Cointreu Tak Terbendung 1

534_ 128-2Cointreu naik kelas setelah mencetak hattrick baby champion di 3 kontes berbeda. Sukses merebut gelar young champion.

Cointreu menjadi legenda baby champion saat ini. Harap mafhum selama adu cantik-cantikan lou han sepanjang 2013 nyaris cinhua yang saat kini berumur 10 bulan itu tidak mendapat lawan sepadan. Lou han itu tiga kali meraih baby champion. Namun, seiring ukuran tubuh bertambah besar, si empunya “menahan” Cointreu sementara waktu. “Saya menyimpannya selama 4 bulan menunggu waktu pas untuk menurunkannya di kelas lebih tinggi,” kata Hatta Gunawan, pemilik Cointreu.

Saat yang dinantikan tiba pada kontes lou han di WTC Manggadua, Jakarta, pada 2—6 April 2014. Cointreu yang turun perdana di kelas lebih tinggi, yakni kelas young champion mampu memikat juri. “Kelincahannya menjadi daya tarik utama,” ujar Hady Senjaya, juri asal Bandung, Jawa Barat. Selain lincah, lou han sepanjang 20 cm asal penangkar Thailand itu proporsional. “Nongnong dan mulut bila ditarik garis tegak lurus terlihat sejajar. Ini jarang ada,” ujar Hady. Pesaing Cointreu, cencu milik Aan Probo Wiranto nyaris tak berkutik.

Istimewa

Menurut Hatta, Cointreu memang mendapat perlakuan istimewa dibandingkan 40 lou han lain koleksinya. Akuariumnya menempati lemari khusus. Latihannya dengan parrot supaya kelincahan Cointreu terjaga. “Latihannya 5—10 menit sehari,” kata pehobi di Jakarta Barat yang tergabung dalam Tim Stars itu. Soal pakan, Cointreu yang pernah ditawar Rp90-juta itu rutin mengonsumsi potongan udang dan cacing beku setiap hari. “Menjelang kontes, Cointreu diberi pakan 3 jangkrik dan beberapa pelet mengandung spirulina dan karotenoid,” ujar pehobi kelahiran 1976 membeberkan resep penampilan prima Cointreu.

534_ 128-1Lomba lou han itu juga menobatkan Bale milik Halley WS dari Yogyakarta sebagai grand champion (GC). Prestasi GC itu untuk keempat kali direngkuh Bale selama turun di semua ajang kontes lou han di tanahair sejak 2012. “Sosoknya bisa dikatakan sempurna,” ujar Tomy Adi Prasetya, juri asal Surakarta, Jawa Tengah. Agus Triono berpendapat serupa. “Saat ini Bale belum memiliki saingan berat,” kata juri dari Surakarta itu. Pantas kemenangan Bale yang kini berumur 1,5 tahun itu disambut bahagia oleh Andi Setiawan, perawat.

Baca juga:  Demi Dongkrak Mutu

Anthony Setiadi, pemilik awal Bale, meyakini peluang sang lou han mempertahankan gelarnya di berbagai kontes masih besar. “Syaratnya Bale harus terus dilatih dan akuariumnya selalu disesuaikan dengan akuarium ukuran kontes yang kadang berubah,” ujar Anthony. Dua pekan menjelang lomba Bale memang mendapat perlakuan khusus supaya stamina stabil sejak awal hingga akhir kontes.

Kontes yang diadakan di WTC Manggadua diikuti 216 peserta dari berbagai daerah

Kontes yang diadakan di WTC Manggadua diikuti 216 peserta dari berbagai daerah

Ketat

Di kategori bergengsi lain, baby champion persaingan cukup ketat. “Kualitas lou han di kelas C sudah meningkat dibandingkan kontes sebelumnya,” ujar Hady. Master Piece yang menjadi wakil dari cinhua C muncul sebagai peraih baby champion, mengalahkan saingannya dari cencu C. “Saya hanya menargetkan Master Piece masuk ke 3 besar,” ujar Surya, pemilik Master Piece dari tim Villa. Kemenangan itu memang menjadi kejutan.

Menurut Surya, ia membeli Master Piece yang berumur 4 bulan seharga Rp20-juta dari penangkar di Thailand pada Januari 2014. “Dari awal melihat saya sudah menyukainya,” kata Surya. Warna dan penampilan Master Piece menawan. Surya menuturkan untuk menjaga keindahan warna dan stamina, Master Piece rutin mengonsumsi pakan cacing beku dan 15—20 butir pelet 3 kali sehari.

Kontes bertajuk Indonesia Lou han Competition Jakarta Liga Chapter II itu diikuti 216 lou han dari 6 tim dan perseorangan. “Setiap tim rata-rata menurunkan 35 lou han jagoan. Khusus perseorangan kini lebih sedikit karena lebih memilih bergabung di tim,” ujar Jimmy, anggota panitia kontes. Tim peraih nilai terbanyak adalah Villa (1.258 poin), Stars (1.144 poin), Aries (650 poin), Ace (434 poin), Galaxy (420 poin), dan SSL (234 poin). Di sela-sela kontes, panitia juga menggelar lelang lou han untuk menarik pengunjung sekaligus meramaikan suasana lomba. (Rizky Fadhilah)

Baca juga:  Adu Unggul Melon

534_ 129

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments