Bahan Baku Jadi Hambatan 1

Permintaan minyak cengkih terus melonjak. Demikian pula harga minyak tanaman anggota famili Myrtaceae itu. Namun, para penyuling kesulitan memenuhi permintaan itu karena terbatasnya bahan baku. “Banyak pohon yang sudah tua sehingga daunnya sedikit. Berapa pun daun yang ada akan saya ambil,” kata Sugiharto. Penyuling di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, itu dua tahun belakangan kesulitan mencari bahan baku.

Dahulu ia cukup mencari daun di sekitar kecamatan karena nyaris setiap warga membudidayakan tanaman anggota keluarga Myrtaceae itu. Namun, kini banyak pohon cengkih Syzigium aromaticum milik warga yang menua, serta banyak pula yang sudah ditebang. Oleh karena itu, Sugiharto terpaksa mencari bahan baku di daerah lain. Penyuling lain, Sugito, juga kesulitan mencari bahan baku karena banyak pekebun yang enggan merawat tanamannya.

Pun tanaman mulai menua sehingga produksi daun kurang optimal. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian RI, mencatat secara umum produktivitas cengkih di Indonesia sangat fluktuatif. Lebih dari 90% populasi cengkih milik rakyat yang kurang dipelihara dengan baik. Pada 1998—2000 luas area cengkih turun drastis lantaran pekebun menelantarkan tanaman, bahkan menebangnya.

Menjelang 2001 pekebun mulai meremajakan untuk memenuhi kebutuhan cengkih nasional sebesar 0,05 kg per kapita per tahun. Laporan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyebutkan perkembangan produksi cengkih selama periode 2010—2017 cenderung meningkat. Pada 2010 produksi cengkih sekitar 98.386 ton dari area seluas 470.071 hektare.

Volume itu diperkirakan meningkat hingga 139.522 ton dari 542.281 hektare kebun pada 2017. Selain bahan baku, hambatan lain adalah spesifik lokasi. Menurut Sugiharto penyuling minyak cengkih idealnya di dekat sentra. Artinya calon pengusaha di luar sentra akan kesulitan memperoleh bahan baku atau memerlukan biaya kirim yang cukup besar. (Andari Titisari)

Baca juga:  Legit Nian Raja Musang

Tags: bahan baku cengkih, cengkih, majalah, majalah trubus, masalah cengkih, trubus

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *