Ratu Daun Paling Gres – Aglaonema Lotus Delight

Aglaonema Lotus Delight. Kompak, dengan percikan hijau tua, serta daya tahan tinggi terhadap penyakit busuk batang dan daun.

Pemulia tanaman hortikultura di Kota Bogor, Jawa Barat, Gregori Garnadi Hambali kembali membidani lahirnya aglaonema baru. Namanya Lotus Delight. Sosok tanaman anggota famili Araceae itu rimbun dan anggun dengan perpaduan warna merah muda dan hijau di daun.

Motif splash berpadu bercak hijau menghias daun berwarna merah muda. Bentuk daun bulat dengan ujung meruncing. Tulang daun menonjol berwarna merah muda menambah keelokan sang ratu daun.

“Jarak antar ruas dan tangkai daun pendek. Aglaonema seperti ini sulit didapat,” ujar Greg yang sebelumnya membidani Agloanema Pride of sumatra dan Harlequin yang fenomenal. Susunan daun juga kompak. Peraih master Biologi Tanaman Birmingham University, Inggris merilis pendatang baru itu pada 29 April 2018. Kehadiran hasil silangan baru itu siap mencuri perhatiaan para pehobi Aglaonema di tanah air.

Lama

Lotus Delight adalah hasil silangan lipstik putih Thailand dengan A. rotundum. Menurut Gregori Hambali karakter warna daun merah muda, urat daun menonjol, tangkai daun pendek Lotus Delight mewarisi darah rotundum yang juga menjadi salah satu indukan Pride of Sumatra. Sementara itu warna hijau dan rajin beranak menurun dari sifat lipstik putih sebagai induk betina.

Menurut Greg A. rotundum sangat ideal sebagai tetua untuk menghasilkan corak baru pada ratu daun itu. Spesies itu mempunyai banyak varian. Namun, rotundum saat ini termasuk salah satu jenis langka karena upaya proses pengumpulannya yang mengabaikan pelestarian di tempat tumbuhnya di hutan-hutan Sumatera Utara.

Aglaonema rotundum merupakan tetua jantan dari Lotus Delight.

Aglaonema rotundum merupakan tetua jantan dari Lotus Delight.

“Untuk mendapatkannya saya memerlukan waktu 3 tahun,” tutur Greg yang berpengalaman mengeksplorasi hutan Amazon di Brasil dan Peru. Menghasilkan jenis baru bukan perkara gampang. Greg mengibaratkan seperti melempar bola kasti ke dalam lubang seukuran bola itu. Meski telah menyilangkan ribuan kali, tak setiap saat Greg mendapatkan Aglaonema istimewa.

“Paling hanya 2% yang benar-benar bagus,” ujar mantan peneliti di Herbarium Bogor itu. Menurut dosen di Departemen Agronomi dan Hortikultura, Insititut Pertanian Bogor, Dr. Dewi Sukma, S.P., M.Si., perbanyakan tanaman secara vegetatif yang dilakukan terus-menerus memicu kesalahan dalam replikasi deoxyribonucleid acid (DNA).

Contoh perubahan ciri fisik pada aglaonema, misalnya ukuran daun dan batang lebih besar atau kecil, serta corak warna daun yang berlainan dengan induk. Hal itu tidak masalah bagi Greg, karena bisa mendapatkan hasil baru yang menarik.

Aglaonema lipstik putih asal Thailand sebagai induk betina.

Aglaonema lipstik putih asal Thailand sebagai induk betina.

Gregori Hambali sempat mengirimkan foto hasil silangan terbarunya kepada beberapa kolega seperti Presiden Singapore Gardening Society, Tan Jiew Hoe. Tan mengusulkan nama Lotus Delight.

Ia menyematkan nama itu karena corak warna cantik seperti bunga lotus dan membuat penggemar tanaman hias di Singapura yang melihatnya senang saat Greg mengirim foto kepada Tan. Greg akhirnya memutuskan memberi nama Lotus Delight untuk hasil silangan terbarunya itu.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x