Aral Berbisnis Mocaf 1
Tanda irisan singkong terfermentasi siap giling yaitu mudah patah ketika diraba.

Tanda irisan singkong terfermentasi siap giling yaitu mudah patah ketika diraba.

Kesuksesan Yulita Sirken, S.T.P., dan produsen mocaf lainnya tidak semudah membalik telapak tangan. Mereka mesti mengatasi aral untuk bertahan di indsutri mocaf. Ketika awal memproduksi mocaf, produsen di Merauke, Papua, itu hanya mampu menjual 10—20 kg setiap bulan. Saat itu lebih banyak mocaf tidak terjual daripada yang laku. Musababnya saat itu masyarakat Merauke dan sekitarnya belum mengenal mocaf.

“Masyarakat menyamakan mocaf dengan tapioka,” kata Lita. Padahal, mocaf berbeda dengan tepung tapioka. Komponen utama tapioka berupa pati dan karbohidrat. Sementara mocaf mengandung protein. Cara memproduksi mocaf melalui fermentasi, sedangkan tapioka tanpa fermentasi. Banyaknya mocaf yang tidak terjual mendorong Lita mengolah tepung singkong termodifikasi itu menjadi aneka camilan.

Apalagi sebelumnya ia memang produsen ragam penganan berbahan terigu. Lita pun membuktikan mocaf dapat diolah menjadi aneka penganan dan juga bercita rasa lezat. Pelan tapi pasti masyarakat mengenal mocaf dan membelinya. Kesulitan Suyoso berbeda. Produsen di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, itu bersaing dengan pengusaha lain untuk mendapatkan bahan baku. Selain itu beberapa petani dekat pabrik juga kadang enggan menanam singkong karena banyak hama seperti babi.

Hambatan terbesar produsen mocaf adalah hujan. Sebab produsen mengandalkan sinar matahari untuk mengeringkan irisan singkong terfermentasi. Jika hujan, maka tidak ada matahari. Lita berhenti memproduksi mocaf pada awal 2018 lantaran hujan. Kapasitas produksi Agung pun merosot 10 kali lipat menjadi 10 ton per bulan saat musim hujan. Padahal ketika kemarau ia sanggup menghasilkan 100 ton mocaf per bulan. Solusinya produsen bisa menggunakan oven, tapi ongkos produksi bisa lebih besar karena untuk biaya listrik atau gas. Jika semua itu teratasi maka keuntungan dalam genggaman. (Riefza Vebriansyah/Peliput: Bondan Setyawan dan Rizky Sandra Pratiwi)

Baca juga:  Festival Pangan Sagu Nusantara

Tags: majalah, majalah pertanian, majalah trubus, mocaf, panen mocaf, pertanian, trubus

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments