Bawang Merah Perisai Vanili 1
Bawang Merah Perisai Vanili 2

Busuk batang menyebabkan hasil panen menurun dari rata-rata 10 kali panen menjadi hanya 2 kali panen.

Bawang merah manjur mencegah busuk batang vanili.

Pekebun vanili paling takut pada makhluk tak kasat mata, Fusarium oxysporum sp. vanillae. Jika makhluk mini itu berulah, bisa-bisa pekebun gagal panen. Menurut dosen di Jurusan Biologi Universitas Lampung, Dr. Endang Nurcahyani M.Si., Fusarium oxysporum sp. vanillae. menyebabkan kerugian besar karena menyebabkan kematian tanaman. Potensi kematian 50—100% karena penyakit busuk batang akibat serangan cendawan Fusarium oxysporum itu.

Pada intensitas serangan yang rendah, umur produksi tanaman turun. Semula rata-rata 10 kali panen menjadi dua kali, bahkan tidak dapat berproduksi Mutu buah pun rendah. Endang mengatakan, asam fusarat merupakan fitotoksin nonspesifik yang dihasilkan oleh F. oxysporum. Asam fusarat menyebabkan gejala layu serta busuk pada tanaman. Pada daun muda menyebabkan klorosis atau pucat akibat kekurangan klorofil.

Umbi bawang merah

Menurut peneliti vanili, Prof. Dr. Ir. Mesak Tombe, M.S., fusarium menyebar melalui udara dan menginfeksi melalui pelukaan pada tanaman vanili.

Risiko terserang saat pembibitan mencapai 7—32%. Itu lantaran luka terbuka ketika penyetekan bibit dapat terpapar langsung oleh spora fusarium dari udara (baca Trubus edisi Maret 2017, halaman 140—141, “Mahluk Mini Lindungi Vanili”). Menurut konsultan dan pekebun vanili di Cilacap, Jawa Tengah, Arie Cahyadi, budidaya kurang tepat memicu busuk batang. Menurut Arie rata-rata pekebun vanili di Indonesia belum menerapkan budidaya vanili yang benar.

^Bawang merah kaya auksin, aplikasi rutin pada tanaman vanili bisa mencegah busuk batang.

Bawang merah kaya auksin, aplikasi rutin pada tanaman vanili bisa mencegah busuk batang.

Ia mencontohkan kondisi lingkungan terlalu lembap dan kurang sinar matahari sehingga memicu serangan busuk batang. “Air dalam tanah berlebih. Namun, kurang nutrisi,” kata pekebun vanili di Cilacap dan Sulawesi Utara itu. Akibatnya akar tanaman hanya menyerap air yang minim nutrisi. Saat air diserap terlalu banyak menyebabkan busuk batang.

Baca juga:  Inovasi Sprayer

Menurut Arie vanili menghendaki sinar matahari minimal 30—40%. Artinya hindari menanam vanili dengan naungan penuh yang menghalangi sinar matahari. Tanah yang kurang terkena sinar matahari menyebabkan penguapan tanah rendah. Akibatnya bakteri dan cendawan mudah berkembang biak. Arie mencegah serangan busuk batang dengan memberikan auksin secara rutin.

Auksin berperan merangsang perakaran dan melindungi tanaman dari serangan penyakit. Salah satu sumber auksin sederhana adalah umbi bawang merah. Oleh karena itu, Arie kerap memberikan larutan blenderan bawang merah untuk tanaman vanili sepekan sekali. Ia memblender bawang merah, mendiamkan semalam. Sebanyak 100 gram bawang merah menghasilkan 2 gelas (240 ml per gelas) larutan.

Asam fusarat

Risiko terserang busuk batang saat pembibitan mencapai 7—32%.

Risiko terserang busuk batang saat pembibitan mencapai 7—32%.

Arie melarutkan 1 gelas blenderan bawang merah dalam 17 liter air bersih. Ia mengaduk rata dan menyemprotkan ke tanaman vanili. Menurut Arie dosis itu cukup untuk luasan 1.000 meter persegi berpopulasi 500—1.000 tanaman. Bagaimana jika telanjur terkena serangan busuk batang? Menurut Arie di lapangan pekebun biasanya memotong tanaman membusuk akibat serangan cendawan maut itu.

“Pemotongan hanya bagian atau ruas yang terkena busuk batang,” katanya. Jika semua tanaman terserang, ganti dengan tanaman baru. Adapun media tanam diganti dengan media baru jika tanaman sebelumnya terserang busuk batang. Cara yang lebih efisien sebetulnya dengan menanam varietas atau kultivar vanili tahan busuk batang. Namun, hinga kini belum ada varietas yang tahan busuk batang.

Menurut Endang aplikasi asam fusarat di bawah dosis 110 ppm justru membantu tanaman mengatasi serangan cendawan. Pemberian asam fusarat berimbas pada sintesis fitoaleksin, yakni respons tanaman untuk menghambat aktivitas patogen. Akibat pemberian itu terbentuk resistensi terhadap penyakit busuk batang. Hasil penelitian Endang menunjukkan, penekanan cendawan F oxysporum menggunakan asam fusarat konsentrasi 110 ppm lebih efektif dibandingkan dengan konsentrasi 90 ppm dan 100 ppm.

Baca juga:  Pacu Tumbuh Sengon Solomon

Aplikasi itu mampu menekan intensitas serangan penyakit hingga 25% serta meningkatkan kriteria ketahanan dari moderat ke tahan. Pascaaplikasi asam fusarat konsentrasi nontoksik terdapat peningkatan kandungan total fenol dan ketebalan lignin pada vanili resisten penyakit busuk batang. Adapun profil protein daun planlet vanili resisten penyakit busuk terdapat inisiasi pita baru yang diduga sebagai protein yang bertanggung jawab pada resistensi F. oxysporum. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Pancaran sinar matahari yang memadai mampu mencegah serangan busuk batang pada vanili.

Pancaran sinar matahari yang memadai mampu mencegah serangan busuk batang pada vanili.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *