Ukuran buah bajang leang super besar, berwarna merah, dan manis.

Bobot buah bajang leang kastawi minimal 250g.

Bobot buah bajang leang kastawi minimal 250 g.

Nama jambu air itu pa cang lien wu berarti telapak tangan. Itu karena ukuran buah jambu baru asal Taiwan itu sebesar telapak tangan. Teddy Soelistyo melihat varietas baru itu di sebuah nurseri di Thailand. Lek pemilik nurseri itu menyebutnya dalam bahasa Thailand, bajang leang. Teddy langsung tertarik dan memesan bibit. Sayang, Lek menolak karena ketersediaan bibit terbatas dan bersedia mengirimkan setelah perbanyakan dalam lima bulan.

Pada akhir 2012 Teddy membeli sebuah bibit cangkok itu 1.000 baht setara Rp320.000. Pekebun di Bogor, Jawa Barat itu menanam bibit jambu baru di sebuah pot dengan media campuran pupuk kandang, tanah dan, sekam mentah fermentasi. Daun-daun baru dan cabang baru muncul susul-menyusul. Karena pertumbuhan cepat Teddy memperbanyaknya dengan sambung. Dari sebuah pohon ia menghasilkan ratusan bibit. Ia pun memajang koleksi baru itu di jejaring sosial.

Genjah
Setelah 2 tahun Teddy mampu menjual bibit dengan harga masing-masing Rp 200.000—300.000. Timothius Jongkie Gunawan di Yogyakarta, salah satu yang membeli bibit itu. Ia mengatakan jambu telapak tangan itu berbunga pada umur 10 bulan dan buah siap petik 2 bulan kemudian. Menurut pemilik nurseri 139 itu, ukuran buah cukup besar, sebesar telepon genggam atau panjang sekitar 10 cm.

Pertumbuhan jambu air bajang leang cepat.

Pertumbuhan jambu air bajang leang cepat.

Bobot mencapai 200—250 g. Warna buah merah hati berbentuk segitiga, mengingatkan pada sosok king rose apple yang juga bersosok besar. Menurut Jongkie tingkat kemanisan si telapak tangan masih belum sesuai harapan. Apalagi bila dibandingkan dengan jambu madu deli hijau yang terkenal manis hingga sangat manis. Daging tebal tanpa biji, dengan tekstur lebih lembut daripada king rose.

Baca juga:  Yuk Ketahui 6 Cara Budidaya Kakao - Buah Coklat

Dari segi warna, bajang leang berwarna merah di bagian bawah dan hijau di bagian atas. Kalau pembungkusan kurang bagus, warna agak cokelat keabu-abuan. Namun, bila dibungkus sempurna warna hijau bercampur merah. Pekebun jambu air di Yogyakarta, Bayu Ari Sidi, melaporkan bajang leang miliknya mulai berbuah pada umur 6 bulan pascatanam. Ia menanam bibit setinggi 60 cm.

arna asli bajang leang merah hijau.

arna asli bajang leang merah hijau.

Namun, karena pohon masih muda, maka ia merontokkan semua bunga. Bayu baru membuahkan tanaman setelah 2—3 bulan kemudian. Bobot buah rata-rata 250 g atau sebesar telapak tangan orang dewasa. Warna buah hijau dan merah, sesuai dengan harapan saat membeli bibit. “Kebanyakan jambu air di Indonesia warnanya hanya semburat merah di kulit hijau atau semburat hijau di kulit merah,” kata Bayu.

Warna bajang leang merah dan hijau terpisah secara jelas. Menurut Teddy, warna bajang leang milik Bayu itulah yang paling mendekati warna asli di Thailand dan Taiwan. Tingkat kemanisan jambu bajang leang pada kategori sedang. Perawatan jambu bajang leang relatif mudah. Ia menanamnya di media tanah, pupuk kandang, sekam dengan perbandingan 2:2:1.

Sekam dipakai sedikit agar dapat menyimpan air lebih lama. Ia rutin memberi pupuk kandang dan NPK setiap 3—4 bulan. Selain itu ia juga menyemprotkan pupuk daun makro dan mikro setiap 10 hari. Adapun pupuk lain Mutiara 25:7:7 diberikan di media. Dengan kandungan nitrogen tinggi, pertumbuhan vegetatif tanaman bagus. Setelah kondisi bagus, saat berbunga, buah dipelihara hingga panen 2 bulan kemudian.

Citarasa manis

Bajang leang artinya telapak tangan.

Bajang leang artinya telapak tangan.

Kabar gambira juga datang dari Kastawi di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah dan Rudy Harianto (Malang, Jawa Timur). Jambu telapak tangan milik Kastawi pun berbuah cukup genjah, 8—10 bulan dan lebat. Pada pembuahan pertama ia memetik 6 buah jambu berbobot masing-masing 150 g. Pada pembuahan kedua, produksi mencapai 30 buah yang tersebar di sekujur batang dan cabang.

Ukuran daun bajang leang (kanan) lebih besar daripada daun jambu citra.

Ukuran daun bajang leang (kanan) lebih besar daripada daun jambu citra.

Kastawi menyisakan 2 buah di setiap dompol agar ukuran besar, mencapai 250 g. Tingkat kemanisannya pun di atas king rose. Karena daun juga mirip king rose, ia menduga bajang leang memiliki sifat genetis yang sama dengan king rose. Kastawi menanam bajang leang di pot dengan media campuran kompos, sekam bakar, dan sekam mentah masing-masing 1 bagian. Kastawi memberikan pupuk campuran makro dan pupuk organik cair.

Baca juga:  Hasilkan Telur Asin Berkualitas

Ia melarutkan 50 g pupuk farmpion dalam 200 liter air. Setelah itu, operator sebuah pabrik tekstil itu memberikan larutan pupuk organik cair yang dilakukan secara berselang-seling dengan pupuk makro setiap pekan. Dari Malang, Jawa Timur, Rudy Harianto melaporkan bajang leangnya menghasilkan buah yang rasanya manis, lebih manis daripada jambu citra. Ukurannya pun cukup besar melebihi king rose yang bentuknya serupa. “Bila dirawat dengan baik, buahnya lebih enak dari citra,” kata pengelola Bunder Nurseri di Malang. Jambu citra merupakan jambu unggulan nasional. (Syah Angkasa)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Similar Posts

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments