6 Cara Budidaya Udang Vaname dengan Plastik Mulsa Paling Mudah

  • Home
  • Perikanan
  • 6 Cara Budidaya Udang Vaname dengan Plastik Mulsa Paling Mudah

Udang vaname atau udang vanamei merupakan salah satu jenis udang yang kerap ditemui di pasaran. Udang vaname berasal dari daerah yang memiliki iklim sub tropis. Secara spesifik udang ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan udang jenis lainnya seperti udang windu.

Selain itu juga, udang vaname memiliki pertumbuhan yang relatif cepat sehingga tentunya juga dapat lebih cepat dilakukan pemanenan. Tentunya hal ini sangat baik bagi proses budidaya udang vaname sendiri.

Tidak heran jika kemudian banyak para pelaku bisnis yang kemudian tertarik untuk membudidayakan udang vaname. Selain karena permintaan pasar yang tinggi, konsumsi udang vaname juga terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini tidak lain disebabkan oleh ras khas dari udang vaname yang digemari dan banyak dijadikan pilihan sebagai sahian kuliner. Selain permintaan dalam negeri, permintaan dari negara seperti Amerika terhadap udang Vaname juga cukup tinggi. Sebab secara kualitas juga sudah memenuhi standar kualitas bagi konsumen kalangan menengah keatas.

Selain kelebihan-kelebihan diatas, udang Vaneme juga merupakan jenis udang yang kebal dan tak mudah teserang hama atau penyakit. Sehingga tentunya hal ini lebih memudahkan proses budidaya sekaligus juga menguntungkan dalam proses budidaya. Tentunya tidak semua orang mampu melakukan budidaya udang vaname dengan baik dan benar tanpa mengetahui teknis budidaua secara tepat. Jika anda tertarik mencoba usaha ini,ย maka tentu anda harus menyimak 6ย cara budidaya Udang Vaname dengan Plastik Mulsa paling mudah.

1. Pembuatan Kolam Budidaya

Tahapan awal dalam budidaya udang vaname tentu adalah pembuatan kolam budidaya.ย Kolam budidaya khusus udang tentunya dibuat dengan cara khusus dan juga teknik khusus yang meliputi :

Lokasi kolam merupakan yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan budidaya. Lokasi yang dipilih harus dekat dengan sumber air, dan juga tentu pilih lokasi yang tidak mudah terkena banjir. Gali tanam dengan kedalaman 1-1,5 meter dengan ukuran oanjang dan lebar yang disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki. Minimal 1-1,5 bulan sebelum proses budidaya dimulai kolam haruslah lebih dahulu siap. Setelah selesai isikan air untuk memenuhi kolam, gunakan air bersih dan biarkan proses ini berlangsung selama 5-7 hari.

Setelah itu, kemudian kuras airdari dalam kolam dengan cara membuang air melalui lubang pembuangan yang telah di buat dan biasanya berada di sudut kolam. Kuras hingga air benar benar kering dan tak tersisa lagi di kolam. Biarkan hingga lumpur lumpu dari dasar kolam memnuhi kolam. Hal ini juga merupakan upaya untuk mensterilkan kondisi kolam dari hama atau bakteri dan penyakit yang bisa mengganggu budidaya udang vaname.

Setelah air dikeringkan maka tahapan selanjutnya biarkan hingga kolam mengering. Termasuk juga bagian dasar dan lumpur kolam. Proses ini biasanya memakan waktu hingga 7-10 hari tergantung pada kondisi cuaca. Jika panas matahari terik, maka proses akan bisa lebih cepat. Oleh sebab itu, disarankan pada saat tahapan pembuatan kolam dilakukan pada saat cuaca panas.

Pengapuran dimaksudkan agar membuat kondisi kolam memiliki pH yang stabil dan sesuai dengan tempat lingkungan ideal bagi udang vaname untuk tumbuh dan berkembang. Selain itu pengapuran juga berfungsi untuk membuang kotoran yang tersisa di dalam kolam. Taburkan kapur dengan merata pada seluruh permukaan kolam. Dan biarkan selama beberapa hari hingga kapur meresap kedalam kolam.

2. Pemasangan Plastik Mulsa

Pemasangan plastik mulsa dalam budidaya udang vaname dimaksudkan agar mempermudah proses budidaya.ย Pemasangan mulsa dapat dilakukan secara full cover atau menutupi semua permukaan kolam, atau hanya bagian dinding kolam. Pemasangan plastik mulsa dapat dilakukam dengan cara berikut ini :

Tags: