Oh nooo, You use Adblocker!
Your Adblocker is active! It is preventing us to show you our content.

Aneka Tanaman Anthurium Unik

tanaman anthurium,juara satu kontes anthurium

Tanaman anthurium tampil seperti aglaonema. Tidak hanya berdaun hijau, tapi juga putih, kuning, emas, dan merah.

Sosok anthurium setinggi 45 cm itu segera membetot perhatian Gunawan Widjaja. Pemain tanaman hias senior di Sentul, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, itu pun memuji.

“Yang ini warna dan coraknya bagus,” tutur mantan bankir itu. Anthurium itu memang elok dan lain dari biasanya. Daun-daunnya berselimut warna merah muda, kuning, dan hijau. Anthurium lazimnya melulu hijau polos. Sosok  tanaman pun begitu kompak. Tak ada daun yang “lari”.

Perkenalkan itu adalah anthurium terbaru hasil silangan Sineenoot Jukmongkol di Nakhonphatom, Thailand. Hibrida hookeri itu berdaun bak pelangi. Itu salah satu tampilan warna yang revolusioner pada anthurium.

Pemain tanaman hias kawakan di Pathumthani, Thailand, Pramote Rojruangsang, menyebut kehadiran anthurium berwarna itu ibarat munculnya pride of sumatera pada aglaonema. Aglaonema pertama berwarna merah itu menjadi lokomotif kehadiran aglaonema-aglaonema berpenampilan luar biasa: berdaun merah muda, jingga, perak, dan keemasan.

Sejarah menunjukkan tiara, adelia, hot lady, widuri, dan harlequeen—aglaonema-aglaonema berwarna yang muncul setelah pride of sumatera—mampu memikat pehobi untuk mengoleksi sekaligus menggerakkan pasar sri rejeki. Potensi serupa yang dilihat Sineenoot dan Pramote pada anthurium merah.

anthurium sarang burung,tanaman anthurium

Hibrida anthurium sarang burung mutasi. Daun panjang 25 cm dan lebar 3-4 cm

Sama seperti aglaonema, “Penampilan anthurium pasti lebih cantik dan menarik jika berdaun merah,” kata Pramote yang juga menyilangkan aglaonema, sansevieria, dan dracaena itu. Jiew—sapaan Pramote—salah seorang pelopor penyilangan anthurium berwarna. Dari tangannya lahir anthurium merah pertama pada 2008.

Menular

Kemunculan anthurium merah pertama itu bak epidemi yang mempengaruhi penyilang anthurium lain di Negeri Siam. “Dari 200 anggota klub anthurium di Thailand ada 10 anggota yang fokus menyilangkan anthurium merah,” kata Jera Jukmongkol, penyilang yang juga suami Sineenoot Jukmongkol.

Banyaknya penyilang di Thailand membuat proses mencetak anthurium berdaun merah cepat dan jumlahnya pun banyak. Beberapa hibrida hookeri merah Trubus temui di stan milik Sutthi di pameran Suan Luang, Bangkok, awal Desember 2012.

Salah satunya anthurium berumur 8 bulan dengan paduan warna kuning, merah, dan hijau tua di daunnya. Tanaman kerabat caladium itu merupakan hasil persilangan hibrida anthurium merah milik Pramote Rojruangsang—hasil silangan black dragon dengan wave of love variegata—dengan hookeri variegata.

Pada pameran yang sama, anthurium hibrida merah menjadi salah satu kategori yang dilombakan pada kontes tanaman hias memperingati ulang tahun ke-85 Raja Bhumibol Adulyadej. Sekitar 10 anthurium merah beradu cantik pada kontes yang diselenggarakan pada awal Desember itu.

tanaman anthurium,silangan black dragon dan hookeri variegata

Generasi ke-3 silangan black dragon dan hookeri variegata koleksi Sineenoot Jukmongkol

Peserta yang hadir rata-rata berumur 1,5—2,5 tahun dan menampilkan corak warna merah yang beragam. “Corak warna merahnya sudah lebih keluar dibandingkan pada 2008,” kata Gunawan yang kerap bolak-balik ke Thailand. Pada 2008 baru Jiew yang memiliki anthurium merah yang sosoknya sudah besar. Si merah di penyilang lain masih seedling.

Page :
Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x