stroke 7 orang per 1000 penduduk.

Daun pohon binjai/ wani

Salah satu herbal untuk mengontrol gula darah adalah daun binjai atau wani dengan nama latin Mangifera caesia. Febryan Darma Putra dari Fakultas Teknobiologi Universitas Atmajaya Yogyakarta membuktikan daun wani potensial menurunkan kadar gula darah.

Page :
Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x