Air Kelapa Dalam Yoghurt 1
Air kelapa memiliki berbagai khasiat pengobatan, salah satunya antimikrob patogen.

Air kelapa memiliki berbagai khasiat pengobatan, salah satunya antimikrob patogen.

Yoghurt berbasis air kelapa, lezat sekaligus menyehatkan.

Di tangan Sri Anggraeni Lindawati air kelapa menjadi produk unik, yakni yoghurt. Selama ini yoghurt berbahan baku susu sapi atau susu kambing. Namun, dosen Fakultas Peternakan Universitas Udayana itu memanfaatkan air kelapa sebagai bahan tambahan yoghurt. Porsinya memang tidak 100%, hanya 35%. Ia mencampur air buah Cocos nucifera itu dengan susu sapi.

Masyarakat Bali menganggap buah kelapa berperan penting sebagai pelengkap upacara keagamaan. Selain itu fungsi buah kelapa sebagai bahan baku berbagai makanan olahan tetap dominan. “Pemanfaatan buah kelapa lebih banyak pada daging buahnya sedangkan airnya dibuang sebagai limbah. Itu menjadi dasar pemikiran untuk memanfaatkannya,” ujar Lindawati.

Penambahan air kelapa dalam yoghurt memaksimalkan kemampuan antibakteri susu fermentasi itu.

Penambahan air kelapa dalam yoghurt memaksimalkan kemampuan antibakteri susu fermentasi itu.

Empat bakteri
Lindawati mendapat informasi potensi khasiat air kelapa untuk kesehatan dari hasil penelitian Srikandi Fardiaz dari Institut Pertanian Bogor. Riset Fardiaz menyebutkan air kelapa fermentasi mampu menekan pertumbuhan bakteri Escherchia coli. Lindawati tertarik memaksimalkan khasiat antibakteri air kelapa untuk menghambat bakteri-bakteri patogen. Lindawati kemudian meriset air kelapa untuk pembuatan yoghurt.

Ia memanfaatkan susu skim dan air kelapa sebagai bahan baku yoghurt. Air kelapa berasal dari tiga jenis berbeda yaitu kelapa gading, kelapa bulan, dan kelapa hijau. Alumnus Institut Pertanian Bogor itu mengamati kemampuan
ketiga jenis air kelapa itu menghambat bakteri patogen Salmonella penyebab diare, Staphyllococcus (luka bernanah), Klebsiela pneumonia (gangguan pernapasan), dan E. coli (diare dan demam).

Lindawati membuat yoghurt dengan campuran air kelapa dan susu skim. Dalam satu campuran itu, ia hanya memanfaatkan satu jenis air kelapa. Ia lantas mempasteurisasi bahan itu pada suhu 37°C, menambahkan starter 3%, dan menginkubasi dalam stoples selama 24 jam. Penelitian terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan. Sebagai kontrol adalah susu skim 12% dicampur air, sedangkan perlakuan yang lain dicampur dengan air kelapa.

Baca juga:  Umbi Peluruh Batu Ginjal

Lindawati lalu memasukkan yoghurt ke tengah cawan petri yang berisi bakteri patogen dan menginkubasi pada suhu
37°C selama 24 jam. Hasil positif atau kenampakan bakteri patogen yang ditekan oleh antimikrob yoghurt dengan
mengukur zona bening dari tengah ke tepi cawan. Hasil pengamatan menunjukkan kandungan air kelapa pada yoghurt dapat menekan perkembangan mikrob patogen.

Sri Anggraeni Lindawati, yoghurt berbasis air kelapa dapat memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat.

Sri Anggraeni Lindawati, yoghurt berbasis air kelapa dapat memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat.

