dr. Nanny Djaja, Ms, Sp.GK.

dr. Nanny Djaja, Ms, Sp.GK.

Menurut dokter spesialis gizi klinis di Rumah Sakit Atmajaya, Jakarta, dr. Nanny Djaja, Sp.GK. “Diet ketogenik termasuk diet yang tidak seimbang. Kami tidak menganjurkan penyandang obesitas menjalani diet ini karena karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh,” kat Nanny. Ia mengatakan, setiap hari sel-sel otak membutuhkan minimal 130 gram karbohidrat sebagai sumber energi utamanya. Bila karbohidrat sebagai sumber energi utama bagi sel-sel otak tidak tersedia, sel-sel otak menggunakan zat keton sebagai sumber energi alternatif. Zat keton itu berasal dari pemecahan lemak (metabolisme lemak).

Penggunaan zat keton sebagai sumber energi bagi sel-sel otak dalam jangka panjang meningkatkan risiko alzheimer dini. Makanan tinggi protein dan lemak meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, strok, dan kanker. Menurut Nanny bila asupan karbohidrat makanan sebagai sumber energi utama tidak tersedia, maka tubuh menggunakan lemak dan protein sebagai sumber energi.

Itulah sebabnya kerja hati menjadi lebih berat karena harus melakukan metabolisme atau perombakan protein menjadi glukosa sebagai sumber energi tubuh. Sel-sel darah merah dan sel-sel otak hanya menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Hasil perombakan atau metabolisme protein akan dikeluarkan melalui ginjal. Metabolisme protein dalam jumlah yang cukup banyak dalam jangka waktu yang lama akan memperberat fungsi ginjal.

Selain itu juga meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal akibat pembuangan sisa sisa metabolisme protein. Asupan lemak yang meningkat tanpa diimbangi dengan antioksidan dapat meningkatkan risiko aterosklerosis (kerak pada dinding pembuluh darah) sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Asupan lemak yang meningkat dapat menstimulasi sitokin- sitokin pro-inflamasi sehingga meningkatkan risiko penyakit kanker dan penyakit degeneratif. (Marietta Ramadhani)

Baca juga:  Kayumanis Tumpas Kolesterol

Tags: dampak diet, ketogenik

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d