Avokad Sikat Sakit Gigi 1
Daun avokad atasi keluhan nyeri akibat gigi berlubang

Daun avokad atasi keluhan nyeri akibat gigi
berlubang

Daun avokad mengurangi nyeri akibat gigi berlubang.

Bertahun-tahun sakit gigi Betty nyaris tak pernah mengeluhkan. Namun, pada saat hamil anak pertama, giginya mulai berlubang dan menimbulkan sakit tak terperikan. Saat itu Betty saban 3 bulan pergi ke dokter gigi untuk memeriksakan diri. Setiap kali diperiksa, dokter gigi menyarankan untuk kembali dalam 1—2  pekan untuk melihat seberapa besar rasa sakit yang ditimbulkan.

“Saat menunggu periksa kembali ke dokter itu, biasanya saya cuma bisa terkapar di tempat tidur menahan rasa sakit,” kata wanita lulusan Jurusan Kimia, Universitas Pakuan di Bogor, Jawa Barat itu. Deritanya bertambah lantaran sakit yang timbulkan membuatnya sering pusing.

Alexia Wispranti, “Meski keluhan sakit gigi bisa ditangani herbal, pemeriksaan ke dokter gigi harus tetap dilakukan ,”

Alexia Wispranti, “Meski keluhan sakit gigi
bisa ditangani herbal, pemeriksaan ke dokter
gigi harus tetap dilakukan ,”

Antibiotik

Dokter yang menangani Betty menduga kebiasaan mengonsumsi antibiotik biang kerok munculnya lubang di gigi Betty. Harap mahfum, sejak duduk di bangku sekolah dasar, Betty sering mengalami gangguan kesehatan seperti flu, demam, dan batuk. Bila penyakit-penyakit itu datang orangtuanya segera memberi antibiotik. Cara itu terus dipertahankan hingga Betty dewasa. Namun, sejak hamil itu 1 gigi seri dan 4 gigi geraham Betty terpaksa dicabut karena berlubang.

Dokter gigi Shila Permatasari dari Rumahsakit International SOS Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, menjelaskan pemakaian antibiotik menahun sejak anak-anak dapat menyebabkan lapisan gigi mudah luruh dan mudah berlubang. Pengaruh antibiotik dalam jangka panjang menimbulkan perubahan sistemik di  tubuh yang mengubah komposisi kimia di air liur yang kontak langsung dengan gigi.

Shila menjelaskan lubang gigi terjadi akibat demineralisasi lapisan gigi karena suasana masam dari liur atau pun aktivitas bakteri seperti Streptococcus mutans. Aktivitas bakteri, misalnya, dipicu sisa-sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi, terutama makanan manis. Keluhan sakit gigi menyiksa bila lubang semakin dalam dan menggerus lapisan dentin yang melindungi saraf. Bila saraf gigi terinfeksi menimbulkan bengkak dan bernanah. “Kebiasaan berkumur sesudah makan penting untuk mencegah gigi berlubang,” ujar Shila.

Baca juga:  Bukti Moringa Pohon Ajaib

Herbal

Informasi penting yang disampaikan dokter perihal antibiotik itu membuat Betty berhenti mengonsumsi antibiotik sejak 2000. Sebagai gantinya, Ia beralih mencoba herbal. Betty mempelajari herbal dari berbagai buku dan majalah. Awalnya Betty rutin mengonsumsi air rebusan pegagan, lidah buaya, sambiloto, dan kunyit ia merebus masing-masing sebanyak 30 g herbal itu dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah hangat, ia menyaring hasil rebusan dan meminumnya 2 kali sehari.

Resep itu sebenarnya sudah dipakai Betty sebagai peningkat daya tahan tubuh dan mengusir nyeri mag. Sayang, racikan itu tidak berpengaruh banyak ketika digunakan untuk mengatasi sakit gigi. Keluhan nyeri sakit gigi yang tiba-tiba kerap dirasakan wanita yang berdomisili di Tangerang, Provinsi Banten, itu. Bila begitu, ia langsung buru-buru mengunjungi dokter gigi.

Menurut Betty setelah mencoba konsumsi herbal rasa sakitnya memang berkurang, tapi nyeri masih tersisa.  Rekannya yang mengetahui keluhan Betty menyarankan ia untuk segera mengonsultasikan keluhannya itu ke ahli herbal. Pada awal  2001, Betty berkonsultasi kepada Alexia Wispranti, herbalis di Tangerang. Alexia  menyarankan agar ia mengonsumsi daun avokad yang dikombinasi sambiloto dan umbi dewa.

Betty mengonsumsi semua herbal itu dalam bentuk kapsul, dengan takaran  1 kapsul daun avokad seberat 450 mg, 2 kapsul sambiloto dan umbi dewa masing-masing seberat 450 mg dan 53,6 mg sebanyak 3 kali sehari. Dengan konsumsi herbal itu, dalam waktu setengah jam efek nyeri berdenyut yang dirasakan Betty berkurang. “Setelah 2 hari nyeri itu benar-benar hilang,” ujar istri Hendro itu.

Pengalaman merasakan khasiat herbal sempat membuat dokter gigi kepercayaannya terkesan. Pernah 1—3  kali sejak ia berkonsultasi kepada Alexia, ia harus kembali menambal giginya karena tambalan lepas. Namun, saat itu ia tidak merasakan sakit dan ngilu seperti sebelumnya. “Biasanya setiap dokter menyentuh gigi langsung timbul rasa ngilu,” katanya.

Baca juga:  Lokakarya Bioteknologi

Pengalaman menggunakan daun avokad untuk mengatasi nyeri akibat sakit gigi dialami pula oleh Reni Kurniawati di Tangerang. Menurut diagnosis dokter, gigi geraham Reni berlubang akut sehingga perlu dicabut. Sayangnya setelah dicabut Reni malah sering merasakan nyeri. Sepekan pascacabut gigi suhu tubuhnya meningkat, kepala sakit, dan sulit mengunyah karena terasa ada sesuatu yang membengkak di mulutnya.

Seperti halnya Betty, Alexia pun meresepkan herbal yang sama untuk Reni mengatasi keluhannya itu. Selama 15 menit setelah konsumsi, suhu tubuh Reni yang mencapai 37 C menurun. Total 2 hari setelah konsumsi, Reni sudah terbebas dari keluhan sakit gigi. “Bengkak di gusi juga mengempis,” kata wanita wirausaha itu.

Menurut Alexia, sambiloto berfungsi sebagai antibakteri untuk mencegah dan menanggulangi infeksi. Daun dewa sebagai antibiotik serta daun avokad bersifat  antinyeri. “Banyak herbal yang bisa digunakan sebagai antinyeri, tetapi daun avokad merupakan yang paling ampuh untuk kasus nyeri berdenyut sakit gigi,” ujar Alexia yang meresepkan daun avokad untuk mengatasi keluhan nyeri haid dan hipertensi itu.

Dalam bentuk simplisia kering, Alexia biasa meresepkan masing-masing sebanyak 5 g untuk sambiloto dan daun dewa, sedangkan daun avokad sebanyak 3 g. Seluruhnya diseduh dengan segelas air panas dan dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari. Meski pengobatan herbal yang dilakoni para pasien sakit gigi terbukti ampuh, Alexia tetap menyarankan rutin memeriksakan kondisi giginya ke dokter. (Nurul Aldha Mauliddina Siregar)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *