Beberapa Trik Merawat Bunga di Dalam Rumah 1

Bunga yang kita tanam di dalam ruangan atau di dalam rumah akan membuat suasana rumah menjadi semakin nyaman juga indah. Karena merawat tanaman di dalam rumah atau di luar ruangan akan sedikit berbeda, oleh karena itulah kami membuat sebuah panduan beberapa trik merawat bunga di dalam rumah berikut ini.

Pemberian Air

Beberapa Trik Merawat Bunga di Dalam Rumah 2

Jangan lupa bahwa air memegang peranan penting dalam kehidupan bunga kamu tersebut. Karena akar tanaman akan cepat mati juga busuk jika terlampau banyak air, maka biasakan hanya memberi cukup air dalam merawat bunga.

Cara sederhan untuk mengetahui bahwa pemberian air tidak melebihi kadar ialah kamu hanya perlu merasakan dengan jari kelembaban tanah yang digunakan dalam penanaman bunga tersebut. Agar nantinya bunga yang di tanam di dalam rumah terjaga kecantikannya,  maka tidak boleh ada air yang menggenang dan air mengalir dengan baik kebawah.

Kelembapan

Jika rumah kamu menggunakan AC maka ini merupakan poin yang amat penting. Dimana bunga akan mudah menjadi layu karena AC akan mepengaruhi tingkat kelembaban udara. Maka sediakan wadah air yang kecil di samping tanaman karena kelembaban alami akan tercipta jika air tersebut ikut menguap.

Faktor Cahaya

Tentu kita semua telah mengetahui tentang faktor cahaya berhubungan erat dengan pertumbuhan bunga atapun tanaman lainnya. Dimana bunga yang kamu rawat didalam rumah akan tumbuh dengan mengikuti arah cahaya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan supaya memutar pot tanaman serta dilakukan secara berkala.

Agar tanaman bunga tumbuh subur, maka dalam  cara merawat bunga di dalam rumah ini setidaknya harus membawa tanaman keluar ruangan. Ini perlu agar tanaman bisa dikondisikan dengan baik serta jangan meletakan tanaman di jendela yang akan terkena sinar matahari secara langsung. Hal tersebut dapat merusak kecantikan dari daun tanaman bunga tersebut.

Baca juga:  Kantong Semar Berhimpun di Taman Nepenthes

Lakukan Pemupukan

kamu bisa melakukan pemupukan biasa selama sekali dua minggu. Agar pertumbuhan daun maupun batang maksimal maka gunakan pupuk yang memiliki kadar Nitrogen. kamu akan mebutuhkan pupuk dengan kandungan fosfor untuk kekuatan akar serta kalium untuk kekokohan tanaman.

Pot

Pot atau wadah untuk merawat tanaman didalam ruangan atau di rumah ini tidak hanya berfungsi sebagai pajangan tapi juga harus bisa menjadikan pertumbuhan dari bunga tersebut menjadi maksimal. Supaya tumbuhan bunga tumbuh menjadi lebih baik maka gantilah pot jika ukurannya sudah bertambah.

Pot baru yang menggantikan pot yang lama haruslah lebih baik, besar serta bisa mengalirkan air dengan baik. Lubang drainase pada alas pot harus dipastikan bisa mengalirkan air secara lancar dan baik. Agar kelembaban tanah terjadi lebih lama maka gunakan juga pot berbahan plastik.

Proses Pemangkasan

Tidak hanya sebagai penunjang penampilan dari bunga, pemangkasan merupakan salah satu faktor penting dalam  merawat bunga di dalam rumah ini. Ini berguna untuk membuang bagian tanaman yang layu, busuk atau sakit.

Gunakan pula penyemprotan insektisida yang tidak mengaggu pertumbuhan bunga tersebut. Contohnya ialah menggunakan neem oil cake ini akan bagus untuk mengatasi tanaman bunga yang terkena penyakit.

Tips Perawatan

Agar mendapatkan hasil yang maksimal pada perawatan tanaman bunga di rumah berikut kami telah merangkum beberapa tips :

  • Seperti yang diingatkan di atas bahwa kamu harus benar-benar menjaga kelembaban serta asupan air. Jangan sampai terlalu kering juga jangan tergenang.
  • Tidak ada metode perhitungan yang digunakan sebagai spesifikasi frekuensi penyiraman. kamu hanya perlu mencari tahu jenis bunga apa yang kamu tanam serta apakah ia termasuk tumbuhan yang harus selalu lembab dan basah atau tidak.
  • Indikasi jika kadar penyiraman terlalu banyak ialah jika sudah mulai tumbuh jamur di permukaan pot.
  • Jika tanahnya mulai retak serta bewarna sedikit lebih terang maka segera dilakukan penyiraman.
  • Jika tanaman kamu merupakan jenis tanaman skulen maka tanaman ini tidak memerlukan banyak air.
  • Pot yang digunakan juga harus memiliki lubang drainase yang berfungsi dengan baik.
  • Apabila dibandingkan dengan pot yang berbahan dasar tanah liat, pot plastik, kaca maupun keramik akan menyerap air lebih sedikit.
Baca juga:  5 Jenis Tanaman Hias Beserta Contohnya Masing-Masing

Sumber : i l m u b u d i d a y a . c o m

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *