Kantong Semar Berhimpun di Taman Nepenthes

taman nepenthes,kantong semar

Sebuah taman elok menampung 80 spesies kantong semar (nepenthes) dan hibrida.

Rangka besi berdiameter 10 cm menopang sebuah bangunan beratap plastik. Dindingnya berupa kisi-kisi besi sehingga tidak berjarak antara tanaman di dalam bangunan itu dengan di luar rumah plastik.  Begitu memasuki bangunan 120 m2 itu, perhatian segera tertuju pada  batang pakis setinggi 6 m.

Ujung daun tanaman anggota famili Cyatheales itu hampir menyentuh atap di bagian tengah. Di batangnya Nepenthes ventricata merambat hingga pertengahan batang pakis.

“Rumah nepentes itu memang pernah menjadi rumah pakis”, ujar Zainal Muttaqin, peneliti di Kebun Raya Cibodas (KRC), Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Pengelola rumah tanam itu lantas memindahkan sebagian besar pakis itu ke luar greenhouse.

Sebagian tetap dipertahankan menjadi elemen taman sehingga pemandangan dalam rumah tanam itu tetap asri dan alamiah. Di depan pakis itu, Nepenthes gymnamphora merambat di tunggul pohon mati buatan.

Koleksi tanaman kantong semar lengkap

Jenis N. gymnamphora berhabitat asli di Gunung Gede. Kebun Raya Cibodas berada di kaki gunung berketinggian 2.958 m dpl itu. Spesies itu merupakan jenis lokal yang istimewa lantaran mempunyai cara tumbuh yang unik. Saat masih kecil daun-daun tersusun roset dan rapat sehingga cukup menarik ditanam di pot. Saat dewasa, sosoknya berubah. Batangnya tumbuh memanjang sehingga bisa merambat di pohon yang tinggi.

nepenthes sphatulata,kantong semar

Nepenthes sphatulata

Koleksi lain yang tumbuh di bangunan itu adalah Nepenthes bicalcarata  yang  menarik perhatian pengunjung karena berdaun lebar.  Ia tumbuh subur meski ukuran daun belum optimal. Kantong juga belum terbentuk di ujung daun.

Ciri  khas ketakung yang banyak tumbuh di Pulau Kalimantan itu adalah adanya “taring” di bawah tutup kantong. Taring itu merupakan kelenjar nektar raksasa. N. gymnamphora dan N. bicalcarata hanya sebagian koleksi Kebun Raya Cibodas.

Baca juga:  Mengetahui Manfaat Bunga Teratai Salju

Di rumah tanam itu tumbuh 67 jenis kantong semar. Aneka nepenthes itu tumbuh apik dalam sebuah taman.  Pengunjung dapat menikmati keelokan taman dengan mengitari jalan setapak yang melingkar. Petakan-petakan bulat memanjang terdiri atas 5—6 kantong semar beraneka-jenis seperti N. tobaica dan N. singalanang.

Kedua jenis itu hasil eksplorasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), N. tobaica  ditemukan di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, sedangkan N. singalanang di Gunung Singgalang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Jenis kantong semar langka

Di rumah tanam itu beberapa spesies tumbuh menggantung seperti  N. clipeata, jenis endemik di Gunung Kelam, Kalimantan Barat. Spesies itu salah satu yang paling langka di dunia sehingga dimasukkan dalam status endanger.

Menurut  kolektor kantong semar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Muhammad Apriza Suska, nepenthes yang paling langka di Indonesia adalah Nepenthes klossii dan Nepenthes tenuis. Keduanya lebih langka lantaran habitat tumbuhnya sulit dijangkau.

Nepenthes clipeata,kantong semar jenis langka

Nepenthes clipeata

Nepenthes klossii tumbuh di area yang dikuasai Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Provinsi Papua. Adapun habitat N. tenuii di Sumatera Barat sangat sulit dijangkau lantaran bertebing-curam. Suska mencapainya setelah 4 hari berjalan kaki.

Koleksi lain yang menarik perhatian pengunjung ialah Nepenthes inermis dan Nepenthes jamban yang bentuknya seperti kloset. Keduanya tumbuh di dinding batu berpadu dengan air terjun di bagian belakang. Di tebing itu pun hidup N. sphatulata yang tangkai kantongnya sepanjang 20—30 cm.

Nepenthes ventrata yang merambat di batang pakis utama menjadi pusat perhatian. Sosoknya besar, lebat, dan tinggi mencapai 2—3 m. Nepenthes itu merupakan hasil silangan N. ventricosa x N.  alata. “Kebun Raya Cibodas menerimanya dari mantan Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri pada 2005.” tutur kepala staf Hubungan Masyarakat KRC, Tatang.

nepenthes ventrata,kantong semar

Nepenthes ventrata (N. ventricola x N. alata)

Kerjasama KRC & KTKI

Keberadaan nepenthes-nepenthes itu, tidak lepas dari jasa anggota Komunitas Tanaman Karnivora Indonesia (KTKI). Pencinta nepentes dan Kebun Raya Cibodas sepakat bekerja sama menghadirkan taman nepenthes untuk menambah taman tematik di kebun raya rintisan Johannes Ellias Teijsman pada 1852 itu.

Baca juga:  Cara Menanam Keladi Hias Red Star

Tujuannya agar masyarakat lebih mengenal kantong semar asli Indonesia. KRC menyediakan tempat berupa rumah plastik, sedangkan KTKI menyediakan tanaman, saprotan, rancangan taman, serta penanaman.

Meski telah dirintis pada 2009, tetapi, realisasi baru mulai pertengahan 2013. Pada pertengahan Februari 2014, KRC menerima 40 spesies dan 27 hibrida dengan jumlah sekitar 100 tanaman. Menurut Suska, jenis nepenthes mencapai 120 spesies. Sebanyak 80% di antaranya tumbuh di Indonesia. Jumlah inilah yang disasar KTKI untuk dihadirkan di rumah nepenthes itu.

Tanaman kantong semar itu dikumpulkan anggota komunitas KTKI dari Jawa, Kalimantan, Papua, Sulawesi, Sumatera, Filipina, dan Vietnam. Koleksi diutamakan jenis dataran tinggi sesuai dengan iklim di Cibodas.

Namun, ada juga beberapa spesies dari habitat dataran rendah turut dihadirkan. Contohnya, N. mirabilis yang didatangkan dari Bengkulu. Ia dapat tumbuh dengan baik di Cibodas, tapi kantongnya mengecil. Spesies dataran rendah lain yang dikoleksi ialah N. ampullaria merah dan hijau.

Agar kondisi lingkungan senantiasa lembap, pengelola memasang jaringan pengabut air di rangka rumah. Alat itu akan bekerja secara otomatis dan mengabuti tanaman pada pukul 07.00,   11.00,  14.00, dan  16.00. Saat hujan, alat siram itu berhenti bekerja. Tanaman itu pun tidak perlu dipupuk. Hanya menyiangi gulma dan menambahkan media bila volumenya berkurang.

Rumah nepenthes itu menjadi kebanggaan baru Kebun Raya Cibodas yang akan genap berusia 162 tahun pada April 2014. Saat itu, rumah nepentes telah dibuka untuk umum. Jadi Anda tidak perlu keliling negeri ini untuk melihat semua nepenthes yang tumbuh di Indonesia. Cukup datang ke rumah nepenthes Kebun Raya Cibodas, Cianjur. (Syah Angkasa)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x