Cabe rawit atau jenis cabe yang bentuknya lebih kecil memberikan sensasi pedas yang terasa. Cabe ini seringkali digunakan untuk menemani santapan gorengan maupun dijadikan untuk bumbu masak. Selain lebih mudah ditanam, cabe ini lebihsering ditemukan.

Seperti cara mengolah tanah untuk menanam cabe rawit,untuk cara membuat tanaman cabe rawit berbuah lebat juga diperlukan langkah yang tepat. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas bagai mana dan apa saja yang diperlukan, yaitu:

1. Persiapan Lahan

Khusus bagi yang menanam langsung ditanah maka diperlukan lahan tepat sehingga membuat perbedaan dalam seberapa baik kinerja pertumbuhan cabe rawit. Pilih tempat yang cerah dan dikeringkan dengan baik di mana tanaman cabe rawit belum tumbuh baru-baru ini.

Tanah harus subur, humu dan kaya akan sumber hara. Jika tanah milik Anda tidak subur, ubah  kesuburan dengan sekitar 3 cm kompos. Hindari menambahkan terlalu banyak nitrogen ke tanah. Nitrogen yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman cabe rawit tumbuh terlalu cepat, membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit dan kurang produktif.

2. Penyesuaian Suhu Lingkungan

Sebelum Anda menanam bibit cabe rawit, Anda harus mengeraskan tanah dengan secara bertahap. Setelah itu paparkan bibit cabe rawit ke luar ruangan ini agar cara memebuat tanaman cabe rawit berbuah lebat berhasil. Pemaparan cuaca secara bertahap ini membantu bibit menyesuaikan, sehingga tidak akan stres ketika Anda menanamnya.

Dan mengurangi stres berarti lebih besar peluang dan lebih banyak cabai yang produktif. Ketika suhu siang hari mencapai 25 C, atur bibit di lokasi terlindung, di luar rumah, seperti di samping rumah. Selama beberapa jam setiap hari selama 3 atau 4 hari. Ini juga akan mirip dengan cara menanam cabe rawit organik.

3. Proses Penanaman

Cabe rawit menyukai kehangatan, jadi tunggu untuk menanam sampai suhu malam hari secara konsisten. Jika memungkinkan, letakkan cabe rawit Anda pada hari yang berawan untuk membantu mengurangi stres pada tanaman. Ruang tanaman 25 sampai 60 cm terpisah, tergantung pada ukuran dewasa dari varietas.

Seperti tomat, cabe rawit akan tumbuh akar ekstra dari bagian batang yang terkubur. Lakukan penanaman sebuah penyangga atau kandang lebih tinggi dari tinggi varietas sehingga batang tidak patah saat angin kencang atau karena beban buah yang berat. Setelah Anda menanam bibit cabe rawit, sirami dengan baik.

4. Pengaturan Mulsa dan Air

Sepanjang musim tanam, pastikan tanaman cabe rawit Anda menerima setidaknya 2 cm air seminggu. Periksa cabai sering selama periode panas yang ekstrim dan kekeringan, ketika setiap tanaman dapat dengan mudah mengambil banyak air dalam sehari seperti halnya cara membuat tanaman cabe tinggi 2 meter.

Jika Anda tinggal di daerah yang sangat panas dan kering, tambahkan lapisan tebal mulsa organik untuk membantu mempertahankan kelembaban tanah dan untuk membantu memoderasi suhu tanah. Tetapi lakukan ini hanya setelah tanah Anda dihangatkan mulsa tanah yang sejuk akan membuatnya tetap dingin dan menghambat pertumbuhan tanaman cabe rawit tersebut.

5.Petik Bunga Pertama

Usahakan untuk menjepit bunga mekar yang muncul di tanaman cabe rawit Anda. Ini tidak akan merusak tanaman. Bahkan, itu membantu mereka mengarahkan energi mereka ke dalam pertumbuhan, sehingga Anda mendapatkan banyak buah besar di musim berikutnya dan hasil keseluruhan yang lebihbanyak daripada hanya beberapa buah kecil.

6. Penyiangan dan Pendagiran

Ini merupakan 2 jenis proses yang sangat diperlukan dalam cara membuat tanaman cabe rawit berbuah lebat. Karena penyiangan akan membuat gulma yang menggangu pertumbuhan dan membuat adanya persaingan nutrisi antara tanaman cabe dan gulma tersebut.

Sedangkan pendagiran dilakukan agar tanaman bisa dengan mudah kembali tumbuh dengan subur. Cara nya hanya melakukan penggemburan tanah disekitar tanaman setelah Anda melakukan penyiangan dan membuang semua gulma yang menganggu tanaman.

7. Penyiraman dan Pemupukan

Agar bisa tumbuh dnegan subur maka tanaman cabe rawit membutuhkan air yang cukup dan juga nutrisi. Nah, oleh karena itu diperlukan penyiraman secara teratur dan juga berilah nutrisi berupa pupuk anorganik dan pupuk organik seperti cara membuat pupuk alami untuk tanaman cabe.

8. Cara memanen

Anda dapat memanen cabai di tahap hijau atau ungu yang belum matang, tetapi rasanya akan lebih manis jika Anda menunggu untuk mengubah warna mereka biasanya merah, tetapi kadang-kadang kuning keemasan atau oranye.  Untuk memanen cabai, potong dengan pemangkas. Menariknya dengan tangan dapat merusak tanaman.

Tips:

  • Airilah tanaman secara menyeluruh dan dalam. Bagian dari proses penyiraman adalah proses dari mencuci garam di tanah, penyiraman dangkal yang sering akan menyebabkan garam menumpuk di dalam tanah ketika air menguap, dan penumpukan garam dapat menghantam atau membunuh tanaman Anda.
  • Setelah berkecambah, ketika melakukan penyemaian harus diberikan cahaya sebanyak mungkin untuk menghasilkan tanaman cabe rawit yang kuat
  • Untuk menjaga tanaman Anda di sisi yang kecil. Hilangkan batang tengah setelah mencapai tinggi 20cm. Ini akan memaksa tanaman Anda untuk tumbuh lebih baik.
  • Saat menyiram cabe, gunakan air yang sudah ada selama 24 jam untuk hasil terbaik. Ini karena klorin dalam suplai air.
  • cabe rawit akan tumbuh menarik dalam pot sekecil 25 cm, ukuran massa tanah sangat langsung mempengaruhi ukuran tanaman.
  • Akar tanaman membutuhkan udara sebanyak mereka membutuhkan air, pilihlah kompos yang ringan dan dikeringkan dengan baik.

Sumber : i l m u b u d i d a y a .  c o m