Umbi bawang lanang memperbaiki fungsi ginjal.

Umbi bawang lanang memperbaiki fungsi ginjal.

Konsumsi umbi bawang lanang untuk memperbaiki fungsi ginjal.

Setiap kali capai, Antonius Sunarmo selalu merasa nyeri pinggang. Sebagai koster di sebuah gereja di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, ia harus mempersiapkan semua perlengkapan peribadatan umat. Namun, nyeri pinggang amat mengganggu tugas itu. Celakanya kondisi itu selalu berulang ketikan ia lelah. “Rasanya seperti ada yang mengganjal di bagian pinggang,” kata Sunarmo yang merasa sakit pinggang sejak 2008.

Ayah dari 2 anak itu kemudian memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Dokter mendiagnosis Sunarmo mengidap batu ginjal. Hasil pemeriksaaan menunjukkan ukuran batu di ginjal Sunarmo mencapai 0,9 mm. Dokter meresepkan obat untuk mengatasi penyakitnya. Konsumsi obat dari dokter nyatanya tidak memperbaiki kondisi kesehatan Sunarmo.

Pemicu asam urat

Agus Purwanto sering mengobati gagal ginjal menggunakan bawang lanang.

Agus Purwanto sering mengobati gagal ginjal menggunakan bawang lanang.

Meski disiplin mengonsumsi obat, Sunarmo masih mengeluhkan rasa nyeri di pinggang bila bekerja hingga kelelahan. Pria 48 tahun itu juga mencoba rebusan herbal untuk meluruhkan batu yang bersarang di ginjalnya. Namun, usaha itu pun belum membuahkan hasil. Hingga pada November 2016, ketika melakukan kontrol ke dokter, fungsi ginjal Sunarmo makin turun. Dokter mengatakan, fungsi ginjal Sunarmo hanya 36%.

Itulah sebabnya, dokter menyarankan untuk melakukan cuci darah. Ia sempat panik mendengar diagnosis itu. Keluarganya mengusulkan untuk mencari pengobatan alternatif terlebih dahulu sebelum memenuhi saran dokter. Atas saran rekan kerja, Sunarmo akhirnya menemui terapis dan herbalis di Pondokaren, Tangerang Selatan, Agus Purwanto. Setelah berkonsultasi, Agus mencurigai timbulnya kristal batu ginjal pada Sunarmo karena asam urat.

Baca juga:  Program Urban Farming Bank Indonesia

Dokter di Rumah Sakit Khusus Ginjal R.A. Habibie, Bandung, Jawa Barat, Prof. Dr. dr. Rully M.A. Roesli, Sp.PD.-KGH menjelaskan penyebab turunnya fungsi ginjal antara lain diabetes, hipertensi, batu ginjal, dan asamurat. Walaupun tidak sebanyak pada kasus hipertensi dan diabetes, asam urat dapat menurunkan fungsi ginjal lantaran kristal asam urat mengendap di ginjal dan membentuk batu ginjal.

Endapan yang membentuk batu itu akan menjadi sumbatan dan menurunkan fungsi ginjal. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, asam urat Sunarmo mencapai 9,2 mg/dl, sedangkan kadar normal 7,5 mg/dl. Hal itu lumrah lantaran Sumarno gemarmakan emping sehingga memicu asam urat dalam darah pun melonjak. Ginjal yang berfungsi sebagai penyaring kotoran dalam darah akan menyaring asam urat untuk dibuang melalui urin.

Antonius Sunarmo menderita batu ginjal sejak 2008. Kondisinya kini membaik setelah rutin konsumsi herbal.

Antonius Sunarmo menderita batu ginjal sejak 2008. Kondisinya kini membaik setelah rutin konsumsi herbal.

Karena kandungan yang terlalu tinggi terjadi penumpukan kristal asam urat dan membentuk batu di ginjal. Untuk mengatasi gangguan ginjal, Agus memberikan beberapa jenis herbal. Herbalis itu memberikan dua kelompok herbal. Kelompok pertama terdiri atas tempuyung, kumis pegagan, dan daun kelor. Untuk mengonsumsi herbal itu, berbentuk kapsul yang diminum 3 kali sehari.

Adapun kelompok kedua, Agus memberikan 11 umbi bawang lanang, 3 buah bawang bombay, dan 3 buah jeruk nipis. Bawang lanang adalah umbi bawang putih berumbi tunggal, tanpa siung. Untuk mengonsumsi, Sunarmo mengejus herbal itu dengan menambahkan 100 ml air matang. Konsumsi jus bawang 3 kali sehari satu sendok makan pada satu jam sebelum makan.

Ginjal membaik
Sunarmo disiplin mengonsumsi kedua kelompok herbal itu bersamaan. Sebulan setelah konsumsi rutin, Sunarmo memeriksakan diri. Hasilnya mengejutkan. Ukuran batu ginjal mengecil, tinggal 0,6 mm, kadar asam urat turun menjadi 4 mg/dl. Yang membahagiakan Sunarmo fungsi ginjal melonjak menjadi 73%. Pada Februari 2017 atau bulan ketiga setelah konsumsi kondisi fungsi ginjal Sunarmo semakin baik yaitu pada kondisi 86%.

Baca juga:  Bintang Keluarga Kaktus

Menurut dokter yang memeriksanya angka itu cukup baik untuk pria dewasa seusianya. Menurut dr. Ruly operasi pengangkatan atau pengeluaran batu ginjal memang memperbaiki fungsi ginjal walaupun tidak dapat langsung kembai bekerja 100%. Untuk saat ini teknologi operasi ginjal sudah maju, pengambilan tidak perlu pembedahan terbuka, cukup dengan endoskopi yang dimasukkan lewat kandung kemih untuk mengambil butiran batu.

Herbal Ginjal

Herbal Ginjal

Menurut Agus lebih sulit menghilangkan kristal asam urat di ginjal lebih daripada batu ginjal yang terbentuk dari kalsium. Itulah sebabnya ia berupaya menurunkan dahulu kadar asam urat. Agus memanfaatkan herbal daun sambiloto, temulawak, daun komfrey, lada halus, dan daun tempuyung. Bila kadar asam urat turun, penumpukan kristal asam urat berkurang sehingga dapat dikikis menggunakan pengobatan herbal. Seiring mengecil dan hilangnya batu ginjal, maka fungsi ginjal akan membaik.

Agus mengatakan bahwa daun tempuyung dan kumis kucing untuk mengikis batu ginjal. Untuk memperbaiki sel yang rusak Agus memberikan herbal pegagan, sedangkan daun kelor berfaedah sebagai antioksidan demi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Peran bawang lanang membantu tubuh untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan kerja ginjal. Herbal itu bahu-membahu untuk mengatasi gangguan ginjal Sunarmo.

Hingga kini pria kelahiran Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, itu masih mengonsumsi ramuan herbal itu untuk menuntaskan penyakit batu ginjal. Walaupun belum tuntas, Sunarmo sudah tidak merasakan gangguan atau nyeri di bagian pinggangnya lagi. Ia tetap bekerja sehari penuh tanpa keluhan nyeri pinggang. Herbal itu terbukti membantu penyembuhan gagal ginjal.

Keruan saja mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Menurut dr Rully gaya hidup sehat seperti banyak minum air putih dan kurangi makanan kaya oksalat mampu mengurangi risiko batu ginjal. Cara lain untuk menghindari dari penyakit itu adalah mengurangi jumlah garam pada makanan dan memilih sumber protein nabati. (Muhammad Awaluddin)

Baca juga:  Tepung Biji Kurma

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d