Adu Unggul Melon 1
Melon uranus 2, juara I.

Melon uranus 2, juara I.

Penampilan melon angle kurang mempesona. Jaring melon itu kurang istimewa. Namun, setelah mencicip daging buahnya para juri, terperengah. “Dari semua peserta di kelas jaring, peserta nomor 07 itu paling manis,” kata juri dari Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Muhammad Sobir. Tekstur daging juga lembut dan tetap renyah. Pengukuran dengan refraktometer menunjukkan tingkat kemanisan 14,1° briks.

Mas madu, juara III

Mas madu, juara III

Angka itu tiga poin lebih tinggi dibandingkan dengan pesaingnya, peserta bernomor 05 dan nomor 10. Karena perbedaan angka kemanisan yang cukup jauh memberi poin yang cukup besar sehingga mengangkatnya menjadi juara. Pemilik melon angle, Tatang Halim, yakin dengan kualitas melon produksinya. Meski pembuahan berlangsung pada musim hujan, ia tidak meragukan tingkat kemanisan melon.

Hidroponik vs organik

Tatang Halim, juara kategori melon jaring.

Tatang Halim, juara kategori melon jaring.

Tatang mengatakan, “Dengan pemberian unsur mikro, di antaranya boron, melon akan tetap manis.” Pesaingnya melon rangipo nomor 05 berpenampilan memukau. Melon milik Sumardiono dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, itu berbentuk bulat berjaring rapi dan bersih. Penampilannya kian menarik dengan beberapa garis hijau di kulitnya. Melon keluaran Belanda itu pun sangat manis, meski belum semanis sang juara kesatu.

Angiei, juara I

Angiei, juara I

Adapun pemenang ke-3, peserta no 10, berpenampilan menarik. Melon milik Tatang Halim itu berdaging renyah, lembut, dan manis, dengan aroma melon yang kuat. Kontes melon itu berlangsung di Jakarta Selatan pada 26 Agustus 2016. Menurut ketua panitia kontes PT Trubus Cipta Swadaya, Ir Utami Kartika Putri, kontes melon terdiri atas 2 kategori, berjaring dan tidak berjaring.

Melon bonia, juara II

Melon bonia, juara II

Pada kategori nonjaring, persaingan juga seru. Penampilan peserta melon di kelas itu sangat memukau, terutama karena warnanya yang kuning cemerlang. Peserta nomor 09 memiliki warna kulit kuning jingga amat seronok. Setelah buah dibelah, tampak daging buah jingga, sangat manis. Pengukuran dengan refraktometer tingkat kemanisan mencapai 16° briks. Pada kelas tanpa jaring itu, rata-rata peserta memiliki rasa yang sangat manis.

Rangipo, juara II

Rangipo, juara II

Melon hidroponik hasil budidaya Taman Wisata Mekarsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memenangkan juara kesatu. Adapun melon organik hasil budidaya Iwan Subakti meraih juara kedua dan ketiga. Menurut Sobir penampilan melon-melon itu sangat menarik dengan kulit mulus, bentuk bagus, dengan rasa sangat manis. Melon-melon itu bisa digolongkan melon eksklusif. (Syah Angkasa)

Baca juga:  Lomba Buah Unggul Nasional 2014: Setelah Setahun Bertarung

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *