6 Cara Budidaya Burung Emprit Jepang Bagi Pemula Pasti Sukses

  • Home
  • Peternakan
  • 6 Cara Budidaya Burung Emprit Jepang Bagi Pemula Pasti Sukses

Burung emprit jepang atau yang lebih dikenal dengan Sosiety Finch . Merupakan salah satu jenis burung dari kelompok burung Finch yang relatif mudah untuk di pelihara. Burung emprit Jepang tentunya berbeda dengan jenis burung emprit lokal pada umumnya. Letak perbedaannya terlihat pada karakter, corak warna dan bulu serta juga suara kicauan.

Burung emprit jepang juga dikenal termasuk jenis burung yang memiliki mental kuat dan tidak gampang stres, terutama saat mengalami gangguan ketika masa bertelur atau mengerami telur.

Daya tarik sekaligus keunggulan itulah yang kemudian membuat burung emprit jepang banyak dipelihara. Burung ini juga relatif mudah di pelihara dan di rawat. Karenanya permintaan akan buring emprit jepang sebagai hewan peliharaan mengalami trend peningkatan dipasaran. Terutama bagi mereka yang merupakan hobiis pemula yang ingin mencoba merawat burung. Pastinya burung emprit jepang menjadi pilihan utama sebagai jenis burung yang direkomendasikan untuk dipelihara.

Tentu saja hal ini membuka sebuah peluang tersendiri, terutama bagi anda yang ingin memiliki usaha sampingan. Tidak sedikit pembudidaya yang berhasil sukses dalam usahanya berawal dari sebuah hobi. Tentunya akan memjadi sebuah keuntungan tersendiri ketika pada akhirnya sebuah hobi dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Jika anda berminat ingin mencoba peruntungan, maka anda bisa memulainya dari 6 Cara Budidaya Burung Emprit jepang bagi pemula berikut ini .

1. Memilih Indukan

Tahapan awal dalam budidaya burung emprit jepang tentunya adalah memilih indukan. Baik indukan jantan ataupun betina haruslah berasal dari indukan yang berkualitas.

Sehingga nantinya kualitas hasil anakan yang dihasilkan juga akan berkualitas juga. Untuk dapat mulai membudidayakan burung emprit jepang maka anda harus minimal memiliki satu pasang indukan. Tentunya kedua indukan baik jantan ataupun betina haruslah memiliki kriteria sebagaimana dibawah ini :

    Usia ideal indukan adalah 5-6 bulan dimana organ reproduksinya sudah matang.

    Kedua indukan harus dalam kondisi sehat dan tidak terpapar penyakit.

    Secara fisik baik dari warna bulu, bentuk sayap hingga kaki dan paruh sempurna dalam artian todak mengalami kecacatan.

    Indukan betina dan jantan aktif bergerak dan tidak malas.

    Untuk membedakan kedua indukan baik jantan atau betina relatif tidak mudah.

    Sebab keduanya memiliki warna bulu, bentuk dan rupa yang hampir sama.

    Karena itu, untuk membedakan jenis kelamin keduanya dapat dilihat dari keaktifan bergerak dan berkicau.

    Burung emprit jepang jantan akn lebih aktof dalam bergerak dan berkicau, kicauannyapun akan cenderung bervariatif.

    Sedangkan indukan betina akan lebih pasif dan jarang berkicau.

    Meskipun dapat berkicau indukan betina kicauannya cenderung monoton.

2. Menyiapkan Kandang

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan adalah mepersiapkan kandnag budidaya. Dalam hal ini, kandang merupakan tempat birung emprit untuk dapat berkembangbiak dan menghasilkan anakan. Tentunya, harus dibuat senyaman mungkin sebab sebagian besar waktu biring banyak dihabiskan di dalam kandang.

Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan dapat mempersiapkan kandang.

    Siapkam kandang berukuran kecil untuk menampung indukan jantan.

    Sedangkan kandang yang lebih besar untuk menempatkan indukan betina.

    Kandnag biasanya dibuat dari bahan bambu atau rotan yang lentur.

    Kandang dibuat senyaman mungkin agar burung betah berada di dalam kandang.

    Buat tenggeran agar buring bisa leluasa betengger di kandang.

    Siapkan juga wadah makan dan minum untuk buring didalam kandang.

Tags: