10 Cara Merawat Tanaman Hias Daun Aglaonema

Merawat tanaman hias memang harus dilakukan secara rutin agar tanaman tersebut tetap terlihat cantik dipandang. Terdapat berbagai macam jenis tanaman hias, baik itu tanaman hias daun ataupun tanaman hias bunga yang pastinya memiliki perlakuan yang berbeda-beda pada saat merawatnya. Perawatan yang baik dan benar akan membuat tanaman tetap sehat dan tumbuh dengan baik, tindakan perawatan tidak boleh disepelekan.

Pada kesempatan kali ini kami secara khusus akan membahas mengenai cara merawat tanaman hias daun aglaonema yang baik dan benar agar tanaman yang satu ini tetap dapat tumbuh dengan cantik dan memiliki daun yang mengkilap dan sehat.

Tanaman aglaonema atau yang dikenal dengan nama Sri Rejeki merupakan tanaman hias yang aslinya merupakan tanaman yang memiliki habitat asli di hutan hujan tropis sehingga tumbuh dengan baik pada daerah yang intensitas penyinarannya rendah dan memiliki kelembaman yang tinggi.

Tanaman ini memiliki akar serabut serta batang yang tidak berkambium (Berkayu). Daun Menyirip serta memiliki pembuluh pengangkut berupa xilem dan floem yang tersusun secara acak.

cara-merawat-tanaman-hias-aglaonema

Seiring dengan perkembangan ilmu botani, maka kini terdapat berbagai macam jenis Aglaonema hibrida yang telah dikembangkan dengan penampilan tanaman yang sangat menarik dan memiliki berbagai macam varian warna, bentuk, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.

Bagaimana Cara Merawat Tanaman Hias Daun Aglaonema yang Baik dan Benar ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dengan baik, mungkin beberapa penjelasan dibawah ini bisa memberikan wawasan bagi anda mengenai hal yang harus anda perhatikan tersebut agar tanaman hias aglaonema tetap terawat dengan baik.

1. Media Tanam Aglaonema

Ada beberapa macam media tanam untuk tanaman hias diantaranya:

  • Pakis : pakis dapat menyimpan air dengan baik dan memiliki drainase dan aerasi yang bagus, akar dapat menyerap air dengan mudah dan leluasa untuk berkembang, tidak mudah lapuk dan memiliki daya tahan cukup tinggi
  • Sekam Bakar : sekam bakar memiliki kelebihan unsur yang terletak pada sifatnya yang steril dan daya tahanya mencapai 1 tahun, aerasinya cukup baik namun daya serapnya terhadap air kurang baik, sehingga harus dicampur dengan unsur yang dapat menyerap air
  • Pasir malang ; pasir malang unsur media yang tingkat porositasnya cukup baik, karena itu penggunaanya digunakan untuk mencegah media yang terlalu basah dan air yang menggenang
  • Cocopeat : cocopeat adalah sabut kelapa hasil olahan, unsur ini sangat cocok digunakan bila menginginkan media yang cukup lembab untuk aglaonema khususnya di daerah yang kering dan panas, cocopeat dapat menahan air cukup lama dalam jumlah yang banyak, namun sifatnya mudah lapuk
  • Kaliandra : kaliandra cocok digunakan sebagai media di daerah kering dan panas, media ini cenderung cepat lembab sehingga rawan terjangkit cendewan pengganggu, sifatnya mudah lapuk dan hanya bertahan 4 – 6 bulan.
    Yang kita gunakan adalah campuran antara ; sekam bakar, coco peat, pakis, pasir malang, kaliandra. Komposisi media sangat tergantung dari ketinggian lokasi dan kelembaban.
Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x