Cara Membuat Kefir Kedelai Secara Mandiri

Cara Membuat Kefir Kedelai Secara Mandiri 1

Citarasa kefir kedelai lezat, bergizi, dan mudah membuatnya.

Cara Membuat Kefir Kedelai Secara Mandiri 2

H Kemal Faisal Ferik CH CHT, pemilik House of Beauty Kefir, orang pertama membuat kefir berbahan dasar sari kedelai

Iis Yuliantini penggemar kefir. Sayang, setiap kali minum kefir berbahan susu ia alergi. Perempuan 29 tahun itu kini bisa mengonsumsi kefir. Kemal Faisal Ferik CH CHT di Bandung, Provinsi Jawa Barat, membuat kefir berbahan susu kedelai yang lezat. Bukan hanya lezat, kefir susu kedelai pun berkhasiat. Lihat saja pengalaman Siti Noorzubaeda yang mengalami gangguan saluran pencernaan.

Ia ajek mengonsumsi kefir susu kedelai dua kali sehari pada pagi dan malam. Warga Kota Bekasi, Jawa Barat, itu merasa asam lambungnya membaik. Gangguan pencernaan pun berakhir. Produk fermentasi susu kedelai mempunya nilai nutrisi tinggi, kaya protein, dan asam lemak tak jenuh, serta tidak mengandung kolesterol. Selain itu proses fermentasi mengubah dan memperbaiki bau yang tidak disukai penikmat kefir.

Kaya gizi
Sebagian masyarakat makin menggemari fermentasi kefir nabati. Salah satu alasannya ialah kefir susu kedelai relatif aman bagi orang yang menderita alergi susu hewan. Selain itu kefir susu kedelai beraroma khas dan citarasa masam yang pas. Kefir berbahan dasar kedelai memiliki banyak mikrob dan mengandung senyawa isoflavon, serta mudah diserap oleh tubuh.

Menurut dosen Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Sandra Fikawati S Gz M KM, jika membandingkan kandungan kefir susu kedelai dengan susu sapi, kadar asam laktat susu kedelai lebih besar 0,8—1,1%. Kadar alkohol lebih rendah 6%. Derajat keasaman pH 3,30—3,68 lebih rendah dari susu sapi yang berkisar 4,6. Konsumen dapat mengonsumsi kefir pada pH kisaran 6—3,5. Adapun pH hingga 3 membantu dalam pengobatan.

Cara Membuat Kefir Kedelai Secara Mandiri 3Namun, citarasa masam kadang membuat konsumen kesulitan mengonsumsi kefir. Agar rasanya lebih enak, konsumen dapat menambahkan madu, potongan buah, dan susu kental manis. “Tetapi khasiat kefir akan terlihat setelah 2 pekan jika tidak mencampurnya dengan apa pun,” tutur Kemal. Ia memfermentasi kefir selama 48 jam. Hasil fermentasi nantinya terbagi tiga, cairan putih kental atau curd, cairan bening alias whey, dan bibit kefir atau grain.

Makin lama fermentasi makin masam pH kefir. Makin asam kefir makin berkhasiat untuk pengobatan. Menurut pria pemilik House of Kefir Beauty itu, masyarakat dapat mengonsumsi kefir dengan salad dan smooties. Kefir yang bagus untuk konsumsi berbau segar. Pada suhu di bawah 25°C kefir bisa bertahan hingga 7 hari dan 6—12 bulan dalam kondisi beku. Kemal mengatakan, untuk memproduksi kefil bahan baku, ruangan, serta alat harus higienis dan steril.

Cara Membuat Kefir Kedelai Secara Mandiri 4Karyawan yang mengolah kefir berbahan nabati itu harus menggunakan sarung tangan dan masker agar menghasilkan kefir higienis. Bahan baku kefir berupa kedelai segar dan sebaiknya gunakan kedelai organik. Ia mendapatkan pasokan kedelai organik dari petani di Jakarta dan Surabaya. Rata-rata kebutuhannya 1 ton sepekan. Sekali pembuatan ia membutuhkan 500—700 kg. “Untuk rasa, warna, dan aroma lebih disukai konsumen hingga 45%,” ujar Faisal.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x