Langsat mengandung vitamin C yang dapat mencerahkan kulit.

Langsat mengandung vitamin C yang dapat mencerahkan kulit.

Tradisi leluhur Suku Dayak memanfaatkan buah langsat sebagai pencerah kulit. Tradisi itu kini menjadi sumber inovasi.

Nenek moyang kita memadankan kulit itu kuning langsat. Warna kuning bak kulit buah langsat Lansium domesticum. Itu pula yang menjadi dambaaan sebagian besar perempuan, yakni memiliki kulit sehat dan cerah. Halimah Cahya—bukan nama sebenarnya—berupaya keras menjaga kebersihan kulitnya. Seniman itu memiliki mobilitas tinggi. Acap kali paparan sinar matahari menjadi penghalang baginya.

Oleh sebab itu, ia selalu membersihkan wajah setiap kali bepergian. “Setiap hari, baik pagi, siang maupun sore selalu membersihkan wajah,” kata Halimah yang berkulit bersih. Perempuan 27 tahun itu memanfaatkan sabun pencuci muka atau facial foam berbahan buah langsat. Halimah mengatakan, usai menggunakan sabun itu ia merasa nyaman dan ringan di kulit. “Aromanya juga khas dan enak,” ujar Halimah.

Cegah radikal bebas
Setelah membersihkan muka, Halimah juga mengoleskan krim malam yang mengandung langsat pada wajah dan leher. “Selepas bangun pagi wajah terlihat cerah dan segar,” ujar Halimah. Menurut corporate advanced research and evaluation centre head PT Martina Berto, Maily, S.Si., M.Biomed., buah langsat dan kembang sepatu berpadu pada produk pencerah kulit.

“Kombinasi dimaksudkan agar timbul efek sinergis sehingga produk memiliki manfaat yang lebih baik untuk mencerahkan kulit,” tutur Maily. Alumnus Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan efek mencerahkan kulit itu lantaran buah langsat mengandung vitamin C. “Vitamin C tinggi berperan sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet yang membuat kulit tampak kusam,” ujar Maily.

Alpha hydroxy acid alami yang terdapat dalam kembang sepatu mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru.

Alpha hydroxy acid alami yang terdapat dalam kembang sepatu mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru.

Selain itu, vitamin C bermanfaat mencerahkan kulit dengan cara menghambat kerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan melanin. Efeknya kulit tampak lebih cerah dan segar. Sementara itu kembang sepatu mengandung senyawa aktif alpha hydroxy acid (AHA) dan vitamin C. Menurut advanced research manager PT Martina Berto Tbk, Fransiska Devi Junardy, M.App.Sc., alpha hydroxy acid alami mengangkat sel-sel kulit mati.

Baca juga:  Hama Hibiskus

Selain itu khasiat alpha hydroxy acid merangsang regenerasi sel kulit baru sehingga kulit akan lebih cerah dan sehat. Menurut Devi, PT Martina Berto atau yang terkenal dengan Martha Tilaar menggunakan buah langsat yang masam dan berkulit tipis. “Bagian yang dimanfaatkan dari buah langsat adalah daging buah termasuk bijinya,” ujar alumnus Bioteknologi University of New South Wales itu.

Perusahaan itu memperoleh buah Lansium domesticum dari petani binaan Kampoeng Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar. Sebagai bahan baku produk, Martha Tilaar menyeleksi buah langsat. Kriteria yang disyaratkan, buah matang, tidak ada cacat, dan buah berwarna kuning segar. Menurut dr. Willy Perdana Setyabhakti, Sp.K.K., kesehatan kulit tidak cukup hanya dengan perlakuan dari luar (topikal).

“Asupan nutrisi juga perlu diperhatikan, selain itu juga dipengaruhi kesehatan mental dan psikis,” kata Willy. Menurut Maily perlindungan dari dalam dapat dilakukan dengan mengonsumsi buah langsat. Selain konsumsi buah langsung yang bekerja secara sistemik, orang juga butuh perawatan dari luar untuk menjaga kesehatan kulit.

Teruji

Rangkaian produk Sariayu Martha Tilaar berbahan langsat untuk mencerahkan kulit

Rangkaian produk Sariayu Martha Tilaar berbahan langsat untuk mencerahkan kulit

Khasiat langsat dalam mencerahkan kulit terbukti di laboratorium. Penelitian itu dilakukan Wong Lip Wih dan Anna S. Ranti beserta rekan dari Martha Tilaar Innovation Center. Peneliti menggunakan ekstrak langsat dan meniran Phyllantus niruri. Pengujian melibatkan 52 perempuan.

Pada uji tempel terbuka berulang konsentrasi ekstrak yang digunakan 5%. Reaksi iritasi dan alergi dievaluasi setelah 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Sementara pada uji tempel tertutup tunggal konsentrasi ekstrak yang digunakan 1%, 3% dan 5%. Reaksi pada kulit dievaluasi setelah 1 jam, 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Hasilnya langsat dan meniran pada metode UUTB tidak menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit.

Baca juga:  Ritual Berburu duyung

Pada UTTT ekstrak langsat konsentrasi 1% dan 3% tidak menyebabkan iritasi dan alergi. Namun, konsentrasi ekstrak langsat 5% menyebabkan iritasi 1,9%. Konsentrasi ekstrak meniran 1% dan 3% menyebabkan iritasi dan alergi masing-masing 1,9% dan 3,8%. Pada konsentrasi 5% iritasi dan alergi yang ditimbulkan 5,8% dan 3,8%.
Dalam riset itu juga dilakukan pengujian kelembapan dan kecerahan kulit. Hasilnya pemberian langsat meningkatkan kadar air kulit sebesar 1,0 unit; 1,5 unit dan 1,3 unit masing-masing setelah 2 jam, 2 pekan, dan 4 pekan. Sebaliknya, pemberian meniran tidak meningkatkan kadar air. Langsat menurunkan indeks melanin kulit secara bermakna sebesar 1,8 unit setelah 4 pekan.

Fransiska Devi Junardy M.App.Sc. (kiri) dan Maily S.Si., M.Biomed (kanan)

Fransiska Devi Junardy M.App.Sc. (kiri) dan Maily S.Si., M.Biomed (kanan)

Sementara meniran menurunkan indeks melanin kulit 1,4 unit. Itu artinya ekstrak langsat lebih baik dalam mencerahkan kulit dan menjaga kelembapan kulit. Sebelum mengeluarkan produk langsat sebagai bahan aktif pada produk putih langsat series Martha Tilaar Innovation Centre (MTIC) menguji keamanan dan manfaat baik secara in vitro maupun in vivo.

Tradisi Dayak
Hasil pengujian secara in vivo (dermatology test) membuktikan langsat membuat kulit tiga kali lebih cerah dan menjaga keremajaan kulit 87%.

Penggunaan langsat sebagai pencerah kulit bermula dari kebiasaan masyarakat Suku Dayak sebagai campuran untuk membuat bedak dingin untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Langsat buah khas yang tumbuh di daerah Kalimantan. Itulah yang melatarbelakangi MTIC meneliti kandungan dan manfaat buah langsat sebagai bahan pencerah kulit.

Perusahaan itu melahirkan rangkaian produk berbahan langsat antara lain sabun pencuci muka, lulur wajah, pelembap, krim malam, calir atau hand body lotion, dan sabun. Sediaan-sediaan itu dipilih untuk memenuhi kebutuhan rangkaian perawatan kulit. Product executive sariayu putih langsat, Yeanne Angle, berharap produk putih langsat dapat diterima dan menjadi jadi tuan rumah di negeri sendiri. (Desi Sayyidati Rahimah)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Similar Posts

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments