Daun Pepaya Grendel Lawan Kanker Payudara

Doksorubisin adalah antibiotik golongan antrasiklin, yang banyak digunakan untuk kemoterapi. Adapun quersetin bersifat sebagai antioksidan dan biasa dijumpai dalam sayuran, buah, dan daun. Dari hasil uji IC50 atau konsentrasi penghambatan 50 persen sel kanker didapatkan untuk doksorubisin 3,78 mikrogram/ml, quersetin 111, 36 mikrogram per ml, sedangkan daun pepaya 1319,25 mikrogram per ml.

Nilai IC50 daun pepaya lebih besar karena merupakan bahan makanan, bukan obat maupun senyawa murni seperti doksorubisin dan quersetin.

Pada uji apoptosis atau kematian sel, Fatma menggunakan konsentrasi ekstrak daun pepaya setengah dari nilai IC50, yang diperoleh dalam pengujian penghambatan pertumbuhan sel kanker payudara. Hasilnya dosis ekstrak daun pepaya 659,63 mikrogram per ml mampu mematikan 22,54% sel kanker payudara. Sedangkan doksorubisin mematikan sel kanker payudara hingga 86,80%.

Selain itu, ibu 3 anak itu juga menguji efek kombinasi doksorubisin dan ekstrak daun pepaya. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi dengan perbandingan 50:50 mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara hingga 87,42%.

Kelebihan dari penggunaan bahan makanan sebagai anti kanker adalah bertindak secara spesifik terhadap sel kanker. Sel normal yang berada di sekitar sel kanker tidak terpengaruh oleh kemampuan ekstrak daun pepaya, sehingga sel normal tidak mengalami kematian atau apoptosis. Sementara penggunaan obat kemoterapi seperti doksorubisin dapat mengakibatkan kematian dari sel normal atau yang sering dikenal dengan efek samping.

Herbalis di Bogor, Provinsi Jawa Barat, Valentina Indrajati, juga menggunakan daun pepaya grendel untuk menyembuhkan kanker payudara. Menurut Valentina daun pepaya grendel memilki kandungan karpain yaitu sejenis alkaoid dan metilen yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker yang berbahaya bagi tubuh. Ia mengombinasikan 15 g daun pepaya grendel, 15 g rimpang kunyit putih, dan 10 g daun tapak dara.

Untuk memperoleh khasiat herbal itu, kita tinggal menyeduh ramuan itu dengan air mendidih, biarkan hingga dingin, kemudian konsumsi. Menurut Valentina pemberian herbal secara tunggal dapat mengobati kanker. Namun khasiat akan lebih optimal bila diberikan bersama dengan herbal lain yang menunjang proses persembuhan.

Efek penyembuhan dalam tubuh terjadi secara sistemik, tidak hanya berdasar organ atau gejala klinis yang timbul.
Beberapa pasien datang kepada Valentina dengan organ payudara membengkak akibat serangan kanker. Darah juga mulai mengalir. Setelah mengonsumsi racikan daun pepaya grendel, kondisi mereka berangsur membaik.

Pembengkakan mengecil dan perdarahan berhenti. Selain ekstrak daun pepaya grendel, Valentina juga meresepkan herbal lain sepeti benalu teh, kunyit putih, bawang dayak, atau herbal penunjang lain yang mampu menuntaskan kanker. Alternatif itu muncul lantaran kondisi setiap orang berbeda. Kecocokan bahan herbal dengan kondisi penderita mempengaruhi kinerja bahan herbal dalam menyembuhkan kanker.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x