Kelapa gading
Yoghurt dengan campuran air kelapa gading mampu menghambat perkembangan Salmonella typhi dan Staphylococcus aereus paling kuat dibanding perlakuan lain. Penghambat bakteri Escherichia coli dan Klebsiella pneumonia paling kuat adalah yogurt berbasis air kelapa gading dengan diameter daerah bening paling besar. Menurut Lindawati tidak adanya perubahan zat antimikrob air kelapa selama pencampuran dengan yoghurt berarti aktivitas antimikrob patogen bekerja dengan optimal.

Hasil penelitian itu membuatnya terdorong untuk memanfaatkan yoghurt air kelapa sebagai alternatif pengobatan dan penjaga kebugaran tubuh. Kini Lindawati memproduksi yoghurt berbasis air kelapa secara terbatas sambil terus menyempurnakan komposisi, rasa, dan penampilannya. Secara tradisional masyarakat berbagai negara memanfaatkan air kelapa sebagai obat.

Periset di Departemen Farmasi Manipal University, India, Rajeev K Singla, mengatakan bahwa air kelapa hijau
paling banyak dipergunakan di India dibandingkan dengan jenis kelapa lain. Itu karena air kelapa hijau banyak
mengandung tanin atau antiracun yang paling tinggi. Itu pula yang menjadi alasan bagi Lindawati menambahkan air
kelapa dalam yoghurt.

Ia ingin menambahkan khasiat tanin dalam produk susu fermentasi. “Tanin adalah zat yang berkhasiat antibakteri
patogen. Kandungannya sangat banyak dan merata dalam seluruh buah kelapa termasuk airnya. Dengan penggabungan bahan itu diharapkan masyarakat akan merasakan manfaatnya,” ujar ibu dua anak itu. Walau kaya manfaat tanin memiliki rasa yang sepat, sehingga perlu dicampur dalam makanan yang enak dikonsumsi.

Masyarakat Bali memanfaatkan buah kelapa sebagai pelengkap upacara keagamaan.

Masyarakat Bali memanfaatkan buah kelapa sebagai pelengkap upacara keagamaan.

Resep
Herbalis di Bogor, Provinsi Jawa Barat, Valentina Indrajati, pernah meresepkan ramuan herbal berbahan air kelapa untuk penyembuhan penyakit tifus. Ia mengombinasikan air kelapa dengan bahan-bahan herbal lain yaitu rimpang kunyit sebesar ibu jari, daun dadap secukupnya, 1 kuning telur telur ayam kampung, dan 3 sendok makan madu. Cara membuatnya dengan menumbuk daun dadap dan kunyit bersamaan sampai halus, kemudian peras dan saring.

Baca juga:  Lidah Mini Tampil Maksi

Agar air persaan relatif banyak, ia menambahkan air kelapa muda. Lalu peras sampai kira-kira diperoleh setengah gelas. Tambahkan kuning telur dan madu, lalu aduk sampai rata. Penuhi sampai satu gelas dengan menambahkan air kelapa muda. Pasien tifus mengonsumsi ramuan itu sehari sekali selama sakit. Perbaikan kondisi tubuh akan dirasakan setelah 3 hari mengonsumsi.

Menurut dosen Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Prof Dr Mangestuti Agil Apt MS, komposisi kandungan zat
kimia yang dominan terdapat pada air kelapa antara lain vitamin C, protein, lemak, kalsium, dan potasium. Adapun
mineral dalam air kelapa ialah zat besi, fosfor, dan gula yang terdiri dari glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Menurut
Mangestuti kombinasi air kelapa dengan bahan lain itu memungkinkan dan aman.

“Khasiat zat dalam air kelapa tidak berubah walaupun dicampur dengan bahan lain. Bahkan ketika air kelapa
difermentasi menjadi VCO pun, kemampuan antimikrobanya tetap tinggi. Dalam kasus air kelapa sebagai penambah
dalam yoghurt, fungsinya malah melengkapi khasiat yang dimiliki yoghurt,” ujar guru besar bidang Ilmu Botani
Farmasi Farmakognosi itu. (Muhammad Hernawan Nugroho)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *