Anjing Cerdas, Anjing Cantik

Anjing Cerdas, Anjing Cantik 1

Lucky memikat juri dengan ragam trik memukau.

Lucky, juara pertama kelas paling bergengsi, yakni gaya bebas.

Lucky, juara pertama kelas paling bergengsi, yakni gaya bebas.

Lucky tampil memukau. Anjing jenis belgian malinois berumur 2,5 tahun itu terampil melakukan beragam perintah. Alex Chandra, pelatih Lucky, hanya memberi instruksi lewat gerakan tangan dan perintah suara. “Lucky berputar…, Lucky masuk kandang…, Lucky berguling…,” perintah Chandra. Anjing berwarna cokelat dan hitam itu dengan senang hati mengikuti perintah pelatih.

Alex Chandra dan Lucky, kerja sama keduanya memukau dewan juri.

Alex Chandra dan Lucky, kerja sama keduanya memukau dewan juri.

Kemampuan melakukan perintah yang paling memukau adalah saat Lucky berhasil masuk kandang sendiri dengan hanya satu perintah. Seluruh penonton dan dewan juri kontes anjing FunChamp 10 pun bertepuk tangan. Kelima juri pun akhirnya sepakat memutuskan Lucky menjadi jawara pada kompetisi gaya bebas atau freestyle.

Kepercayaan
Menurut juri Alexander Wibowo, Lucky layak juara. “Lucky dan pemiliknya memiliki jam terbang tinggi dalam berlatih,” kata juri asal Jakarta itu. Wibowo mengatakan, fokus Lucky lebih baik daripada para pesaingnya. “Saat pelatih memberikan perintah nyaris tidak ada jeda, Lucky melakukannya,” kata Wibowo. Penilaian gaya bebas berupa kemampuan melakukan gerakan yang diperintahkan, ketepatan waktu melakukan perintah, dan aksesori.

“Aksesori hanya poin tambahan. Yang menjadi poin utama adalah kemampuan melakukan gerakan yang diperintahkan dan ketepatan waktu saat melakukan perintah,” katanya. Pria asal Cibubur, Jakarta Timur, itu menambahkan, “Jika klangenan telat melakukan perintah atau melakukan gerakan yang tidak sesuai dengan perintah pemilik, maka nilainya tidak akan maskimal,” katanya.

Elvin Erisa dan klangenan menjadi juara pertama unjuk busana bertema Cardcaptor Sakura.

Elvin Erisa dan klangenan menjadi juara pertama unjuk busana bertema Cardcaptor Sakura.

Apa rahasia anjing bisa secerdas Lucky? Menurut Chandra yang juga pemilik Lucky, hal yang harus diperhatikan dalam melatih gerakan gaya bebas adalah kepercayaan dan kasih sayang antara pemilik dan klangenannya. “Jika saling percaya, belajar gerakan apa pun akan mudah,” kata pehobi anjing sejak 1990-an itu. Pria asal Tangerang, Provinsi Banten, itu menambahkan memukul atau berlaku kasar pada klangenan terlarang.

Baca juga:  Juri Tercepat

“Seperti manusia, hewan pun senang jika berhasil melakukan perintah diberi pujian atau hadiah,” kata Chandra. Dengan bounding atau ikatan batin yang baik antara pemilik dan klangenan maka tercipta saling mengerti sehingga gerakan sesulit apa pun bisa dipelajari. “Salah satu contoh gerakan yang cukup sulit adalah menjaga sesuatu dan membebaskan sandera. Dengan latihan rutin dan bounding yang baik semuanya pasti bisa dilakukan,” kata Chandra.

Unjuk busana

Total 5 kategori diperebutkan pada gelaran ke-10 Funchamp yang diselenggarakan di Pakuan Hill, Tajur, Bogor, Jawa Barat.

Total 5 kategori diperebutkan pada gelaran ke-10 Funchamp yang diselenggarakan di Pakuan Hill, Tajur, Bogor, Jawa Barat.

Pada kontes yang berlangsung di Pakuan Hill, Kota Bogor, Jawa Barat, itu juga berlangsung kontes unjuk busana atau fashion show. Pada ajang itu Elvin Erisa dan anjing pomeranian berumur 6 tahun bernama Yogame, mendapat juara pertama. Elvin mengusung tema tokoh karakter animasi asal Jepang, Cardcaptor Sakura. Menurut juri asal Kota Bogor, Benny M, Yogame layak menjadi pemenang karena tampil nyentrik.

Menurut Benny kriteria penilaian untuk unjuk busana adalah keserasian antara pemilik dan klangenannya. “Kelebihan sang juara itu nyentrik, anjingnya pun serasi dan ceria mengikuti pemiliknya bahkan tanpa menggunakan tali kendali,” kata Benny. Juri asal Bogor itu menambahkan, kostum untuk anjing memiliki andil paling tinggi, yakni 80% dari total penilaian.

Sebelum mengikuti kontes Elvin Erisa memperhatikan kostum. “Kostum harus nyaman dipakai. Aksesori berlebihan menghambat gerak dan juga mood anjing,” kata pehobi sejak 2012 itu. Ia mengatakan, menjaga suasana hati sang klangenan adalah hal utama yang harus diperhatikan menjelang lomba. Minimal 2 jam sebelum tampil, peserta harus di lokasi kontes untuk beradaptasi terlebih dahulu.

565_-135“Menggendong dan membawa klangenan dan membawanya ke tempat dingin adalah salah satu cara menjaga suasana hati,” kata Elvin. Ia menuturkan kepercayaan diri dan kedekatan antara pemilik dan hewan kesayangan juga tak kalah penting. “Jika pemilik percaya diri, maka klangenan pun terbawa percaya diri juga. Dengan terciptanya bounding yang kuat klangenan terbiasa dikendalikan meski tidak menggunakan tali,” kata Elvin.

Baca juga:  Menanam Dalam Kantong

FunSmart

Para pemilik anjing juara di berbagai kelas, panitia, dan para juri pada ajang Fun Champ 10.

Para pemilik anjing juara di berbagai kelas, panitia, dan para juri pada ajang Fun Champ 10.

Menurut ketua panitia, Thamrin Kim, FunChamp 10 kontes ketangkasan anjing yang diselenggarakan sekolah anjing FunSmart yang ia kelola. Pada kontes ke-10 itu 60 anjing menjadi peserta. Thamrin membagi kontes menjadi lima kategori, yaitu, berlari, ketahanan, lari cepat, unjuk busana, dan gaya bebas. Menurut ketua panitia dari Pakuan Hill, Rudy Hadiwidjaja, kontes FunChamp 10 bagian dari pameran Pakuan Hill Fiesta.

Ekshibisi pada 5—6 November 2016 itu diselenggarakan oleh kompleks perumahan Pakuan Hill, Kecamatan Tajur, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pakuan Hill menyelenggarakan pameran itu rutin setiap tahun. “Keseluruhan acara ada 4 tema, yakni bermain dengan klangenan, parade kuliner, bazar, dan pameran layang-layang,” kata Rudy. Untuk meramaikan acara itu Rudy menyediakan 50 stan pameran yang menyajikan berbagai jenis kuliner dari seluruh Indonesia untuk memanjakan pengunjung. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x