Hampir disetiap rumah tangga, bisa dipastikan bahwa bawang merah tersedia di setiap dapur mereka. Bawang merah merupakan bumbu masakan yang sangat pokok pada masyarakat Indonesia. Sepertinya, tidak ada masakan yang tidak mencantumkan bawang merah pada bumbunya. Karena hal tersebut pula lah, semakin banyak orang yang melakukan usaha budidaya bawang merah supaya mendapatkan keuntungan. Namun, tidak jarang juga para pelaku budidaya bawang merah mengalami kerugian, ini karena tidak memahami bagaimana menanam bawang merah yang baik.

Bawang merah dengan nama Latin Allium Cepa L Var Aggregatum merupakan salah satu jenis bumbu yang sangat populer di Asia Tenggara bahkan dunia. Selain bagian umbinya, bagian lain dari tumbuhan bawang merah yang juga bisa dimanfaatkan ialah bagian daun bawang merah, daun bawang merah ini biasanya juga dijadikan bumbu yang bisa menambahkan rasa segar pada makanan. Kandungan nutrisi pada daun merah juga bisa dibilang cukup lengkap, yaitu mengandung serat, kalium, vitamin C serta asam folat. Oleh karena itu bawang merah bisa dijadikan obat tradisional bagi beberapa orang.

Setelah kamu lebih memahami tentang bawang merah, mungkin kamu semakin tertarik untuk melakukan usaha budidaya bawang merah. Untuk kamu yang benar-benar tertarik, berikut ini beberapa tips menanam bawang merah yang baik :

  1. Mengelola Lahan Sebagai Tempat Menanam Bawang Merah

Hal pertama yang perlu dilakukan ialah dengan mengelola lahan. Hal-hal yang sebaiknya kamu lakukan pada lahan sebelum menanam bawang merah yakni:

  • Menggemburkan tanahnya dengan cara dicangkul, lalu dibiarkan selama seminggu
  • Pastikan pH tanah pada kisaran 6-7 kadar keasamannya, jika kurang kamu bisa menaburkan kapur dolomite
  • Membuat bedengan dengan jarak sekitar 50 cm. Jarak tersebut juga bisa dijadikan parit
  • Ratakan bedengan dengan menggemburkannya lagi dengan cara mencangkulnya
  • Tambahkan pupuk kandang secukupnya pada bedengan, kemudian biarkan selama satu minggu
  1. Memilih Bibit

Kegiatan berikutnya ialah melakukan pemilihan bibit dengan kualitas yang baik. Bibit yang berkualitas akan membuahkan hasil yang berkualitas pula. Jika bibit kamu belum berusia dua bulan, maka potonglah ujung umbi sekitar setengah centimeter supaya mempercepat pertumbuhan.

  1. Menanam Bawang Merah

cara budidaya bawang merah yang baik

Setelah memilih bibit, kegiatan berikutnya ialah melakukan penanaman. Tanam bibit bawang merah kamu dengan jarak sekitar 20 cm antara setiap tanaman. Jika kamu menanamnya terlalu rapat maka bawang kamu tidak bisa tumbuh maksimal.

  1. Perawatan Bawang Merah

Cara Menanam Bawang Merah Yang Baik

Tips menanam bawang merah yang tidak kalah penting yaitu melakukan perawatan. Berikut ini beberapa perawatan yang sebaiknya kamu lakukan :

Siramlah tanaman kamu secara rutin hingga berusia 10 hari, pada pagi serta sore hari. Setelahnya kamu bisa menyiramnya sehari sekali.

Perawatan lain yang dibutuhkan ialah pemupukan. Pada saat bawang merah mencapai usia 2 minggu, berilah pupuk ZA, Urea serta KCL. Pemberian pupuk ini sangat penting agar pertumbuhan tanaman bawang merah kamu menjadi optimal.

  1. Memanen Bawang Merah

cara menanam bawang merah yang bagus

Setelah tanaman bawang merah kamu berumur sekitar 70 hari, biasanya bawang kamu sudah bisa dipanen. Ciri-ciri bawang yang telah siap dipanen yakni sebagian besar daun bawang sudah layu menyentuh tanah.

Itulah beberapa tips menanam bawang merah yang baik yang sebaiknya kamu lakukan. Hal-hal lain yang perlu kamu perhatikan ketika melakukan budidaya bawang merah ialah suhu serta kelembaban pada lahan kamu. Suhu yang paling baik berkisar antara 27o – 32o C, dengan kelembaban tanah yaitu sekitar 60 hingga 70%. Jika kamu ingin mencobanya, lakukanlah dengan sebaik-baiknya.

Sumber : b e l a j a r b e r k e b u n . c o m