Analisa Usaha Budidaya Kroto

Luas areal pengusahaan : 50 m²

Jumlah rak : 10 rak, 1 rak di isi 1.200 stoples bibit

Panen bulan ke : 9

Asumsi

  1. Perhitungan untuk 2 tahun
  2. Penjualan baru bisa dilakukan pada bulan ke-9 pada tahun pertama. Setelah itu penjualan dilakukan setiap bulan
  3. Bibit yang dijual merupakan kelebihan bibit yang tidak tertampung di rak (Produksi bibit – Kapasitas Rak) * 75% = Kelebihan bibit (15.360 – 12.000) * 75% = 2.520 selongsong
  4. Harga bibit per selongsong adalah Rp50.000
  5. Produksi kroto per selongsong 10 gram per bulan
  6. Harga jual kroto per kg Rp150.000
  7. Kebutuhan pakan (ulat hongkong) untuk 12.000 selongsong 75 kg per bulan
  8. Kebutuhan minum semut (gula pasir) untuk 12.000 selongsong 90 kg per bulan
  9. Bibit semut hanya dibeli pada awal budidaya

539_ 27

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x